hummmm CM2

saya dan German pergi keliling batas sentral CM. cuaca begitu panas ada sebuah bangunan yang bikin saya bertanya “kok ada bangunan seperti ini di chiang mai?” saya pun gak tau jawabanya, sepanjang jalan kami mengobr ol sajam di jalan German menemukan uang 20bath. rasanya kok jauh banget satu kotak chiang mai ini begitu luas ternyata, ada beberapa gate untuk masuk ke area ini, terbuat dari batu bata merah yang disusun, beberapa gate telah rapuh dan rusak. german pun membelikan aku minuman, dia mennawariku dan mentraktirku malahan harga 2minuman melebihi uang tmuan dia, saya jadi gak enak.

cukup lama juga, namun akhirnya kita kembali ke penginapan.maria masih tengkurap, saya bingung mau ngapain juga. saya mondar-mandir tak jelas.

sore hari ada seorang pemuda mencari sebuah penginapan, German pun bersama saya, saya melihat ransel yang iya kenakan adalah merk EIGER, akhirnya saya menyanaykan saja dan bener rupanya dia anak jakarta yang sedang liburan, namanya fahmi, dia liburan ke chiang mai dalam waktu ayng singkat hanya beberapa hari saja, dia mendapatkan kamar yang double karena sudah tidak ada lagi, mama tidak menyarankan kamar kami tapi German bicara “kalo dia mau nginap bareng kita   gak apa-apa” mungkin dia berkata seperti itu karena kmai orang indo dan membolehkan saya megnajaknya, tapi saya hanya diam saja, dan fahmi pun merasa tidak nyaman kalo bareng kami, akhirnya dia memilih kamar itu untuk 2 malam, dia pun membersakn diri dan dia langusng ngelayab, saya tak bisa ikut denganya karena males abis berkeliaran dan gak ada duit, saya juga kurang nyaman sih gak bisa nemenin dia.,

malam hari kami berencana maen bersama, namun ketika kami keluar maria dan German memutuskan untuk melihat pertandingan thai boxing, saya pun tak bisa ikut karena dana, mereka hampir saja ingin membayariku, tapi aku tak mau dan pura-pura bahwa aku tak suka dengan hal semacam itu, saya pun hanya berdiam karena acara main kita gagal. setelah kami negosiasi mengenai tiket dengan si mama akhirnya mereka sepaka dengan penawaran. untungnya acara thai boxing itu diselenggarakan di dekat night bazar, akhirnya kita sepakat untuk jalan bareng kesana.

setelah mengetahui diman merka akn duduk, aku pun masuk ke dalam arena itu, banyak sekali bule dan bar di situ dan lady boy yang gak cakep2 amat, kami pun pergi ke night bazar, kami akan memebli makanan dan melihat-lihat, hmm sekitar 2 KM kami berjalan lurus dan kami menemukan night market tersebut, kami segera nybrang dan di sebrang sudah ada tukang makanan sosis-sosis tusuk dan jagung bakar , kenapa saya bilang ini ternyata yang jualan adalah orang muslim, dan sebelahnya tukang pancake juga orang musli, kami pun meliaht-lihat saja, sangat-sangat bersih penjual makanan di thailand itu, dan kayaknya enak banget, saya ingin mencobanya, kami pun terus berjalan lurus, saya sempet di marahin tukang penjual baju karena memotret sembarangan, dikiranya syaa orang thai kali ya? kami menemukan tukang makanan yang enak jug kayaknya namun haram bagi saya, akhirnya hany German saja yang membli, dan maria mengajak aku untuk membli sosis tadi, karena dia jug akayaknya tertarik karena bersih dan enak. dia juga mungkin tertarik dengan muslim karena ada istilah hala dan haram, saya pun mengatakan banyak hal apa yag bisa dan tak bisa kami lakukan atau itu dilarang dalam hukum islam.

kami membli beberpa tusuk makanan itu, di dalam sebuah pelatik saya menambahkan sambal, sambalnya sain dan ada asem-asemnya, tak begitu enak memang sambalny tapi saya mencoba menikamti makanan itu, saya sih gak suka akanan sejenis itu, bahakn saya belum pernha makan sosois, karena menurut saya itu bau obat atau giaman gitu, bikin mual, saya memebli sosis ayam, sosis yang dibentuk kaya udang tofu dan baso-baso. enak sih bikin kenayng, saya pun berpisah dengan maria, saya menanyakan ada sebauh amsjid di daerah situ, dan mungkin saya akan menmukanya akhirnya saya berpisah dengan maria di jalan itu,  dai tahu saya ingin makan nasi akhirnya dia mengiyakan,

saya menemukan bank muslim di chiang mai, banyak yang pake baju muslim apalagi deretan sebelah kiri banyak banget, penjual orang india dan arab, saya pun jalan sambil makan, saya menemukan ibu-ibu pake kerudung dengan gerobakanya, akhirnya saya berhenti dan memesan makanan, ada seorang warga india yang sedang membli 4 bungkus makanan, kami mengobrol, dia sangat aktif sekali meanyakan dan bercerita, karena saya muslim yang mencari makanan dia menunjukan bahwa di negara sedang bomiing berita mengenai lapadz nabi SAW di bulan saat gerahan kemarin, dia juga bercerita dia sangat membenci yahudi, dai terus saja bercerita, hingga makanan yag dia pesan sudah selesai, lalu saya memesan menu yang sama yaitu telor dadar pedas dengan nasi, pas sayangomong ternayta udah abis, sialan, ngapain saya dari tadi disini hoalah sedikit kesel, saya ampe tidak percaya, mungkin aja si ibu gak suka ama saya. tapi dia menunjukan termos nasinya yang kosong, akhirnya sayabingung, mana tadi menu bikin saya ngiler, saya pergi dan balik lagi, dai mengatakan hanya ada ayam saja, saya terus berjalan kedekat masjid, lalu saya masuk sebuah gang dan lurus terus ternyata itu adalah gang menuju mesjid. ada sebuah toko buku khusus muslim, di papanya tertulis sebuah hurup arab dan tulisan thai, saya menayakan dimana saya dapat mendapatkan makanan halal. diapun menunjukan dan ternyata disebelahnya.

tukang dagangnya menggunakan dorongan yang ditempelkan ke motornya, saya memesan nasi dengan telor dadar, si ibu yang aku temui juga datang, dia bilang telor dadar sudah tidak ada, mungkin mereka udah cape ykali untuk memasak, akhirnya saya hanya memilih makanan dengan ayam  kari, saya pilih untuk di bungkus, tapi saya makan disitu, dia memberikan aku air dingin dan aku makan dengan lahapnya, senodk pestik yang bikin letoy mengiringi  acara makan saya. saya mengahabiskanya dengan lahap. setelah selesai saya membayar 30bath untuk makana sdan segera pergi balik, saya memilih untuk beda jalan dari sebelumnya, saya jalan sendirian, dan meliaht ada wanita melihat-lihat peta, alu saya megngajaknya untk jalan bersama, tapi terlebih dahulu saya mengatakan saya dari indonesia, karena banyak turis yang mengira saya adalah warga lokal yang ingin duitnya, banyak ayng saya rasakan seperti itu. wanita itu berasal dari itali, dia udah agak tua, mungkin sekita 42 tahun atau lebih, dai telah mengunjungi papua, dan dia sangat menyukainya, yang dia keluhakn adalah harga bensin perliternya hampir 2euro. dan katanya yang lebih seru adalah, kalo udah malam itu gak ada listrik sama sekali.

saya mangantarakan ampe jalan mendekati penginapanya, saya pun segera balik, seperti biasa saya selalu ketakutan kalo melewati wat. setelah sampai ke penginapan, saya bingung gimana cara buka kuncinya kok susah banget, mama mentup rumahny auntuk umum dari jam 6malam, kami boleh berkeliaran malam hari dengan memabwa kunci yang diberikan, hanya gerbang pintu kecil yang berada di sebelah kanan, saya sulit sekali membuka pintu, yasudah saya putuskan untuk menunggu teman saya balik, saya akan tidur di kursi ini, saya membeli minum dan gak lama kemudian 2 orang lokal datang dan rupanya mereka nginep juga di dorm kamar sebelah, akhirnya kami mebukanya, karena tau saya dari indonesia ada seoarng ayng bisa berbahasa melayu meski sedikit.

saya segeera masuk kamar dan nonton televisi, saat itu acaranya smack down, thai boxing, reality show. dan banyak acara lagi kaya kontes-kontes berita heboh penemuan uang thailand yang di sobek-sobek di tong sampah. kebanyakan acara kekerasanya. emang chanelnya banyak banget, lama kelamaan saya pun tertidur. saya sadar ketika mereka berdua pulang, tapi saya tidur lagi. dan bangun paling pagi. saya selalu mengendap-ngendap kaya maling karena takut bikin mereka kebangun.

saya sudah di luar dan sangat pagi sekali, saya mencari informasi saja sambil baca buku, saya keluar dan keliling, ternyata lokasi kami menginap dekat dengan 3 king monumen, humm tapi saya malah muter untuk kesana. setelah poto2 di pagi hari saya pun kembali dan mereka masih ngorok termasuk fahmi.

bersambung ahkkkk

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s