arip7hidayat

ok siap

In Uncategorized on Agustus 26, 2014 at 3:12 pm

ya selama setahun belakangan saya merasa dikuras energi, karena harus bekerja langsung ke bagian produksi. dalam diri ini terlalu membludag keinginan untuk mempelajari apapun sedangkan hati ini seolah merasa terpenjara akibat setiap hari mesti bekerja.

cara kerja lama yang terus dipertahankan dan harusnya sudah musnah dari muka bumi ini, membuat saya rewel dan berdebat dengan orang tua. saya terlalu mengkritisi dengan sistem kerja yang diterapkan. sesekali nampak seperti lebih baik saya bekerja mati-matian dari pagi buta ampe matahari terbenam dari pada sekolah. padahal dengan cara menambah beban biaya untuk pegawai harusnya kami tak mesti terlalu khawatir hati dan keadaan tak menentu.

terkadang saat ayam berkokok atau suara adzan bergema, saya meminta untuk tetap bisa menikmati kasur, saking capeknya.

mungkin perasaan saya saat itu diliputi ketidak adilan dan opini yang sering tak didengarkan.

saat ini saya akan menyelesaikan perkuliahan dan memilih untuk segera membuat orang tua bisa percaya dengan kinerja saya memanage usaha keluarga. saya meminta untuk memegang keuangan dan tetap juga bekerja sebagai pegawai di bagian produksi, lumayan dari situ saya bisa menabung uang. otak saya pun kini diliputi dengan jenis investasi apa yang bisa saya ikuti.

sebelumnya pun saya bersyukur sekali memiliki orang tua seperti mereka, dan mungkin apa yang saya alami satu tahun belakangan ini justru membuat saya mengenal dari dasar dan harus lebih tegar. kebanyakan saya memudahkan sesuatu hal, karena merasa fasilitas tertentu bisa saya dapatkan dari orang tua. saya selalu terobsesi dengan kata-kata sukses, bahkan untuk menambah rasa percaya diri banyak buku yang saya beli dan saya merasa bahwa saya harus mempelajari banyak ilmu. meski sejujurnya saya menjadi lemah untuk mengingat banyak hal pula.

saya bukan anak yang baik, tapi berusaha untuk tidak ikut-ikutan seperti yang lainya, kebanyakan nongkrong. obsesi saya pada kata sukses itu membuat saya kadang berpikir ulang. misalnya saya seminggu jadi suka tidur malas-malasan, rasanya nasib buruk akan menimpa saya dan hal itu tidak normal dalam hidupku.

begitupun dengan energi yang kudapat setelah pulang dari India. rasanya tidak begitu maju dalam hal pemikiran, ya lebih baik melihat negara yang maju-maju sehingga kita semakin terpacu dengan kemajuan itu sendiri.

saya lebih bersyukur lagi ketika jalan yang orang tua buat sudah seperti jalan tol bagi saya, tinggal saya mau ke tempat mana dan bisa dengan cepat. orang tua sudah membukakan dan membentuk usaha mereka, tinggal saya yang harusnya berjuang membuatnya semakin besar. untuk meraih impian lainya untuk aksi yang lebih baik. saya pun bisa mencoba mengelola beberapa hal meski belum sepenuhnya diberikan, justru tahapan itu harus buat saya lebih sabar.

Ngomongin mengenai antrian

In Uncategorized on Agustus 9, 2014 at 9:24 pm

sungguh Alhamdulillah sekali ALLAh memberikan anugrah kepadaku. di facebook tadi ada postingan foto mengenai antrian. sebelum ke sana, bapaku pernah berkata “yang penting kalau ingin sukses, jangan pernah mengambil hak orang lain.”

dalam postingan mengenai antrian itu, ternyata kalau kita tidak mengantri dengan baik itu juga sudah mengambil hak orang lain. juga beberapa hal mengenai manfaat jika kita mau mengantri dengan baik atau etika yang seharusnya ditanamkan agar menjadi etika baik.

dalam tulisan itu pula ada kalimat, “kami tidak khawatir anak-anak tidak hebat matematika, kami lebih khawatir apabila anak-anak tidak mengenal budaya antri.”

ok karena di atas saya nulis rasa sukur, karena saya sudah diberi kesempatan untuk bisa jalan-jalan ke luar negeri. jika dikaitkan dengan budaya antri. ya tentu saja saya pernah mengalaminya dalam beberapa hal.

keterbatasan bahasa dan perbedaan membuat saya juga merasa harus bersikap baik di tempat orang lain. contohnya saya harus membeli tiket kereta. mungkin kalau di Indonesia kita bisa lihat deh tempat antrian di statsiun kota.

kayaknya mereka baru mau antri bener-bener itu pas rebutan tiket mudik saja.

nah di luar negeri sendiri, India mungkin masyarakatnya bisa dikatakan sama aja. ya thailand dan malaysia mungkin lebih baik dari India. membeli tiket dengan bahasa berbeda, dengan mata uang berbeda, kemudian sistem berbeda, kartu reservasi berbeda. membuat kita harus mencari tahu dan berani bertanya. kita yang sudah bisa melakukan tahap-tahapan itu juga ketika mengantri lebih sabar, mau saling bertanya satu sama lain dalam antrian. kita juga menghargai orang lain, mau rela menunggu orang lain. dan hal ini terbawa ke kehidupan kita sendiri ketika balik dari negara orang lain. makanya saya suka dengan perjalanan mandiri, ya karena hal-hal demikian justru banyak mengajarkan hal baik.

semoga berguna.

antrian check in thailand from laos border

antrian check in thailand from laos border

CIMG0864

Kalau Gak Aktif di Kampus, COba Ini Aja!

In Uncategorized on Juli 21, 2014 at 1:17 pm

bagi sebagian orang ada benefit tersendiri ketika kita aktif di kampus, namun tidak semua orang juga aktif di kampus. kesempatan baik itu tidak hanya untuk orang yang aktif, kalau kamu merasa minder dan tidak mau mengambil suatu kesempatan karena kurang aktif, mendingan sekarang kita bangun diri bagaimana untuk tampil percaya diri dan bisa bersaing dengan orang yang aktif di kampus.

orang yang aktif di kampus dengan cara mengikuti berbagai kegiatan kampus tentu memiliki keunggulan lebih dari pada orang yang pasif di kampusnya. tapi bisa saja kamu lebih kaya pengalaman dari pada mereka yang aktif di kampus. seseorang mengatakan kepada saya, sudah cari duit yang banyak, pergi ke luar negri, dari sana kamu lebih banyak belajar. pernyataan semacam itu mungkin terasa asing dan aneh. namun saya disini tidak akan membahas mengenai jalan-jalan ke luar negri meskipun itu memiliki manfaat yang besar.

belajar itu milik semua orang, tak terkecuali bagi kamu yang pasif di kampus, kesalahan yang mungkin sering terjadi adalah sudah tidak aktif, tidak percaya diri, dan tidak mau belajar pula. memang setiap orang memiliki rezeki masing-masing, tapi kalau kamu memiliki kelebihan, tentu rezeki kamu lebih terbuka lebar. anehnya sangat antusias ketika yang mau dipelajari adalah bagaimana biar pasangan setia, biar kamu bisa dimengerti si pacar, biar hubungan kalian ayem tentrem, dan sebagainya.

ok selanjutnya saya akan buat beberapa hal dengan poin-poin, apa saja hal-hal yang bisa membuat kita bisa bersaing dengan teman kita yang lebih aktif di kegiatan kampus.

1. mengikuti komunitas lain di luar kampus, sebenarnya saya juga tak begitu banyak mengikutinya, kalau boleh dibilang bahkan tak begitu aktif ikutan komunitas. kamu sendiri bisa memilih komunitas apa yang pas buat kamu, kalau kamu suka music coba ikutan komunitas dimana kamu bisa juga mendapatkan ilmu mengenai music, bukan hanya karena fans sebuah grup band saja. misal kamu suka kostum anime coba kamu juga lebih sering mencoba desain-desainya, tidak hanya sekedar membeli kostum dan menggunakanya, sehingga kamu memiliki ilmu lebih.

coba ikuta komunitas seperti; menulis, pembaca buku, arsitek, bahasa, menggambar, fotografi, music, dan lainya.

keuntungan mengikuti komunitas, kamu akan lebih banyak bertemu banyak orang, asalkan kamu berusaha menjadi orang yang menyenangkan dan tidak pelit, siapapun orang tersebut pasti ingin menjadi sahabat kamu. pernah doang kamu lihat seseorang yang begitu riang dan tidak itung-itungan, kamu pun senang bukan jika berteman dengan dia. dan hagai orang lain ketka memiliki ide, bahkan kamu bisa menjadi orang yang banyak pengetahuan dengan banyak mendengar apa yang orang ingin sharing/curhatkan kepadamu.

coba juga biar hatimu lebih bahagia, ikutan komunitas yang kegiatan sosialnya lebih banyak ketimbang kumpul-kumpulnya doang. sehingga kamu juga ada kesempatan lebih banyak ketemu orang-orang yang memiliki jiwa sosial tinggi, ketimbang kamu ikutan komunitas yang isinya cuma bisa nunjukin apa yang kita miliki saja. orang yang memiliki jiwa sosial tinggi lebih bahagia dan lebih nyaman.

2. mulai untuk menulis apa saja. menulis memiliki peran penting, sekarang ini banyak novel yang diangkat menjadi sebuah film, apakah kamu juga tak bisa seperti itu. menulis itu bisa dilakukan semua orang. bukan karena dia memiliki bakat atau terlahir untuk jadi penulis. pada kenyataanya banyak penulis yang menceritakan bahwa mereka bisa berhasil karena mereka sering berlatih menulis dan perjuangan mereka lebih keras. menulis tidak cukup memakan waktu, kamu bisa melakukanya di sela-sela lagi online. coba anda membuat blog atau note untuk menampung tulisan kamu.

ketika sekolah atau kuliah, mungkin pernah ada tugas dari dosen atau guru untuk membuat blog, tiba-tiba teman kamu membuatnya, dan kamu akan lebih bangga jika kamu sudah aktif sebelum guru atau dosen kamu menyuruh bukan. jadilah orang yang lebih dulu melakukanya apabila hal itu baik.

entah kamu mau jadi penulis profesional atau tidak, menulis tetaplah memiliki arti penting, apalagi kamu merupakan seorang mahasiswa, jangan sampai ketika diminta membuat sebuah opini saja kelabakan dan kehabisan ide, orang yang terbiasa menulis, pengolahan kata-katapun lebih mudah.

3. membaca saat ini sudah mulai banyak dirasakan manfaatnya untuk banyak orang, dunia semakin majunya tekhnologi dan gaya hidup. kalau kamu memiliki banyak pengetahuan, pasti berguna sekali dong buat kamu. dan agama islam juga kan pertama kali menyuruh kita adalah untuk membaca. kalau kamu tidak suka membaca teks buku. coba untuk membaca artikel-artikel menarik di sebuah website atau media sosial.

4. melatih bahasa kamu, kalau kamu tidak bisa berbahasa asing, setidaknya gunakan bahasa indonesia yang baik atau bahasa daerah yang baik. kamu kan sudah berpendidikan dan masih menggunakan bahasa daerah kasar hanya karena kamu merasa gak percaya diri menggunakan bahasa nasional bahkan asing sekalipun. orang yang menuding belagu karena bahasa kita berubah adalah orang yang iri terhadap kemajuan anda. kalau orang lain belagu ke kamu karena kamu menjadi orang yang sombong dan sok-sok-an baru deh kamu minder.

mempelajari bahasa asing telah disadari oleh banyak orang bahwa akan menambah nilai plus buat diri kita. lalu tunggu apalagi, kamu malu dan minder. plis deh, mau rezeki kamu minder sama kamu.

belajar bahasa tidak perlu les, akhir-akhir ini saya juga tertarik dengan beberapa bahasa, semisal jerman, belanda, arab, spanyol. bisa gunakan media online seperti youtube untuk membantu kamu dalam belajar. mahasisiwa biasanya cara menangkap materi lebih mudah mengerti dari pada bukan mahasiswa, jadi pelajaran seperti ini bisa menjadi tambahan kamu dan bisa dilakukan di mana saja, bahkan hanya perlu biaya pulsa internet.

5. gak ada salahnya kamu bekerja pada bidang yang dianggap rendah atau sepele, misalnya kamu bekerja di pabrik tempe, berjualan koran, menjadi penyebar kartu promosi, atau pelayan di rumah makan. kalau kamu seneng dan bisa banyak belajar bukankah itu lebih baik dari pada diem di kosan, maen game, nonton film, ketawa-ketawa sama temen, karokean, dan lainya. dengan bekerja pada pekerjaan biasa saja mungkin akan melatih diri semakin lebih peka.

6. cobalah traveling ke luar negri seorang diri, kamu bisa benar-benar melihat perbedaan, menghargai diri kamu sendiri, menghargai bangsamu, bahkan kamu akan merasa bahwa indonesia negara yang bener-bener keren, bahkan kamu juga akan merindukan tukang gorengan. apalagi kalau kamu pergi ke negara yang kaya dan sudah bagus, semisal thailand, malaysia, singapore, jepang, korea. pasti kamu akan banyak belajar, walau kamu pergi sendiri tanpa guru atau yang memberi tahu, dengan kamu memperhatikan lingkungan mereka, kamu akan belajar. dan informasi bagusnya kamu bisa jalan-jalan ke luar negeri hanya dengan biaya rendah, yang penting kamu mau googling dan gali info.

7. sering googling, dengan kamu diem di media internet, kamu bisa menemukan apa saja yang kamu mau. video ceramah, video kehidupan, komik naruto, jutaan musik, dan tentu saja kamu harus lebih sering gali informasi. buka-buka website berita international, berbelanja buku online, mencari informasi beasiswa, membaca artikel sejarah, dan lainya.

8. menabung, kamu bisa aja punya impian banyak, tapi menabung itu penting. kamu perlu pulsa modem, perlu beli buku, perlu biaya traveling, perlu biaya pacaran, biaya beli baju, biaya hangout.

nah coba kamu perhatikan anak-anak muda, trendi dan gaul bahkan mereka juga unik-unik. apakah kamu tidak mau menjadi salah satu anak muda yang berbeda dari teman kamu, banyak kan sekarang anak muda yang sudah sukses dalam banyak hal. dan tentu saja tanggung jawab kamu itu banyak, pada orang tua dan Tuhan. hidup itu pilihan kamu ingin uang-uang kamu habis hanya untuk kebutuhan gaya hidup dan eksis saja atau kamu ingin uang kamu habis untuk membangun diri kamu?

kalau diajak maen pees past kemungkinan kamu nolak itu kecil, tapi kalau diajak kumpul di mesjid untuk menambah ilmu pasti susah.

hidup itu pilihan.

Catatan Perjalanan Hidup Si Nusantara

"Kenapa harus takut bermimpi besar? Bukankah Allah itu sesuai prasangka hamba-Nya?"

Codes, Colours, Chemistry

Now You Know My Dirty Laundry

Nuse School

belajar bahasa dan budaya seumur hidup!!

Don Charisma

because anything is possible with Charisma

I Gede Pandu Wirawan

Man Jadda Wajada

La Rêveur Vrai

Melangkahkan Kaki Kemana Angin Mengarahkan

Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

Terjemahan Al-Qur'an Dalam Bahasa Indonesia

Just another WordPress.com site

AMEL OH AMEL

“One day your life will flash before your eyes. Make sure its worth watching.”

Agustinus Wibowo

Catatan Perjalanan Seorang Backpacker

Nuniekyu's Blog

Don't be afraid your life will be end, be afraid that it will never begin

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

LAW COMMUNITY

meskipun dunia ini akan runtuh hukum harus ditegakan

puphutputri

A great WordPress.com site

Bocah Nge Packer

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

Thiyo90's Blog

Just another WordPress.com weblog

StatisticsZone's Blog

Just another WordPress.com weblog