hari valentine hanoi

saya gak inget itu hari valentine, tpi emang saya tau kalo dibulan februari itu emang ada hari valentine, dan emang cocok banget di asia itu lagi banyak-banyaknya bunga, bahkan dari selatan hingga utara banyak sekali bunga.
saya menyadari bahwa hari itu hari valentine ketika melewati sebuah mall, saat menuju ke GA HANOI untuk membeli tiket kereta api. berikut serita selengkapnya.

pagi hari saya sudah berjalan-jalan, cuaca hanoi saat itu dingin dan butiran airpun mengiri langkah saya, saya sih suka jalan kemanapun, bahkan kalo itu kota lumayan besar saya kelilingi dua kali, pertama di bagian utara dan kedua bagian selatan atau sebaliknya, saya berniat akan ke statsiun kereta, sebelumny saya meminta map dulu ke petugas hostel setelah sarapan pagi yang sangat mewah dan saya bingung mesti makan apa.

saya mencari alternatif untuk mencari jalan lebih muter, jadi gak langsung ke tujuanya agar waktu dijalan lebih lama dan saya akan cepat sekali menghabiskan waktu, karena saya ingin balik cepet-cepet, sedangkan kalo berdiam saja waktu akan terasa menyebalkan. saya pun memulainya dengan mengarah ke arah timur. peta yang saya dapatkan lumayan bagus, ada lokasi tujuan wisaatnya dan terdapat poto kecil, itu akan sangat membantu sekali ketimbang keterangan menggunakan nomer dan kita mesti baca lagi, kalo di petanya sudah ada gambara bangunan meski segede tahi lalat, itu sanagt membantu sekali, dan saya gak perlu lagi ngeriset dimana tempat itu berada. seperti biasa trik saya adalah menandai kemana kaki saya telah melangkah, saya menggarisi semu rute yang saya ambil dan menceklis yang sudah saya lewati.

di tangan saya sudah ada map dan bolpoin. saya berjalan menyusuri jalan, tempat pertama yang saya kunjungi adalah hoan kiem lake. saya masuk dan bayar tiketnya, nah dari sini saya  dengan mudah mencari titik star saya akan melangkah, karena susah kalo langsung dari hostel, silany jalan kecil dan jalan besar itu ukurn di mapnya sama, beda sekali dengan map2 yang tersebar di thai, mereka membedakan mana jalan kecil dan mana jalan besar jadi saya gampang mengikutinya.

ketika mau nyebrang ke danau itu buset saya mesti gimana, ini kendaraan gak mungkin berhenti karena gak ada lampu merah, akhirnya setelah melihat beberpa orang saya pun mengikuti mereka, dan akhirnya saya jadi jago nyebrang di negara itu. dan saya bisa cuek aja kalo nyebrang, tapi saya sadar saya gak punya travel insurance jadi mesti hati-hati.

selanjutnya setelah melihat sebuah kuil saya berjalan ke arah timur dan terus mengikuti urutan jalan untuk ke statsiun, saya mau singgah sebentar dan melihat sebuiah gereja tua ST. Joseph Cathedral. saat dijalan banyak sekali balon warna pink dan hiasan love juga nyanyian cinta yang enak didengarkan, aduuhh udah mah cuaca gini ada even kaya gini lagi, kayaknya yang punya pasangan romnatis banget deh? oek222sssss

saya telah sampai di statsiun dan membeli sebuah tiket ke hue sebesar 464.000 dong. berikutnya saya ingin menungjungi tanda tiang merah ini. namanya temple of literatur. saya pikir ini tempat apa? rupanya saya pernah nonton di sebuh tv bahwa banyak mahasiswa yang ingin lulus atau mau menghadapi ujian selalu datang dan minta doa di temple ini, di temple ini banyak oatung kura-kuranya, saya pun masuk dengan membayar 20rb dong. setelah melihat dan membeli sovenir buat sahabat dan adik di rumah saya keluar, saat itu saya berpikir untuk menghaciskan uang sya untuk membli hadiah buat temen dan keluarga karena ke halong bay gak jadi.  aya pun melihat sebuah danau yang cukup menarik untuk dikunjungi di map, tapi saya menyusurinya tapi tak ketemu, malaha saya telah jauh berjalan, sampai saya menemukan sebuah warnet dan saya menuangkan kerinduan saya ke rumah, saya menghubungi temen saya, menilik-nilik poto orang tua saya, saya hanya menutupi kepala saya dengan syal yang tadi pagi saya beli. si ibu yang punya warnet pun agak terharu karena saya terus memandagi poto otang tua dan saat saya membayar dia senyum dan terlihat perhatian kepada saya, karena jalan yang saya lewati sudah jauh, sebenernya jika kembali ke statsiun sangat deket, tapi saya memilih untuk balik lagi. sepanjang jalan saya terus di tawari ojek dan betapa sibuknya kota itu ampe gak ada matinya.

kendaraan saling berlalu lalang, saya sendirian dan kesepian, setelah kemabli ke temple tadi saya jalan terus, saya kok melihat ada dua pasangan sejoli lagi cipokan tepat di dalam pagar di belakang temple itu, gila banget dan di luar pagar itu jalan besar dimana banyak orang berlalu lalang, saya melihar mereka asik aja dengan permainanya, si cowok terlihat nafsu sekali. lima puluh meter dari pasangan itu ada seorang gadis yang mencuri-curi pandangan melihat kegiatan itu, saya pun begitu, tanpa pikir panjang saya buka kamera dan zoom, meski tidak jelas lumayan lah saya dapet koleksi baru. gila segitu di belakang tempat ibadah, gak menghargai dewanya banget.

saya kelabakan mencari hostel saya dimana? berulang kali saya muter-muter jalan yang sama, saya menemukan jalan hanbac tapi saya tetp aja gak nemu, karena si hostel itu ada di dalam gang dan cuma ada plang kecil yang kalo malam itu menyala. saya pun menemukan nama yang sama tapi itu untuk hotelnya, setelah beertanya saya memenukan juga tuh hostel. saya pun istirahat di gedung yang bersih dan nyaman, emm enak juga tidur di hostel. di hostel paling saya main internet dan hanya di komputer tengahlah yang bisa facebookan, di konputer lain gak bisa. huh.

malam hari saya makan malam dan sore hari saya ngobrol dengan orang taiwan, humm seorang dosen lulusan southeast asia university tapi belum pernah ke indonesia, karena liat anak jelek ini, indonesia saya harus kunjungi. wew

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s