Hadiah terindah untuk bunda (drama daai tv, wirausaha juga, first film yang membuat saya menangis saat melihat episode yang saya liat pertama kali, bukan epoisode pertama tapi mengahrukan,, ohhhh)

DAAITV Drama 無盡的愛 (Wu Jin De Ai) Hadiah Terindah Untuk Bunda Mulai 18 Januari 2010 Pk 21.00 wib, Re-Run 09.00 dan 16.00 wib (next day)
Posted by Arip Pudin Hidayat (Bermimpi Keliling Dunia) on 20:23

UDK

DAAITV Drama

無盡的愛
(Wu Jin De Ai)

Hadiah Terindah Untuk Bunda

Mulai 18 Januari 2010

Pk 21.00 wib, Re-Run 09.00 dan 16.00 wib (next day)

Dari hasil perkawinannya, Yu-lan dan Song-mao dikaruniai empat orang anak. Walau keluarga mereka sering tidak berkecukupan tapi mereka hidup dengan bahagia dan tidak pernah mengeluh. Terutama sang istri, Yu-lan, sejak dulu Yu-lan menghidap penyakit Asma keturunan dan TBC, jelas-jelas penyakitnya sudah agak membaik, tapi demi uang sekolah anak-anaknya Yu-lan lebih rela mendiamkan penyakitnya itu.

Dalam kondisi seperti ini, A Cai, putra sulung mereka bertekad kelak apapun yang terjadi harus membantu orangtuanya mencari uang, dan memberi kehidupan yang layak pada orangtuanya. Tekadnya ini terus dibina hingga dia dewasa, disaat adik-adiknya sudah punya keluarga sendiri, A Cai setia menemani orangtuanya dirumah dan mencari nafkah untuk mereka. Suatu hari, kakaknya, A Ting, ingin menjodohkannya dengan teman suaminya, Wu Yu-he. Wu Yu-he adalah wanita karir yang mandiri, sejak dulu dia bertekad untuk melajang.

Tapi setelah dipertemukan dengan A Cai, mereka saling jatuh cinta. Tidak lama setelah kenalan, mereka menikah, dan dikarunia 3 orang anak. Sejak menikah dengan A Cai, Yu-he selalu berbakti dan membantu karir A Cai, hingga sukses dan punya pabrik sendiri. Dimata Song-mao dan Yu-lan, Yu-he adalah menantu yang baik sekaligus berbakti. Tapi sayang, Yu-lan tidak bisa terus merasakan rasa bakti menantunya ini, karena penyakitnya semakin parah, Yu-lan meninggal.

Semasa hidupnya, Yu-lan adalah wanita yang lembut dan tidak pernah mengeluh lelah dalam mengerjakan Tzu Chi. Sebelum meninggal, Yu-lan pernah berpesan pada temannya A Shi dan Zhao-zi, bahwa impian terbesarnya ialah melihat A Cai dan Yu-lan menjadi insane Tzu Chi agar ladang berkah dikeluarganya ada yang meneruskan. Karena kesibukan, Yu-he tidak pernah tahu impian ibu mertuanya ini. Hingga suatu hari A Shi dan Zhao-zi menceritakan hal ini. Setelah mendengar cerita ini, Yu-he langsung minta ikut pelatihan menjadi Komite. Dan dengan perlahan dan sabar dia mengajak suami, ayah mertua, serta anak-anaknya untuk mewujudkan impian ibu mertuanya ini.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 18 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 1

A Cai berlari dalam gelapnya malam untuk mencari ayahnya, Song-mao yang sedang lembur. Ia ingin memberi kabar bahwa ibunya pingsan dan muntah darah. Mendengar hal ini, Song-mao segera pulang dan memapah istrinya ke rumah sakit. Lin Yu-lan memang sudah lama menderita penyakit TBC. Karena keluarga mereka tidak mampu memberinya pengobatan yang memadai, ditambah dia harus bekerja keras di rumah demi anak-anaknya. Dari pihak rumah sakit mengatakan bahwa penyakit Lin Yu-lan bertambah parah, dan hanya ada obat injeksi khusus yang bisa menyelamatkan nyawanya. Tapi sayangnya obat itu terlalu mahal bagi keluarga Song-mao. Setelah mendengar harga obat yang malah, Yu-lan minta keluar dari rumah sakit, dan tidak ingin melanjutkan pengobatannya. Setelah mendengar ini, Song-mao sangatlah marah, ia ingin sekali menyelamatkan nyawa istrinya. Anak-anaknya yang begitu mengasihi ibunya juga demikian. Sepulang sekolah, mereka langsung mencari pekerjaan sampingan untuk mendapatkan beberapa sen. Mereka berharap bisa menabung untuk membeli obat bagi sang ibu.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 19 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 2

Melihat anaknya tidak ingin memakai sepatu baru hanya untuk meringankan beban ekonomi keluarga, Yu-lan sangatlah sedih. Karena sakit yang tak kian sembuh, maka ia tidak bisa berbuat apa-apa untuk menambah penghasilan keluarga. Akhirnya dia pergi ke tepi pantai untuk mengumpulkan kayu air untuk dijual. Song-mao juga tidak berhenti berusaha agar mendapat penghasilan yang lebih banyak lagi. Dia bahkan memutuskan untuk menjual darahnya. Tapi hal ini dilarang oleh mandor sekaligus temannya, A Hai.
Song-mao begitu giat bekerja, dan lembur setiap malam hanya ingin mendapatkan uang obat untuk istrinya. Melihat temannya begitu menderita, akhirnya A Hai pun berinisiatif untuk menjual besi bekas yang sudah tidak terpakai. Dari penghasilan besi bekas itu, akhirnya Song-mao bisa membeli obat injeksi khusus itu. Setelah melihat obat itu sudah terbeli, anak-anak senang sekali. Mereka jadi bersemangat dan terus mengitung hari kesembuhan ibunya. Agar bisa terus mengobati penyakit sang ibu, A Cai, putra sulung mereka bahkan pergi ke pasar untuk menjual kacang rebus.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 20 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 3

Song Mao baru saja merasa lega, karena kata dokter penyakit istrinya, Yu Lan dua bulan lagi akan sembuh total. Tapi masa dua bulan ini merupakan waktu yang paling menentukan bagi penyakit TBC Yu Lan yang telah dideritanya selama puluhan tahun. Karena dalam masa dua bulan ini, obat yang diberikan tidak boleh putus, jika tidak, penyakitnya akan sulit disembuhkan. Tapi begitu sampai dipabrik, Song Mao mendapat kabar bahwa besi tua yang mereka jual waktu itu diketahui oleh majikan mereka, dan majikan mereka meminta dalang dari pelakunya untuk mengaku. Sebagai seorang mandor , A Hai merasa dirinya harus bertanggungjawab penuh, walau keputusan menjual besi itu sebenarnya adalah untuk membantu ekonomi keluarga Song Mao. Song Mao adalah orang yang setia kawan, tapi jika dia mengaku, dia akan dipecat, dan jika dipecat bagaimana dengan biaya pengobatan dan biaya pendidikan anak-anaknya. Song Mao jadi serba salah menghadapi masalah ini.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 21 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 4

A Hai takut begitu dia dipecat istri dan anaknya akan hidup susah, makanya dia menyuruh istri dan anak-anaknya pulang kerumah mertuanya. Tidak tega melihat kondisi ini, Song Mao memutuskan untuk menanggung kesalahan ini sendiri. Mengenai masalah pekerjaan, Song Mao tidak tahu bagaimana cara yang tepat untuk menyampaikan pada putra putrinya. Karena Jin cai putra sulung, maka dia lebih perhatian, dia tahu ayahnya pasti menyembunyikan sesuatu. Begitu dijelaskan, Jin Cai tidak bisa menerima perbuatan ayahnya, dia bahkan menyebut ayahnya seorang pencuri. Dia tidak mengerti, ayahnya sering mengatakan jadi orang tidak boleh tamak dan tidak boleh mengambil barang yang bukan milik sendiri, tapi ayahnya sendiri justru melakukan ini. Karena kesal, Jin Cai lari dari rumah, tapi tidak lama kemudian Yu Lan menyusulnya dan menjelaskan hal yang sebenarnya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 22 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 5

Setelah berhenti dari pekerjaannya, Song Mao membuat Tungku didepan rumahnya, tapi seharian tidak ada satupun pelanggan yang datang, sedangkan beras yang dirumah sudah mulai habis. Saat membeli beras di toko bibi A Cai, Jin Cai dan ibunya bertemu dokter Zheng. Dokter Zheng berpesan pada Yu Lan, obat untuk bulan depan harus dibeli, karena merupakan tahap pengobatan yang terakhir, selanjutnya baru akan tahu kondisi Yu Lan membaik atau tidak. Tapi karena kondisi ekonomi, Yu Lan minta agar Jin Cai tidak memberitahu ayahnya tentang hal ini. Sudah keliling berhari-hari, Song Mao belum mendapatkan pelanggan sama sekali, karena prihatin, bibi A Cai menyuruh Song Mao menggantungkan papan nama di depan tokonya, agar dia bisa ikut mempromosikan ketrampilan Song Mao. Suatu hari, saat diperjalanan pulang, Song Mao mendengar ada yang ingin mencari tukang pembuat Tungku, bergegas Song Mao turun dari sepedanya dan mengatakan kalau dia adalah pembuat Tungku.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 23 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 6

Walau sudah ada pelanggan, tapi uang yang Song Mao peroleh hanya bisa untuk membayar uang sekolah ke tiga orang anaknya dan uang untuk makan beberapa hari saja, sedangkan untuk biaya pengobatan Yu Lan tidak ada sama sekali. Setelah berpikir panjang, akhirnya A Cai merobek formulir pendaftarannya, dia lebih rela biaya sekolahnya untuk membeli obat ibunya. Tapi saat A Cai pergi kerumah sakit untuk membeli obat, dia bertemu dengan ibunya. Setelah mendengar pembiacaraan istri dan putranya, Song Mao baru tahu bahwa obat Yu Lan sudah habis seminggu yang lalu. Untuk bisa terus mengobati istrinya, selain menjadi pembuat Tungku, Song Mao juga mulai menjadi pedagang kelontong keliling. Diperjalanan pulang, Song Mao bertemu dengan temannya, karena tahu Song Mao sedang kesulitan ekonomi, dia mengajak Song Mao untuk mencari uang dengan cara berjudi.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 24 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 7

Karena hari pertama menang banyak, Song Mao pikir bisa berjudi beberapa kali lagi. Dia berbohong pada Yu Lan bahwa itu adalah uang dari pelanggan yang membuat Tungku. Tapi suatu hari, Song Mao lupa membawa peralatan membuat Tungkunya. Saat mengantar peralatan untuk suaminya, Yu Lan baru tahu bahwa tempat yang dimaksud Song Mao adalah rumah judi. Karena takut suaminya terjerumus, Yu Lan menasihatinya, tapi Song Mao sama sekali tidak mau mendengar, bahkan tidak pulang semalaman. Tapi semua usaha Song Mao sudah sia-sia, hasil diagnosa dokter mengatakan penyakit istrinya sudah tidak bisa disembuhkan lagi, kecuali ada penemuan obat baru. Sejak tahu diagnosa itu, Song Mao berhenti berjudi. Waktu berlalu dengan cepat, anak-anak Song Mao sudah dewasa, bahkan sudah membina keluarga sendiri. kesehatanYu Lan juga membaik dan sering membantu Guru melakukan kebajikan. Sekarang yang dikuatirkan Yu Lan adalah A Cai yang masih belum punya pasangan. Karena Wu Yu-he adalah gadis yang baik dan pintar, maka Yu Lan ingin menjodohkan mereka.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 25 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 8

Yu Lan dan Song Mao merasa senang, karena belakangan ini A Cai sering telpon, dan bilang akan pergi ke Taipei. Orangtuanya pikir, A Cai sedang janjian dengan Nona Wu. Tapi setelah tahu keadaan yang sebenarnya mereka kecewa berat, ternyata A Cai bukan telpon dengan Nona Wu melainkan teman wajib militernya. Sementara itu, kakak dan teman Wu Yu-he juga sedang mencemaskan Yu-he karena Yu-he berencana untuk hidup sendiri. Karena itu, kakaknya segera menjodohkannya. Begitu tahu hal ini, A-ting segera pulang kerumah orangtuanya untuk mengabarkan hal buruk ini. Setelah mendengar mengenai masalah perjodohan Nona Wu, Yu Lan dan Song Mao cemas sekali, mereka takut kehilangan menantu yang satu ini. Untuk meyakinkan A Cai bahwa menikah itu menyenangkan, ada yang menemani dan ada yang merawat, maka kakak dan adik bersandiwara di depannya, adik perempuannya A ting berpura-pura melayani suaminya dengan baik, sedangkan adik laki-lakinya, A Wang berpura-pura memerintah istrinya melayaninya. Tapi sandiwara mereka ini tidak berhasil, A Cai tetap berpegang pada prinsipnya, yaitu tidak perlu menikah juga akan hidup dengan baik.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 26 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 9

Karena terlalu lelah, penyakit Yu Lan kambuh lagi. Satu keluarga mencemaskan hal ini, terutama A Cai. Karena keadaan ekonomi, Yu Lan rela tidak diobati karena ingin menghemat biaya pengobatan demi pendidikan dan kebutuhan sandang pangan anak-anaknya. Bertemu dengan hal seperti ini, A Cai lah orang yang paling sedih, karena dia tahu yang paling dicemaskan ibunya adalah dia. Oleh sebab itu, dia bersedia ke Taipei untuk bertemu dengan Nona Wu. Walau mereka belum pernah bertemu, tapi dalam hati masing-masing sudah merasa dekat, karena Zhang Qian sering menyebut nama A Cai didepan Nona Wu, begitu juga sebaliknya. Nona Wu sangat suka gantungan kunci berbentuk Labu pemberian Zhang Qian yang dibuat oleh A Cai. Setelah lama menunggu akhirnya A Cai bisa bertatapan dengan Nona Wu. Saat masuk kerumah A Ting, Nona Wu sedikit tersentuh melihat A Cai yang asyik bermain dengan tiga orang keponakannya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 27 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 10

Saat ingin pergi ke kamar mandi Yu-he dengar A Cai mengatainya kurus didepan A Ting. Mendengar percakapan ini, Yu-he sudah pasrah, dia pikir A Cai tidak menyukai wanita kurus, makanya Yu-he memutuskan untuk makan sepuasnya didepan A Cai. Tapi tidak disangka, cara makan Yu-he dan kata-kata yang diucapkannya membuat A Cai jatuh cinta secara diam-diam. Karena tidak tahu mau mengatakan apa, jadi A Cai mengatakan ingin mengajak Yu-he makan malam, dan Yu-he pun setuju dengan ajakan A Cai. TApi A Cai melakukan sebuah kesalahan, saat disuruh mengantar Yu-he pulang, Yu-he basa basi mengatakan tidak usah diantar karena akan boros waktu dan uang, mendengar ini, A Cai langsung mengiyakan kata-kata Yu-he, kelakuan A Cai ini membuat Yu-he tidak tahu harus berbuat apa. Untung saja ada sisi lain yang dikagumi Yu-he pada A Cai, yaitu perhatiannya, karena A Cai suka bermain dengan anak-anak dan mau membantu pekerjaan rumah seperti menyiapkan peralatan makan dan membantu mengeluarkan masakan.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 28 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 11

A Cai merasa tergugah, karena gantungan kunci buatannya yang tidak berharga dimata orang lain, tapi Yu-he justru sangat menghargainya. Yu-Lan tentu saja senang mendengar hal ini, tapi dia meragukan apakah A Cai hanya ingin menyenangkan dia dengan seorang menantu atau benar-benar menyukai Yu-he. Setelah tahu keraguan ibunya ini, A Cai pun menjadi ragu dengan perasaannya terhadap Yu-he. Menghabiskan satu malam untuk berpikir akhirnya A Cai memberanikan diri menghubungi Yu-he dan mengajaknya bertemu. Saat jalan-jalan, A Cai mengundang Yu-he berkunjung ke rumahnya di Hualian. Tapi saat ingin berangkat, Yu-he menjadi ragu dan membatalkan keberangkatannya. Setelah mendapat telpon dari Yu-he, A Cai serta orangtuanya sedikit kecewa. Karena permintaan ibunya, A Cai sekali lagi mengundang Yu-he datang ke Hualian dengan mengirim surat, tapi sayang sekali, saat menerima surat, Yu-he tertabrak dengan seseorang dan surat tersebut jatuh di lantai. Tanpa melihat sekeliling lagi, Yu-he langsung memungut surat-suratnya, sehingga surat dari A Cai terlewatkan olehnya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 29 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 12

Sudah dua minggu A Cai menunggu balasan surat dari Yu-he yang tak kunjung tiba. Melihat putranya begitu murung, Yu-lan menasihatinya agar A Cai menelpon Yu-he secara langsung. Karena sudah lama tidak mendapat kabar dari A Cai, perasaan Yu-he pun sama murungnya dengan A Cai. Tapi dia sedikit terhibur karena ibu A cai sengaja ke Taipei untuk bertemu dengannya. Karena ketulusan ibu A Cai, akhirnya Yu-he mengajak kakak iparnya untuk menemaninya ke Hualian. Setelah sampai di Hualien, Yu-he menjadi kesal tidak bisa bertemu dengan A Cai karena A Cai harus mengantar barang ke pabrik. Yu-he mengira A Cai tidak menganggap penting kedatangannya. Tidak lama kemudian, A Cai kembali dan mejelaskan padanya kejadian yang sebenarnya. A Cai juga menyampaikan isi hatinya pada Yu-he bahwa Yu-he semakin hari semakin penting dihatinya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 30 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 13

Saat Yu-he mengajaknya ke Gereja, A Cai baru tahu bahwa Yu-he penganut Agama Kristen. Begitu tahu pengetahuan Yu-he terhadap Agama Kristen begitu mendalam, A Cai merasa gusar. Dia berencana untuk meminta agar Yu-he mau mengubah kepercayaannya itu, tapi rencananya digagalkan oleh ibunya, ibunya merasa, semua Agama adalah baik. Selain itu, Yu-he juga mau menghormati Agama yang dianut keluarga A Cai dan bilang akan membantu menyiapkan peralatan sembahyang jika memang dibutuhkan. Karena sudah jatuh cinta satu sama lain, akhirnya A Cai melamar Yu-he dan Yu-he pun setuju untuk hidup bersamanya di Hualian.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 31 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 14

Dihari pernikahan A Cai dan Yu-he, Yu-lan memberi sebuah hadiah yang sangat berharga pada menantunya, yaitu dompet belanja yang sudah dibawanya selama puluhan tahun. Alasan Yu-lan memberikan ini agar kelak kepala rumah tangga kelura Zheng ialah A Cai dan Yu-he. A cai tidak percaya diri bisa memenuhi isi dompet itu, karena sejak dulu dompet tersebut lebih banyak kosong daripada penuh. Tapi Yu-he bertekad akan membantunya untuk memenuhi isi dompet itu dan tidak akan membuat anak-anaknya kelaparan. Tidak lama setelah menikah, nenek A Cai meninggal dunia, karena sudah berjanji pada Yu-he untuk saling menghormati, maka ibu dan ayah mertuanya tidak memaksanya untuk memegang dupa. Tapi pemandangan ini menjadi gunjingan keluarga Song Mao, mereka tidak menerima kelakuan Yu-he yang tidak mau memegang dupa.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 1 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 15

Saat memasak, Yu-he merasa mual dan terus memakan acar. A Cai menjadi heran melihatnya, acar yang begitu asam tapi Yu-he justru menyantapnya dengan lahap, setelah dipikir-pikir akhirnya A Cai sadar bahwa isterinya sudah hamil. Dibalik hal yang menggembirakan ini, Song Mao dan Yu-lan harus menanggung beban berat, karena kakak Song Mao mendatangi Song Mao dan marah-marah, jika menantu mereka tidak mau memegang dupa, maka lebih baik keluarga Song Mao tidak usah datang untuk menyembahyangi ibunya. Pembicaraan ini tidak sengaja terdengar oleh Yu-he, dia juga merasa serba salah, disamping harus teguh pada pendiriannya dia juga tidak ingin ayah dan mertuanya menderita karenanya. Oleh sebab itu, Yu-he memutuskan untuk memegang dupa dan menyembahyangi nenek A Cai didepan kerabat Song Mao.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 2 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 16

Beban pekerjaan belum terlewati, Yu-he harus menghadapi cobaan baru dalam pernikahannya. Penyakit ibu A Cai kambuh lagi hingga muntah darah dan harus dirawat di rumah sakit. Saat ibunya dirawat A Cai merasa bersalah karena sebelum menikah dia tidak memberitahu Yu-he bahwa ibunya menderita TBC, dan tidak dirawat secara tuntas karena keterbatasan ekonomi. Tapi kali ini, A Cai bertekad untuk merawat ibunya sampai sembuh, oleh sebab itu dia ingin menjual mesin pahatnya. Karena tidak ingin kehilangan mata pencaharian, maka Yu-he lebih rela menjual perhiasannya daripada harus menjual mesin pahat itu. Walau Yu-he telah berbuat banyak, tapi adik perempuan A Cai, Xiu-chun tetap saja mengeluh, karena Yu-he hanya memasak daun ubi untuk ibunya. Untung saja ibunya mau menjelaskan semuanya pada Xiu-chun, bahwa dialah yang meminta Yu-he untuk memasak semua ini.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 3 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 17

Diagnosa dokter menyatakan bahwa penyakit TBC yang diderita Yu-lan selama puluhan tahun telah sembuh total. Seisi keluarga Zheng menyambut berita ini dengan sukacita. Demi menyambut ibunya keluar dari rumah sakit, Yu-he dan A Cai telah menyiapkan semuanya, mereka mengganti bantal dan selimut ibunya dengan yang baru. Awalnya Yu-lan senang karena kamarnya jadi bersih, tapi setelah tahu selimut hadiah perkawinan dari ibunya dibuang Yu-he, Yu-lan menjadi sedih dan minta A Cai untuk mencari selimut lamanya. A Cai yang tadinya mengira dirinya adalah yang paling bahagia, tapi menghadapi situasi seperti ini dia hanya bisa pasrah. Setelah mendengar nasihat dari temannya, Yu-lan berpikir lagi tentang kelebihan menantunya dan mencoba untuk menerima semua kebaikan dari menantunya ini.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 4 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 18

Karena presiden Taiwan secara resmi memutuskan hubungan kerjasamanya dengan Amerika, maka banyak perusahaan yang berhenti beroperasi dan para pemiliknya banyak yang berimigrasi ke luar negeri. Kejadian ini sangat mempengaruhi usaha A Cai, banyak perusahaan yang untuk sementara menghentikan pesanan. Yu-he dan A Cai juga telah berusaha untuk memasarkan hasil karya mereka ke pasaran Jepang, tapi tidak berhasil sama sekali. Tidak lama setelah melahirkan Xin-yi, Yu-he hamil lagi. Disaat mereka memusingkan harus mencari pelanggan dimana, tiba-tiba ada yang telpon dan memesan 10 ribu asbak. Karena sudah menyanggupi orang akan mengantarnya dalam waktu tiga hari, A Cai dan Yu-he berkeliling sepanjanga hari untuk mencari pabrik yang menghasilkan asbak dengan bahan yang serupa dengan yang punya A Cai. Setelah berhasil mencari, A Cai dan Yu-he harus menghadapi hambatan lagi. Sebagai seorang Akuntan, Yu-he telah memperhitungkan, jika mereka bayar dengan cek maka mereka harus bayar lebih sebanyak 30 ribu dolar, jika dibayar tunai mereka bisa menghemat 30 ribu dolar itu. Karena tidak ada jalan lagi, Yu-he memutuskan untuk meminjam uang dengan temannya yang ada di Taipei.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 5 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 19

Yu-he berhasil pinjam uang dengan temannya, Jin-wang juga meminjamkan truknya untuk mengangkut barang A Cai, kali ini A Cai dan Yu-he bisa bernapas dengan lega. Tapi ditengah jalan, mobil yang dipinjami Jin-wang mogok. Jin-wang terpaksa harus menariknya dengan mobil pribadinya, sedangkan A Cai memegang setir truk tersebut. Saat menikung, truk yang dikendalikan oleh A Cai terbalik, A Cai tidak mengalami luka serius tapi pesanan untuk pelanggannya pecah semua. Kejadian ini membuat Yu-he sangat terpukul, selain tidak ada hasil dia juga masih harus membayar hutang. Sejak kejadian yang menimpa A Cai tersebar, banyak penagih hutang yang menelpon kerumahnya untuk mencari A Cai, bahkan ada yang mengirim mata-mata untuk mengintai A Cai. Karena merasa kasihan pada mata-mata tersebut, ibu A Cai tidak tega dan memberi mereka makanan. Setelah hal ini sampai ke telingan majikan mereka, majikan mereka merasa simpatik dan setuju untuk mengundur waktu jatuh tempo hutang pada A Cai. Walau telah berhasil membujuk satu orang, tapi A Cai masih harus membujuk pada banyak pabrik marmer yang dihutanginya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 6 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 20

Karena merasa bersalah, A Cai pergi mencari pemilik perusahaan yang memesan barang dengannya waktu itu. Dia siap mengganti rugi kepada perusahaan tersebut, tapi setelah berbincang-bincang, A Cai malah mendapat kejutan. Pemilik perusahaan tersebut bukan hanya tidak menuntut A Cai, dia malah menyuruh A Cai mendesain peralatan kamar mandi untuknya, jika memenuhi syarat dia akan memesan 10 ribu buah. Untuk membantu ekonomi A Cai, Song Mao berhenti membantu di bengkel Jin-wang dan kembali menjadi pedagang keliling seperti yang dilakukannya waktu anak-anaknya masih kecil dulu. Karena masih harus membayar banyak hutang, Yu-he menasihati ibu mertuanya agar berhenti berderma. Tapi semakin dilarang, tekad Yu-lan semakin bulat, dia bahkan menghemat uang transportasi dengan berjalan kaki. Mengingat kondisi kesehatan ibu mertuanya yang kurang baik , Yu-he terpaksa memberinya 100 dolar untuk berderma. Dalam kondisi seperti ini, Yu-he semakin tidak tahu bagaimana harus menghadapi ibu mertuanya ini.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 7 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 21

Yu-he merasa heran kenapa tiba-tiba Zhao-zi bisa datang menjemput ibu mertuanya pergi, padahal dia dan A cai sudah sepakat tidak mengijinkan ibu mertuanya keluar berderma. Saat melihat buku telpon, Yu-he baru sadar bahwa A Cai-lah yang menelpon Zhao-zi untuk datang menjemput ibunya. Semakin banyak anggota yang berderma untuk Tzu Chi, Yu-lan semakin tidak habis pikir, kenapa oranglain bisa sejalan dengannya, sedangkan menantunya semakin berlawan pendapat dengannya. Karena kerajinan tangan A Cai bagus, ia mendatangkan banyak keuntungan bagi perusahaan yang memesan barang-barangnya, oleh sebab itu, pemilik perusahaan itu menawarkan padanya untuk investasi dibidang properti dan akan dijual dengan harga yang murah padanya. Sejak menikah, A Cai merasa belum pernah memberi apa-apa pada Yu-he, maka dia ingin membeli sebuah rumah, seperti yang selalu diharapkan oleh Yu-he.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 8 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 22

Setelah Yu-lan sudah bisa turun dari ranjang dan berjalan, Yu-he sadar betapa pentingnya berderma bagi ibu mertuanya, oleh sebab itu dia tidak melarang ibu mertuanya pergi mencari derma lagi, dia bahkan menelpon Zhao-zi untuk menemani ibunya dan memberikan payung sebagai tongkat pada ibu mertuanya. Ditengah jalan Yu-lan tiba-tiba pusing dan hampir pingsan, tapi dia pantang menyerah, Zhao-zi menasihatinya agar istirahat dulu, tapi Yu-lan menolaknya dan ingin terus jalan. Tekad Yu-lan membuat Zhao-zi kagum dan tertegun. Suatu pagi, Yu-lan mengajak Yu-he belanja kepasar, walau sudah lelah seharian, Yu-lan tidak mau pulang juga sebelum menemukan timun khusus untuk membuat acar. Akhirnya Yu-lan ingat satu tempat dan di sana dia berhasil menemukan timun yang diinginkannya. Setelah membeli timun itu, Yu-lan bergegas mengajari Yu-he untuk membuat acar. Biasanya Yu-lan selalu menunggu acarnya masak sendiri, tapi kali ini Yu-lan menjemurnya agar cepat masak, saat ditanya alasannya, Yu-lan menjawab bahwa dia takut sudah tidak ada waktu lagi untuk menikmati acar tersebut. Tidak lama kemudian Yu-lan jatuh pingsan.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 9 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 23

Tubuh Yu-lan semakin hari semakin melemah, dia yakin sekali kalau dirinya tidak akan hidup lama lagi. Dia minta A Shi dan Zhao-zi menemaninya ke Griya perenungan dan lahan untuk membangun rumah sakit. Di sana dia minta A Shi dan Zhao-zi harus terus membantu Guru untuk mencari derma, dia juga berjanji pada A Shi dan Zhao-zi jika penyakitnya sembuh dia akan kembali untuk membantu guru. Tidak tega melihat penderitaan ibu mertuanya, Yu-he memohon pada A Cai untuk menjual rumah yang baru dibeli mereka untuk biaya pengobatan ibu mertuanya. Dulu harapan terbesar Yu-he adalah punya rumah sendiri, tapi kini harapan terbesarnya ialah bisa menyembuhkan penyakit ibu mertuanya. Mengingat kondisi istrinya, Song Mao minta perayaan ulang tahun Yu-lan dimaju, dia mengundang anak-anaknya pulang untuk merayakan ulang tahun Yu-lan.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 10 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 24

Sebelum berangkat ke rumah sakit, Yu-lan minta diajak mengelilingi rumah dan melihat-lihat dapur. Yu-lan masih sempat menyisipkan pisau sayur yang tergeletak di meja ke tempat yang seharusnya sambil mengingat kejadian-kejadian yang dia lalui bersama keluarganya. Setelah Yu-lan meninggal, Usaha A Cai dan Yu-he semakin baik, anak Dalam 2 tahun ini Zhao-zi juga giat mengambil uang derma kepada anggota Yu-lan, selain itu Yu-lan juga mohon padanya, kelak jika ada kesempatan harus mengajak A Cai dan Yu-he menjadi insan Tzu Chi. Melihat Zhao-zi begitu repot harus mengambil uang derma ibu mertuanya, Yu-he merasa tidak enak dan ingin membantunya. Tapi karena tidak ada kesabaran, Yu-he tidak berhasil mengumpulkan satu sen pun. Karena merasa tidak dipercaya, Yu-he memutuskan untuk berhenti melakukan ini. Tapi Zhao-zi terus memohonnya agar Yu-he tidak putus asa, Zhao-zi juga mengajaknya ke rumah setiap anggota Yu-lan untuk memperkenalkan Yu-he dan minta agar kelak uang derma itu diserahkan pada Yu-he saja.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 11 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 25

Hingga tahun 1994, banyak perubahan yang terjadi, A cai dan Yu-he bisa tinggal di rumah besar, dan impian Yu-he ingin punya rumah sendiri akhirnya terwujud juga. hasil karya A Cai sudah mulai masuk pasaran Eropa. Supaya berhasil, A Cai tidak henti-hentinya merancang desain baru untuk karya-karyanya. Seiring perkembangan usaha A Cai, Yu-he menjadi semakin ketat dalam mengatur karyawan, begitu juga dengan 3 orang anaknya bahkan ayah mertuanya. Yu-he semakin menuntut kesempurnaan. Melihat A Cai belum berhasil merancang karya baru, Yu-he menggaji seorang karyawan wanita yang baru lulus dari bagian desain untuk membantu A Cai. Tapi keputusan Yu-he ini membuatnya bertengkar dengan A Cai. A Cai merasa Yu-he tidak menghormati dan meremehkan kemampuannya sehingga mencari karyawan baru tanpa sepengetahuannya terlebih dulu. Setelah dinasihati A Cai akhirnya sadar juga bahwa perbuatan Yu-he adalah demi kebaikannya. Pagi hari begitu tiba di pabriknya, A Cai melihat desain poci teh yang menarik perhatiannya. Dia baru tahu bahwa Nona Lu sangat kreatif dan sejak itu, A Cai senang bekerjasama dengannya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 12 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 26

Sejak ada Nona Lu, Yu-he merasa lega dan selalu memintanya untuk menemani A Cai pergi ke berbagai tempat, bahkan ke perjalan bisnis yang harus menginap pun dia minta Nona Lu untuk menemani A Cai. Karena terlalu sering melihat A Cai bersama Nona Lu, banyak yang bertanya-tanya apakah A Cai ada hubungan dengan Nona Lu. Awalnya Yu-he tidak menganggap penting hal ini, tapi begitu tahu Nona He akan menikah dengan bos-nya yang sudah beristri, perasaan Yu-he menjadi tidak tenang. Dia mulai curiga dan selalu memperhatikan gerak gerik suaminya dan Nona Lu. Yu-he bahkan sengaja ke pabrik malam-malam untuk memergoki mereka berdua. Tapi Yu-he tidak berhasil mendapatkan bukti. Karena gossip-gosip itu, Yu-he menjadi kesal pada A Cai, ditambah setelah tahu anak-anak tidak minum obat yang dimasaknya, Yu-he akhirnya ada tempat untuk melampiaskan kemarahannya. Dia menghukum anak-anaknya untuk berlutut. Hal ini membuat jarak anak-anaknya dan dia semakin menjauh. Sedangkan A Cai berusaha untuk menuntaskan masalah ini.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 13 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 27

Kemarahan Yu-he semakin menjadi begitu A Cai melarangnya pergi bersama ke Taipei untuk perjalanan bisnis. Apalagi belakangan ini di depan Yu-he A Cai sering mengungkit cara kerja Nona Lu yang pintar dan cekatan. Karena tidak bisa menahan amarahnya, Yu-he kembali mengungkit masa lalu, bahwa dia sudah berkorban banyak untuk keluarga A Cai, dia juga mengungkit kalau buka dirinya, usaha A Cai tidak akan berkembang sepesat ini. A Cai mencoba untuk menasihatinya bahwa perkataan yang diucapkan Yu-he bukanlah kata-kata yang enak didengar. Tapi Yu-he tidak mau mendengar dan situasi menjadi semakin runyam. Tapi setelah Song Mao menceritakan panjang lebar tentang hari-hari yang pernah dia lalui bersama Yu-lan, Yu-he jadi merasa bersalah dan mau memaafkan kelakuan A Cai. Ternyata semua kecurigaan Yu-he memang tidak berarti apa-apa. Nona Lu minta mengundurkan diri padanya karena teman prianya mengajaknya menikah dan tidak boleh dia bekerja lagi.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 14 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 28

Pabrik A Cai mengalami masalah besar, Tuan Gao melarikan diri setelah menerima pesanan dari A Cai, karena hal ini, pabrik A Cai mengalami kerugian sebesar 3 juta dolar. Karena merasa kesal, Yu-he berjanji akan mencari kembali uang 3 juta dolar tersebut. Dia menambah shift kerja kantor menjadi tiga shift, bahkan dirinya juga dimasukkan dalam daftar Shift itu. Yu-he bekerja siang dan malam, walau dinasehati seperti apapun, dia tetap pada keputusannya. Karena saldo kas Bank pabrik A Cai sudah hampir kosong, Yu-he terpaksa harus meminjam uang pada beberapa kenalannya, sehingga hal yang telah dijanjikannya pada Jun-ru di sepelekan olehnya.Oleh sebab itu, Jun-ru menjadi sedih, awalnya dia ingin memberi kejutan prestasi sekolahnya pada ibunya disaat menghadiri acara jumpa wali, tapi kini dia menjadi kecewa. Tidak hanya itu saja, begitu tiba dirumah, Yu-he melihat Jun-ru sedang main basket, dia langsung marah-marah bahkan memukul putra pertamanya. Karena tidak ada yang mau meminjaminya uang, Yu-he semakin kesal menghadapi kebaikan A Cai yang selalu berusaha membela Tuan Gao.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 15 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 29

Saat merasa sedih, Yu-he selalu mengingat kasih sayang ibu mertuanya. Dengan membawa hati yang penuh beban, dia melangkah ke rumah tua mereka. Kebaikan, kelembutan serta perhatian Yu-lan terhadapnya terbayang kembali dalam pikirannya. Sampai Zhao-zi datangpun dia mengira itu adalah ibu mertuanya. Melihat Yu-he begitu sedih, Zhao-zi memberinya kata-kata bijak yang sering dikatakan oleh Yu-lan pada mereka saat sedang mengerjakan Tzu Chi yaitu ‘Memaafkan orang lain adalah menyayangi diri sendiri’. Kata-kata ini membuat Yu-he sadar dan akhirnya dia mau memaafkan Tuan Gao. Walau dihatinya dia sudah melupakan masalah Tuan Gao, tapi masalahnya dengan Jun-ru belum selesai. Yu-he memang mengakui prestasi Jun-ru ada kemajuan, tapi dia tetap tidak mengucapkan kata-kata yang menyanjung, perbuatannya ini membuat Jun-ru semakin membenci ibunya. Tidak tega melihat istrinya begitu lelah, A Cai mendaftarkan Yu-he untuk ikut tur ke Thailand. Saat di Thailand, Yu-he mimpi ibu mertuanya, hal yang serupa terjadi juga pada Zhao-zi. Yu-lan berpesan pada Zhao-zi agar segera menyampaikan harapanya pada Yu-he. Begitu Yu-he kembali dari Thailand, Zhao-zi segera menemuinya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 16 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 30

Karena mimpi itu, maka Zhao-zi mengembalikan buku derma Yu-lan pada Yu-he agar dia bisa terus mengumpulkan derma untuk membangun rumah sakit. Tidak lama setelah Zhao-zi pergi, A Ting datang membawa kwitansi derma atas nama Yu-lan pada Yu-he. Saat itu, Yu-he baru tahu harapan terbesar ibu mertuanya adalah membantu guru membangun rumah sakit. Karena ketulusan ibu mertuanya dan mimpi itu, Yu-he bertekad untuk mewujudkan impian ibu mertuanya. Bukan hanya mengumpulkan derma saja, Yu-he juga mulai bisa memberi nasihat pada anggotanya. Karena keramahannya, maka semakin banyak anggota derma yang bergabung dengannya. Perasaan Yu-he semakin hari semakin baik, selain itu keadaan pabriknya juga semakin membaik, uang yang dilarikan oleh Tuan Gao telah berhasil diuntungkan kembali. Tapi baru saja merasa lega, saat beli mie ada yang memberitahu bahwa anak mereka, Jun-ru sangat hebat main game bahkan memecahkan rekor. Setelah mendengar ini, Yu-he langsung naik pitam, apalagi prestasinya semakin menurun, tanpa bicara panjang lebar, Yu-he langsung memukul Jun-ru.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 17 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 31

Jun-ru selalu merasa ibunya selalu tidak suka dengan apa yang dilakukannya. Ia bahkan tidak berani minta maaf pada ibunya karena takut dimarahi lagi. Keesokan harinya, saat diantar kesekolah, Jun-ru tidak mau turun dan minta berhenti sekolah pada A Cai, tapi dengan penuh wibawa, A Cai menceritakan masa lalunya pada Jun-ru, dia juga menjelaskan pada Jun-ru bahwa Yu-he berbuat demikian adalah untuk kebaikannya. Akhirnya Jun-ru mau mengerti juga dan minta ayahnya untuk menghibur ibunya. Tapi Yu-he tetap tidak mengerti memperlakuka anak dengan lembut dan sabar, dia malah bilang pada A Cai akan lebih ketat lagi dalam memperhatikan prestasi Jun-ru. Tapi karena merasa dirinya terlalu ketat, Yu-he semakin hari semakin sabar dalam menghadapi Jun-ru. Karena Jun-ru lebih andal dalam matematika,Yu-he mencarikan tempat kursus untuk mengembangkan keahlian Jun-ru. Semua jerih payah Yu-he ternyata tidak sia-sia, prestasi Jun-ru semakin bagus, dia bahkan diangkat sebagai guru pembimbing di tempat kursusnya. Jun-ru juga semakin hari semakin mencintai ibunya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 18 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 32

Walau Yu-he sudah mengubah cara dalam mengajar anak-anaknya, tapi tetap saja dia tidak bisa akrab dengan anak-anaknya. Begitu melihat Yu-he, anak-anaknya langsung diam dan langsung berhenti bermain, walaupun maksud Yu-he ingin bermain bersama mereka. Xin-yi, Jun-ru dan Jian-zhang selalu takut tidak sempurna didepan mata ibunya. Selain masalah anak-anak, Yu-he juga semakin merasa kalau A Cai tidak sabaran mendengarnya bicara. Dalam hati, Yu-he berpikir apakah dirinya begitu menyebalkan. Disaat sedih seperti ini, satu-satunya yang ingin Yu-lan jumpai ialah ibu mertuanya, jika ibu mertuanya masih ada dia tidak akan merasa kesepian dan tanpa bantuan seperti ini. Merasa Yu-he banyak beban, A Shi dan Zhao-zi pergi menjenguknya. Saat sedang berbincang, A Shi mengungkit kasih yang dimiliki Yu-lan, dia juga meninggalkan sebuah kaset untuk Yu-he. Setelah merenung sepanjang malam, dengan ragu Yu-he mendengar isi kaset tersebut. Keesokan harinya, Yu-he merasa dirinya mendapat jawaban tentang pertanyaan dan beban hidupnya selama ini.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 19 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 33

Sejak ikut A Shi dan Zhao-zi mengunjungi keluarga tak mampu, Yu-he baru sadar, mengasihi harus dengan hati yang ikhlas, tidak boleh mengharapkan balasan. A Shi dan Zhao-zi bisa begitu tulus membantu dan mengasihi orang lain yang tidak ada hubungan darah dengan mereka, Yu-he merasa dirinya juga bisa, apalagi yang dikasihi adalah keluarganya sendiri, bukan orang lain. Sejak itu Yu-he berubah total, dia memberi banyak perhatian dan kebebasan kepada anak-anaknya untuk melakukan apa yang mereka suka, tapi dengan catatan harus mengutamakan sekolah terlebih dulu. Melihat perubahan ini A Shi dan Zhao-zi ikut senang, mereka merasa sudah saatnya Yu-he untuk mengikuti pelatihan untuk menjadi Komite. Yu-he sudah lama mengumpulkan uang derma, mereka merasa sudah seharunya Yu-he mengikuti jejak langkah ibu mertuanya. Tapi Yu-he menolaknya, dia merasa belum siap, tapi dia berjanji bersedia mengantar A Shi dan Zhao-zi untuk berkunjung ke keluarga tak mampu. Saat sedang istirahat di tepi jalan, A Shi dan Zhao-zi akhirnya menceritakan wasiat ibunya sebelum meninggal, yaitu ingin melihat A cai dan Yu-he menjadi insan Tzu Chi. Setelah mendengar ini, Yu-he langsung setuju untuk ikut pelatihan menjadi Komite.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 20 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 34

Berawal dari Komite, kini Yu-he diangkat menjadi ketua kelompok. Tapi gaya memimpinnya masih seperti dulu, memimpin relawan pun sama seperti memimpin karyawan pabriknya. Oleh sebab itu setiap ada kegiatan anggota telawannya jarang ada yang ikut, Yu-he terpaksa meminta bantuan pada Zhao-zi walau mereka bukan satu kelompok. Yu-he rasa heran dengan semua ini, dia pun bertanya pada suaminya, apakah ada yang salah dengan gaya memimpinnya. Setelah tahu penyebabnya, Yu-he langsung merubah gaya bicaranya, termasuk pada karyawan pabriknya. Walau gaya bicaranya sudah berubah, tapi di rumah Yu-he tetap saja suka mengomel. Terutama pada putra bungsunya, Jian-zhang, yang menjadi kesal pada ibunya karena hal ini . Saat sedang sarapan dengan Jian-zhang, Yu-he bertemu dengan beberapa teman Jian-zhang yang bekerja di tempat bermain game. Awalnya Yu-he merasa teman-teman Jian-zhang adalah berandal, tapi setelah mendengar dari Jian-zhang bahwa mereka melakukan pekerjaan ini demi mencari uang sekolah, maka Yu-he merasa kasihan dan memperkerjakan mereka di pabrik sambil menemani Jian-zhang. Yu-he bahkan memberikan beasiswa pada salah satu teman Jian-zhang yang tidak mampu sekolah.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 21 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 35

Song-mao merasa bosan sendirian di rumah, dia minta ijin pada A cai untuk menjenguk teman-teman lamanya. Setelah tiba di rumah A Tong tidak ada yang membukakan pintu, saat ingin pergi Song-mao bertemu kepala desa dan mendapat kabar bahwa A Tong telah meninggal. Tidak bertemu A Tong, Song-mao ingin mencari A Mu, temannya yang lain, tapi dia juga mendapat kabar dari kepala desa bahwa A Mu juga telah meninggal. Sepanjang jalan, Song-mao merenungi masa lalu yang dia lewati bersama Yu-lan, dia merasa begitu kesepian dan tidak ada tempat tujuan. Beberapa hari belakangan, Yu-he ikut senang mendengar ayah mertuanya dapat teman baru dan sering main catur di klenteng. Saat pergi menjemput ayah mertuanya, Yu-he baru tahu bahwa main catur yang dimaksud ayah mertuanya ialah main kartu dan berjudi. Setelah tahu kejadian ini, Yu-he kesal dan tidak mau mempedulikan ayah mertuanya. Sikap Yu-he mendapat protes dari Jian-zhang, dia juga tidak mau mempedulikan ibunya. Sikap orang tua adalah panutan untuk anak-anak, sekali lagi, Yu-he merasakan kegagalan menjadi orang tua dan menjadi seorang menantu. Saat mengantar Jian-zhang ke sekolah, Yu-he melihat ada kecelakaan, begitu dia mendekat ternyata orang yang tertabrak adalah ayah mertuanya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 22 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 36

Karena kecelakaan tersebut, Song-mao mengalami patah tangan dan gegar otak. Dia tidak ingat siapa-siapa lagi, termasuk cucu kesayangannya Jian-zhang, satu-satunya orang yang dia ingat adalah Yu-he. Begitu bangun tidur, dia langsung mencari Yu-he, terhadap anak-anaknya, A cai dan A Wang justru ada perasaan takut. Tapi keesokan hari, begitu bangun dari tidurnya, Song-mao kembali mengingat semuanya. Hal ini membuat Yu-he dan A Cai senang. Saat mengumpulkan derma di sekitar rumah tuanya, Yu-he mengajak ayah mertuanya. Berbincang dengan tetangga sejenak, perasaan Song-mao jadi senang, dia minta pada Yu-he agar kelak uang derma di sekitar rumah tuanya dia yang mengumpulkan. Mendengar ini Yu-he tentu saja senang dan langsung menyetujuinya. Belakangan ini, Song-mao sering bertemu teman lamanya, saat Chun-sheng berkunjung ke rumah A Cai, mereka berbicara panjang lebar tentang masa lalu, dan berjanji akan bertemu lagi minggu depan di acara reuni. Dengan perasaan senang, Song-mao menghadiri reuni tersebut dan membawa hasil karya pabrik A Cai untuk Chun-sheng. Tapi sayang sekali, Chun-sheng sudah meninggal. Satu persatu ditinggal teman lamanya, membuat Song-mao sedih bahkan tidak ada selera makan.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 23 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 37

Sejak kematian Chun-sheng, Song-mao berubah total, dia tidak lagi ceria seperti dulu. Setiap hari Song-mao terlihat murung dan terus melihat buku tahunan sekolahnya dulu. Dibelikan susu coklat dan kue bolu kesukaannya saja, Song-mao tidak nafsu menyentuhnya. Yu-he mengajaknya ikut pergi membaca parita saja, dia menolaknya dan mengingatkan Yu-he kelak dia tidak mau ikut lagi ke acara seperti ini. Suasana hati Song-mao semakin tidak baik, tidur pun dia mimpi buruk. Saat pagi, begitu ingin membangunkan ayah mertuanya, Yu-he terkejut melihat ayah mertuanya tidak di tempat. Setelah dicari-cari ternyata mereka menemukannya di kamar Jian-zhang. Karena takut tidur sendiri, Song-mao sudah beberapa malam tidur di kamar Jian-zhang. Suatu malam, sebelum tidur, Song-mao berpesan pada Jian-zhang, jika suatu hari nanti dia meninggal, dia minta Jian-zhang harus menyampaikan pada ibunya bahwa dia ingin dimakam dengan tanah, jangan di kremasi karena dia takut api. Saat ikut Yu-he mengumpulkan derma di rumah tuanya, tiba-tiba Song-mao bertanya pada Yu-he apakah orang setua dia ada yang menjadi Komite, mendengar ini Yu-he tentu saja merasa senang dan sangat mendukung.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 24Februari2010, Pk 21.00 wib. Episode 38

Setelah tahu ayahnya ingin ikut pelatihan menjadi Komite, A Cai melarangnya, walau dinasehati panjang lebar oleh Yu-he, A Cai tetap saja tidak setuju. Karena ayahnya begitu bersikeras ingin ikut pelatihan, maka A Cai memutuskan untuk menemaninya mengikuti pelatihan. Walau ikut pelatihan, A Cai bukan bermaksud ingin menjadi Komite, dia hanya ingin menemani ayahnya seperti ayahnya menemani dia pergi ke sekolah waktu masih kecil dulu. Melihat suaminya begitu berbakti, Yu-he pun mendaftarnya sekalian. Tidak lama kemudian, Song-mao dilantik jadi Komite. Didepan foto mendiang istrinya, Song-mao merasa bangga sekali, karena dia sudah mewujudkan impian istrinya selama puluhan tahun. Saat liburan, Xin-yi dan Jun-ru pulang dari Taipei, melihat cucu-cucunya sudah berkumpul, Song-mao kembali bersemangat dan senang sekali. Keesokan harinya saat ingin bertamasya bersama, ditengah jalan mendengar ada kebakaran, saat itu juga, Yu-he pergi memberi bantuan ke lokasi kebakaran tersebut. Tapi seperti biasanya, Jian-zhang merasa tidak puas dengan kelakuan ibunya ini. Tapi setelah dinasihati Xin-yi, Jian-zhang akhirnya mengerti juga, selama ini yang dilakukan ibunya adalah hal yang baik.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 25 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 39

Saat A Cai muntah darah dan dirawat di rumah sakit, Xin-yi baru tahu betapa pentingnya A Cai bagi Yu-he. Saat sedang berduaan dengan Xin-yi, Yu-he banyak bercerita tentang isi hatinya. Walau dari luar Yu-he tempak seperti wanita yang tegar, tapi dia mengaku selama ini dia selalu bersandar pada suaminya, entah apa yang dilakukannya, suaminya selalu mendukung dari belakang. Begitu keluar dari rumah sakit, A Cai langsung mendesain karya baru. Dia tidak ingin Yu-he khawatir, sebenarnya keadaan ekonomi pabrik mereka sudah tidak mencapai standart, untuk gaji karyawan bulan berjalan saja masih kurang 500 ribu dolar. Semakin hari keluarga Yu-he semakin giat mengerjakan Tzu Chi, bahkan anak-anaknya juga ikut bantu mengerjakan Tzu Chi. Saat sedang berkunjung, Yu-he bertemu dengan A Mi, wanita ini sangat luar biasa dimata A Cai dan Yu-he, karena dia rela rumahnya dijadikan panti jompo bagi para orangtua yang tidak ada rumah, dia bahkan tidak menuntut apa-apa dari mereka. Melihat kesusahan A Mi, Yu-he mengajukan kasus A Mi ke bagian pelayanan masyarakat, dan mereka setuju untuk memberi subsidi kepada A Mi berupa diapers untuk orang tua dan keperluan lainnya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 26 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 40 – Tamat
Disamping memikirkan kesulitan ekonomi pabrik yang belum ada jalan keluarnya, A Cai juga terbebani apakah dirinya harus menjadi Komite. Jika dia menjadi Komite berarti harus mengerahkan segala upaya untuk menjalani tugasnya itu, tapi jika dia konsentrasi mengerjakan Tzu Chi bagaimana dengan pekerjaan di pabriknya. Ketika bangun pagi, A Cai membaca sebuah memo dari Yu-he yang isinya ‘Aku ingin bergandengan tangan denganmu di jalan yang sama’. Saat pergi ke pabrik, Yu-he baru tahu keadaan ekonomi pabrik dan beban A Cai selama ini. Setelah Yu-he tahu, A Cai berdiskusi dengannya untuk menggadaikan rumah dan tanah yang mereka tinggali, tapi Yu-he menolaknya, karena jika A Cai melakukan ini, maka semuanya akan habis tak tersisa. Karena hal ini, mereka perang dingin. Saat sedang mengadu mulut, Yu-he mendengar berita tentang Tsunami yang menimpa banyak Negara. Saat itu juga Yu-he merasa dirinya sangat beruntung, disaat orang-orang kehilangan sanak keluarga, dia sendiri tidak kekurangan apa-apa, dan masih ada anak-anak, suami, serta ayah mertua yang menemaninya. Keesokan harinya, Yu-he menyerahkan sertifikat tanah dan rumah untuk A Cai. Selain itu, para karyawan yang selama ini sudah dianggap keluarga oleh A Cai juga ikut membantu, mereka rela menyumbangkan sebagian gaji untuk membantu kesulitan pabrik. Kesulitan A Cai akhirnya berlalu juga, ada seorang pelanggan yang tertarik dengan hasil karya A cai dan akan memberi pesanan untuk sepanjang tahun. Akhirnya impian Yu-lan terwujud juga, keluarganya kini berjalan dijalan yang sama dengannya.

Dari hasil perkawinannya, Yu-lan dan Song-mao dikaruniai empat orang anak. Walau keluarga mereka sering tidak berkecukupan tapi mereka hidup dengan bahagia dan tidak pernah mengeluh. Terutama sang istri, Yu-lan, sejak dulu Yu-lan menghidap penyakit Asma keturunan dan TBC, jelas-jelas penyakitnya sudah agak membaik, tapi demi uang sekolah anak-anaknya Yu-lan lebih rela mendiamkan penyakitnya itu.

Dalam kondisi seperti ini, A Cai, putra sulung mereka bertekad kelak apapun yang terjadi harus membantu orangtuanya mencari uang, dan memberi kehidupan yang layak pada orangtuanya. Tekadnya ini terus dibina hingga dia dewasa, disaat adik-adiknya sudah punya keluarga sendiri, A Cai setia menemani orangtuanya dirumah dan mencari nafkah untuk mereka. Suatu hari, kakaknya, A Ting, ingin menjodohkannya dengan teman suaminya, Wu Yu-he. Wu Yu-he adalah wanita karir yang mandiri, sejak dulu dia bertekad untuk melajang.

Tapi setelah dipertemukan dengan A Cai, mereka saling jatuh cinta. Tidak lama setelah kenalan, mereka menikah, dan dikarunia 3 orang anak. Sejak menikah dengan A Cai, Yu-he selalu berbakti dan membantu karir A Cai, hingga sukses dan punya pabrik sendiri. Dimata Song-mao dan Yu-lan, Yu-he adalah menantu yang baik sekaligus berbakti. Tapi sayang, Yu-lan tidak bisa terus merasakan rasa bakti menantunya ini, karena penyakitnya semakin parah, Yu-lan meninggal.

Semasa hidupnya, Yu-lan adalah wanita yang lembut dan tidak pernah mengeluh lelah dalam mengerjakan Tzu Chi. Sebelum meninggal, Yu-lan pernah berpesan pada temannya A Shi dan Zhao-zi, bahwa impian terbesarnya ialah melihat A Cai dan Yu-lan menjadi insane Tzu Chi agar ladang berkah dikeluarganya ada yang meneruskan. Karena kesibukan, Yu-he tidak pernah tahu impian ibu mertuanya ini. Hingga suatu hari A Shi dan Zhao-zi menceritakan hal ini. Setelah mendengar cerita ini, Yu-he langsung minta ikut pelatihan menjadi Komite. Dan dengan perlahan dan sabar dia mengajak suami, ayah mertua, serta anak-anaknya untuk mewujudkan impian ibu mertuanya ini.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 18 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 1

A Cai berlari dalam gelapnya malam untuk mencari ayahnya, Song-mao yang sedang lembur. Ia ingin memberi kabar bahwa ibunya pingsan dan muntah darah. Mendengar hal ini, Song-mao segera pulang dan memapah istrinya ke rumah sakit. Lin Yu-lan memang sudah lama menderita penyakit TBC. Karena keluarga mereka tidak mampu memberinya pengobatan yang memadai, ditambah dia harus bekerja keras di rumah demi anak-anaknya. Dari pihak rumah sakit mengatakan bahwa penyakit Lin Yu-lan bertambah parah, dan hanya ada obat injeksi khusus yang bisa menyelamatkan nyawanya. Tapi sayangnya obat itu terlalu mahal bagi keluarga Song-mao. Setelah mendengar harga obat yang malah, Yu-lan minta keluar dari rumah sakit, dan tidak ingin melanjutkan pengobatannya. Setelah mendengar ini, Song-mao sangatlah marah, ia ingin sekali menyelamatkan nyawa istrinya. Anak-anaknya yang begitu mengasihi ibunya juga demikian. Sepulang sekolah, mereka langsung mencari pekerjaan sampingan untuk mendapatkan beberapa sen. Mereka berharap bisa menabung untuk membeli obat bagi sang ibu.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 19 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 2

Melihat anaknya tidak ingin memakai sepatu baru hanya untuk meringankan beban ekonomi keluarga, Yu-lan sangatlah sedih. Karena sakit yang tak kian sembuh, maka ia tidak bisa berbuat apa-apa untuk menambah penghasilan keluarga. Akhirnya dia pergi ke tepi pantai untuk mengumpulkan kayu air untuk dijual. Song-mao juga tidak berhenti berusaha agar mendapat penghasilan yang lebih banyak lagi. Dia bahkan memutuskan untuk menjual darahnya. Tapi hal ini dilarang oleh mandor sekaligus temannya, A Hai.
Song-mao begitu giat bekerja, dan lembur setiap malam hanya ingin mendapatkan uang obat untuk istrinya. Melihat temannya begitu menderita, akhirnya A Hai pun berinisiatif untuk menjual besi bekas yang sudah tidak terpakai. Dari penghasilan besi bekas itu, akhirnya Song-mao bisa membeli obat injeksi khusus itu. Setelah melihat obat itu sudah terbeli, anak-anak senang sekali. Mereka jadi bersemangat dan terus mengitung hari kesembuhan ibunya. Agar bisa terus mengobati penyakit sang ibu, A Cai, putra sulung mereka bahkan pergi ke pasar untuk menjual kacang rebus.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 20 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 3

Song Mao baru saja merasa lega, karena kata dokter penyakit istrinya, Yu Lan dua bulan lagi akan sembuh total. Tapi masa dua bulan ini merupakan waktu yang paling menentukan bagi penyakit TBC Yu Lan yang telah dideritanya selama puluhan tahun. Karena dalam masa dua bulan ini, obat yang diberikan tidak boleh putus, jika tidak, penyakitnya akan sulit disembuhkan. Tapi begitu sampai dipabrik, Song Mao mendapat kabar bahwa besi tua yang mereka jual waktu itu diketahui oleh majikan mereka, dan majikan mereka meminta dalang dari pelakunya untuk mengaku. Sebagai seorang mandor , A Hai merasa dirinya harus bertanggungjawab penuh, walau keputusan menjual besi itu sebenarnya adalah untuk membantu ekonomi keluarga Song Mao. Song Mao adalah orang yang setia kawan, tapi jika dia mengaku, dia akan dipecat, dan jika dipecat bagaimana dengan biaya pengobatan dan biaya pendidikan anak-anaknya. Song Mao jadi serba salah menghadapi masalah ini.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 21 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 4

A Hai takut begitu dia dipecat istri dan anaknya akan hidup susah, makanya dia menyuruh istri dan anak-anaknya pulang kerumah mertuanya. Tidak tega melihat kondisi ini, Song Mao memutuskan untuk menanggung kesalahan ini sendiri. Mengenai masalah pekerjaan, Song Mao tidak tahu bagaimana cara yang tepat untuk menyampaikan pada putra putrinya. Karena Jin cai putra sulung, maka dia lebih perhatian, dia tahu ayahnya pasti menyembunyikan sesuatu. Begitu dijelaskan, Jin Cai tidak bisa menerima perbuatan ayahnya, dia bahkan menyebut ayahnya seorang pencuri. Dia tidak mengerti, ayahnya sering mengatakan jadi orang tidak boleh tamak dan tidak boleh mengambil barang yang bukan milik sendiri, tapi ayahnya sendiri justru melakukan ini. Karena kesal, Jin Cai lari dari rumah, tapi tidak lama kemudian Yu Lan menyusulnya dan menjelaskan hal yang sebenarnya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 22 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 5

Setelah berhenti dari pekerjaannya, Song Mao membuat Tungku didepan rumahnya, tapi seharian tidak ada satupun pelanggan yang datang, sedangkan beras yang dirumah sudah mulai habis. Saat membeli beras di toko bibi A Cai, Jin Cai dan ibunya bertemu dokter Zheng. Dokter Zheng berpesan pada Yu Lan, obat untuk bulan depan harus dibeli, karena merupakan tahap pengobatan yang terakhir, selanjutnya baru akan tahu kondisi Yu Lan membaik atau tidak. Tapi karena kondisi ekonomi, Yu Lan minta agar Jin Cai tidak memberitahu ayahnya tentang hal ini. Sudah keliling berhari-hari, Song Mao belum mendapatkan pelanggan sama sekali, karena prihatin, bibi A Cai menyuruh Song Mao menggantungkan papan nama di depan tokonya, agar dia bisa ikut mempromosikan ketrampilan Song Mao. Suatu hari, saat diperjalanan pulang, Song Mao mendengar ada yang ingin mencari tukang pembuat Tungku, bergegas Song Mao turun dari sepedanya dan mengatakan kalau dia adalah pembuat Tungku.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 23 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 6

Walau sudah ada pelanggan, tapi uang yang Song Mao peroleh hanya bisa untuk membayar uang sekolah ke tiga orang anaknya dan uang untuk makan beberapa hari saja, sedangkan untuk biaya pengobatan Yu Lan tidak ada sama sekali. Setelah berpikir panjang, akhirnya A Cai merobek formulir pendaftarannya, dia lebih rela biaya sekolahnya untuk membeli obat ibunya. Tapi saat A Cai pergi kerumah sakit untuk membeli obat, dia bertemu dengan ibunya. Setelah mendengar pembiacaraan istri dan putranya, Song Mao baru tahu bahwa obat Yu Lan sudah habis seminggu yang lalu. Untuk bisa terus mengobati istrinya, selain menjadi pembuat Tungku, Song Mao juga mulai menjadi pedagang kelontong keliling. Diperjalanan pulang, Song Mao bertemu dengan temannya, karena tahu Song Mao sedang kesulitan ekonomi, dia mengajak Song Mao untuk mencari uang dengan cara berjudi.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 24 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 7

Karena hari pertama menang banyak, Song Mao pikir bisa berjudi beberapa kali lagi. Dia berbohong pada Yu Lan bahwa itu adalah uang dari pelanggan yang membuat Tungku. Tapi suatu hari, Song Mao lupa membawa peralatan membuat Tungkunya. Saat mengantar peralatan untuk suaminya, Yu Lan baru tahu bahwa tempat yang dimaksud Song Mao adalah rumah judi. Karena takut suaminya terjerumus, Yu Lan menasihatinya, tapi Song Mao sama sekali tidak mau mendengar, bahkan tidak pulang semalaman. Tapi semua usaha Song Mao sudah sia-sia, hasil diagnosa dokter mengatakan penyakit istrinya sudah tidak bisa disembuhkan lagi, kecuali ada penemuan obat baru. Sejak tahu diagnosa itu, Song Mao berhenti berjudi. Waktu berlalu dengan cepat, anak-anak Song Mao sudah dewasa, bahkan sudah membina keluarga sendiri. kesehatanYu Lan juga membaik dan sering membantu Guru melakukan kebajikan. Sekarang yang dikuatirkan Yu Lan adalah A Cai yang masih belum punya pasangan. Karena Wu Yu-he adalah gadis yang baik dan pintar, maka Yu Lan ingin menjodohkan mereka.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 25 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 8

Yu Lan dan Song Mao merasa senang, karena belakangan ini A Cai sering telpon, dan bilang akan pergi ke Taipei. Orangtuanya pikir, A Cai sedang janjian dengan Nona Wu. Tapi setelah tahu keadaan yang sebenarnya mereka kecewa berat, ternyata A Cai bukan telpon dengan Nona Wu melainkan teman wajib militernya. Sementara itu, kakak dan teman Wu Yu-he juga sedang mencemaskan Yu-he karena Yu-he berencana untuk hidup sendiri. Karena itu, kakaknya segera menjodohkannya. Begitu tahu hal ini, A-ting segera pulang kerumah orangtuanya untuk mengabarkan hal buruk ini. Setelah mendengar mengenai masalah perjodohan Nona Wu, Yu Lan dan Song Mao cemas sekali, mereka takut kehilangan menantu yang satu ini. Untuk meyakinkan A Cai bahwa menikah itu menyenangkan, ada yang menemani dan ada yang merawat, maka kakak dan adik bersandiwara di depannya, adik perempuannya A ting berpura-pura melayani suaminya dengan baik, sedangkan adik laki-lakinya, A Wang berpura-pura memerintah istrinya melayaninya. Tapi sandiwara mereka ini tidak berhasil, A Cai tetap berpegang pada prinsipnya, yaitu tidak perlu menikah juga akan hidup dengan baik.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 26 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 9

Karena terlalu lelah, penyakit Yu Lan kambuh lagi. Satu keluarga mencemaskan hal ini, terutama A Cai. Karena keadaan ekonomi, Yu Lan rela tidak diobati karena ingin menghemat biaya pengobatan demi pendidikan dan kebutuhan sandang pangan anak-anaknya. Bertemu dengan hal seperti ini, A Cai lah orang yang paling sedih, karena dia tahu yang paling dicemaskan ibunya adalah dia. Oleh sebab itu, dia bersedia ke Taipei untuk bertemu dengan Nona Wu. Walau mereka belum pernah bertemu, tapi dalam hati masing-masing sudah merasa dekat, karena Zhang Qian sering menyebut nama A Cai didepan Nona Wu, begitu juga sebaliknya. Nona Wu sangat suka gantungan kunci berbentuk Labu pemberian Zhang Qian yang dibuat oleh A Cai. Setelah lama menunggu akhirnya A Cai bisa bertatapan dengan Nona Wu. Saat masuk kerumah A Ting, Nona Wu sedikit tersentuh melihat A Cai yang asyik bermain dengan tiga orang keponakannya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 27 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 10

Saat ingin pergi ke kamar mandi Yu-he dengar A Cai mengatainya kurus didepan A Ting. Mendengar percakapan ini, Yu-he sudah pasrah, dia pikir A Cai tidak menyukai wanita kurus, makanya Yu-he memutuskan untuk makan sepuasnya didepan A Cai. Tapi tidak disangka, cara makan Yu-he dan kata-kata yang diucapkannya membuat A Cai jatuh cinta secara diam-diam. Karena tidak tahu mau mengatakan apa, jadi A Cai mengatakan ingin mengajak Yu-he makan malam, dan Yu-he pun setuju dengan ajakan A Cai. TApi A Cai melakukan sebuah kesalahan, saat disuruh mengantar Yu-he pulang, Yu-he basa basi mengatakan tidak usah diantar karena akan boros waktu dan uang, mendengar ini, A Cai langsung mengiyakan kata-kata Yu-he, kelakuan A Cai ini membuat Yu-he tidak tahu harus berbuat apa. Untung saja ada sisi lain yang dikagumi Yu-he pada A Cai, yaitu perhatiannya, karena A Cai suka bermain dengan anak-anak dan mau membantu pekerjaan rumah seperti menyiapkan peralatan makan dan membantu mengeluarkan masakan.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 28 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 11

A Cai merasa tergugah, karena gantungan kunci buatannya yang tidak berharga dimata orang lain, tapi Yu-he justru sangat menghargainya. Yu-Lan tentu saja senang mendengar hal ini, tapi dia meragukan apakah A Cai hanya ingin menyenangkan dia dengan seorang menantu atau benar-benar menyukai Yu-he. Setelah tahu keraguan ibunya ini, A Cai pun menjadi ragu dengan perasaannya terhadap Yu-he. Menghabiskan satu malam untuk berpikir akhirnya A Cai memberanikan diri menghubungi Yu-he dan mengajaknya bertemu. Saat jalan-jalan, A Cai mengundang Yu-he berkunjung ke rumahnya di Hualian. Tapi saat ingin berangkat, Yu-he menjadi ragu dan membatalkan keberangkatannya. Setelah mendapat telpon dari Yu-he, A Cai serta orangtuanya sedikit kecewa. Karena permintaan ibunya, A Cai sekali lagi mengundang Yu-he datang ke Hualian dengan mengirim surat, tapi sayang sekali, saat menerima surat, Yu-he tertabrak dengan seseorang dan surat tersebut jatuh di lantai. Tanpa melihat sekeliling lagi, Yu-he langsung memungut surat-suratnya, sehingga surat dari A Cai terlewatkan olehnya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 29 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 12

Sudah dua minggu A Cai menunggu balasan surat dari Yu-he yang tak kunjung tiba. Melihat putranya begitu murung, Yu-lan menasihatinya agar A Cai menelpon Yu-he secara langsung. Karena sudah lama tidak mendapat kabar dari A Cai, perasaan Yu-he pun sama murungnya dengan A Cai. Tapi dia sedikit terhibur karena ibu A cai sengaja ke Taipei untuk bertemu dengannya. Karena ketulusan ibu A Cai, akhirnya Yu-he mengajak kakak iparnya untuk menemaninya ke Hualian. Setelah sampai di Hualien, Yu-he menjadi kesal tidak bisa bertemu dengan A Cai karena A Cai harus mengantar barang ke pabrik. Yu-he mengira A Cai tidak menganggap penting kedatangannya. Tidak lama kemudian, A Cai kembali dan mejelaskan padanya kejadian yang sebenarnya. A Cai juga menyampaikan isi hatinya pada Yu-he bahwa Yu-he semakin hari semakin penting dihatinya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 30 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 13

Saat Yu-he mengajaknya ke Gereja, A Cai baru tahu bahwa Yu-he penganut Agama Kristen. Begitu tahu pengetahuan Yu-he terhadap Agama Kristen begitu mendalam, A Cai merasa gusar. Dia berencana untuk meminta agar Yu-he mau mengubah kepercayaannya itu, tapi rencananya digagalkan oleh ibunya, ibunya merasa, semua Agama adalah baik. Selain itu, Yu-he juga mau menghormati Agama yang dianut keluarga A Cai dan bilang akan membantu menyiapkan peralatan sembahyang jika memang dibutuhkan. Karena sudah jatuh cinta satu sama lain, akhirnya A Cai melamar Yu-he dan Yu-he pun setuju untuk hidup bersamanya di Hualian.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 31 Januari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 14

Dihari pernikahan A Cai dan Yu-he, Yu-lan memberi sebuah hadiah yang sangat berharga pada menantunya, yaitu dompet belanja yang sudah dibawanya selama puluhan tahun. Alasan Yu-lan memberikan ini agar kelak kepala rumah tangga kelura Zheng ialah A Cai dan Yu-he. A cai tidak percaya diri bisa memenuhi isi dompet itu, karena sejak dulu dompet tersebut lebih banyak kosong daripada penuh. Tapi Yu-he bertekad akan membantunya untuk memenuhi isi dompet itu dan tidak akan membuat anak-anaknya kelaparan. Tidak lama setelah menikah, nenek A Cai meninggal dunia, karena sudah berjanji pada Yu-he untuk saling menghormati, maka ibu dan ayah mertuanya tidak memaksanya untuk memegang dupa. Tapi pemandangan ini menjadi gunjingan keluarga Song Mao, mereka tidak menerima kelakuan Yu-he yang tidak mau memegang dupa.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 1 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 15

Saat memasak, Yu-he merasa mual dan terus memakan acar. A Cai menjadi heran melihatnya, acar yang begitu asam tapi Yu-he justru menyantapnya dengan lahap, setelah dipikir-pikir akhirnya A Cai sadar bahwa isterinya sudah hamil. Dibalik hal yang menggembirakan ini, Song Mao dan Yu-lan harus menanggung beban berat, karena kakak Song Mao mendatangi Song Mao dan marah-marah, jika menantu mereka tidak mau memegang dupa, maka lebih baik keluarga Song Mao tidak usah datang untuk menyembahyangi ibunya. Pembicaraan ini tidak sengaja terdengar oleh Yu-he, dia juga merasa serba salah, disamping harus teguh pada pendiriannya dia juga tidak ingin ayah dan mertuanya menderita karenanya. Oleh sebab itu, Yu-he memutuskan untuk memegang dupa dan menyembahyangi nenek A Cai didepan kerabat Song Mao.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 2 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 16

Beban pekerjaan belum terlewati, Yu-he harus menghadapi cobaan baru dalam pernikahannya. Penyakit ibu A Cai kambuh lagi hingga muntah darah dan harus dirawat di rumah sakit. Saat ibunya dirawat A Cai merasa bersalah karena sebelum menikah dia tidak memberitahu Yu-he bahwa ibunya menderita TBC, dan tidak dirawat secara tuntas karena keterbatasan ekonomi. Tapi kali ini, A Cai bertekad untuk merawat ibunya sampai sembuh, oleh sebab itu dia ingin menjual mesin pahatnya. Karena tidak ingin kehilangan mata pencaharian, maka Yu-he lebih rela menjual perhiasannya daripada harus menjual mesin pahat itu. Walau Yu-he telah berbuat banyak, tapi adik perempuan A Cai, Xiu-chun tetap saja mengeluh, karena Yu-he hanya memasak daun ubi untuk ibunya. Untung saja ibunya mau menjelaskan semuanya pada Xiu-chun, bahwa dialah yang meminta Yu-he untuk memasak semua ini.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 3 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 17

Diagnosa dokter menyatakan bahwa penyakit TBC yang diderita Yu-lan selama puluhan tahun telah sembuh total. Seisi keluarga Zheng menyambut berita ini dengan sukacita. Demi menyambut ibunya keluar dari rumah sakit, Yu-he dan A Cai telah menyiapkan semuanya, mereka mengganti bantal dan selimut ibunya dengan yang baru. Awalnya Yu-lan senang karena kamarnya jadi bersih, tapi setelah tahu selimut hadiah perkawinan dari ibunya dibuang Yu-he, Yu-lan menjadi sedih dan minta A Cai untuk mencari selimut lamanya. A Cai yang tadinya mengira dirinya adalah yang paling bahagia, tapi menghadapi situasi seperti ini dia hanya bisa pasrah. Setelah mendengar nasihat dari temannya, Yu-lan berpikir lagi tentang kelebihan menantunya dan mencoba untuk menerima semua kebaikan dari menantunya ini.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 4 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 18

Karena presiden Taiwan secara resmi memutuskan hubungan kerjasamanya dengan Amerika, maka banyak perusahaan yang berhenti beroperasi dan para pemiliknya banyak yang berimigrasi ke luar negeri. Kejadian ini sangat mempengaruhi usaha A Cai, banyak perusahaan yang untuk sementara menghentikan pesanan. Yu-he dan A Cai juga telah berusaha untuk memasarkan hasil karya mereka ke pasaran Jepang, tapi tidak berhasil sama sekali. Tidak lama setelah melahirkan Xin-yi, Yu-he hamil lagi. Disaat mereka memusingkan harus mencari pelanggan dimana, tiba-tiba ada yang telpon dan memesan 10 ribu asbak. Karena sudah menyanggupi orang akan mengantarnya dalam waktu tiga hari, A Cai dan Yu-he berkeliling sepanjanga hari untuk mencari pabrik yang menghasilkan asbak dengan bahan yang serupa dengan yang punya A Cai. Setelah berhasil mencari, A Cai dan Yu-he harus menghadapi hambatan lagi. Sebagai seorang Akuntan, Yu-he telah memperhitungkan, jika mereka bayar dengan cek maka mereka harus bayar lebih sebanyak 30 ribu dolar, jika dibayar tunai mereka bisa menghemat 30 ribu dolar itu. Karena tidak ada jalan lagi, Yu-he memutuskan untuk meminjam uang dengan temannya yang ada di Taipei.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 5 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 19

Yu-he berhasil pinjam uang dengan temannya, Jin-wang juga meminjamkan truknya untuk mengangkut barang A Cai, kali ini A Cai dan Yu-he bisa bernapas dengan lega. Tapi ditengah jalan, mobil yang dipinjami Jin-wang mogok. Jin-wang terpaksa harus menariknya dengan mobil pribadinya, sedangkan A Cai memegang setir truk tersebut. Saat menikung, truk yang dikendalikan oleh A Cai terbalik, A Cai tidak mengalami luka serius tapi pesanan untuk pelanggannya pecah semua. Kejadian ini membuat Yu-he sangat terpukul, selain tidak ada hasil dia juga masih harus membayar hutang. Sejak kejadian yang menimpa A Cai tersebar, banyak penagih hutang yang menelpon kerumahnya untuk mencari A Cai, bahkan ada yang mengirim mata-mata untuk mengintai A Cai. Karena merasa kasihan pada mata-mata tersebut, ibu A Cai tidak tega dan memberi mereka makanan. Setelah hal ini sampai ke telingan majikan mereka, majikan mereka merasa simpatik dan setuju untuk mengundur waktu jatuh tempo hutang pada A Cai. Walau telah berhasil membujuk satu orang, tapi A Cai masih harus membujuk pada banyak pabrik marmer yang dihutanginya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 6 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 20

Karena merasa bersalah, A Cai pergi mencari pemilik perusahaan yang memesan barang dengannya waktu itu. Dia siap mengganti rugi kepada perusahaan tersebut, tapi setelah berbincang-bincang, A Cai malah mendapat kejutan. Pemilik perusahaan tersebut bukan hanya tidak menuntut A Cai, dia malah menyuruh A Cai mendesain peralatan kamar mandi untuknya, jika memenuhi syarat dia akan memesan 10 ribu buah. Untuk membantu ekonomi A Cai, Song Mao berhenti membantu di bengkel Jin-wang dan kembali menjadi pedagang keliling seperti yang dilakukannya waktu anak-anaknya masih kecil dulu. Karena masih harus membayar banyak hutang, Yu-he menasihati ibu mertuanya agar berhenti berderma. Tapi semakin dilarang, tekad Yu-lan semakin bulat, dia bahkan menghemat uang transportasi dengan berjalan kaki. Mengingat kondisi kesehatan ibu mertuanya yang kurang baik , Yu-he terpaksa memberinya 100 dolar untuk berderma. Dalam kondisi seperti ini, Yu-he semakin tidak tahu bagaimana harus menghadapi ibu mertuanya ini.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 7 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 21

Yu-he merasa heran kenapa tiba-tiba Zhao-zi bisa datang menjemput ibu mertuanya pergi, padahal dia dan A cai sudah sepakat tidak mengijinkan ibu mertuanya keluar berderma. Saat melihat buku telpon, Yu-he baru sadar bahwa A Cai-lah yang menelpon Zhao-zi untuk datang menjemput ibunya. Semakin banyak anggota yang berderma untuk Tzu Chi, Yu-lan semakin tidak habis pikir, kenapa oranglain bisa sejalan dengannya, sedangkan menantunya semakin berlawan pendapat dengannya. Karena kerajinan tangan A Cai bagus, ia mendatangkan banyak keuntungan bagi perusahaan yang memesan barang-barangnya, oleh sebab itu, pemilik perusahaan itu menawarkan padanya untuk investasi dibidang properti dan akan dijual dengan harga yang murah padanya. Sejak menikah, A Cai merasa belum pernah memberi apa-apa pada Yu-he, maka dia ingin membeli sebuah rumah, seperti yang selalu diharapkan oleh Yu-he.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 8 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 22

Setelah Yu-lan sudah bisa turun dari ranjang dan berjalan, Yu-he sadar betapa pentingnya berderma bagi ibu mertuanya, oleh sebab itu dia tidak melarang ibu mertuanya pergi mencari derma lagi, dia bahkan menelpon Zhao-zi untuk menemani ibunya dan memberikan payung sebagai tongkat pada ibu mertuanya. Ditengah jalan Yu-lan tiba-tiba pusing dan hampir pingsan, tapi dia pantang menyerah, Zhao-zi menasihatinya agar istirahat dulu, tapi Yu-lan menolaknya dan ingin terus jalan. Tekad Yu-lan membuat Zhao-zi kagum dan tertegun. Suatu pagi, Yu-lan mengajak Yu-he belanja kepasar, walau sudah lelah seharian, Yu-lan tidak mau pulang juga sebelum menemukan timun khusus untuk membuat acar. Akhirnya Yu-lan ingat satu tempat dan di sana dia berhasil menemukan timun yang diinginkannya. Setelah membeli timun itu, Yu-lan bergegas mengajari Yu-he untuk membuat acar. Biasanya Yu-lan selalu menunggu acarnya masak sendiri, tapi kali ini Yu-lan menjemurnya agar cepat masak, saat ditanya alasannya, Yu-lan menjawab bahwa dia takut sudah tidak ada waktu lagi untuk menikmati acar tersebut. Tidak lama kemudian Yu-lan jatuh pingsan.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 9 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 23

Tubuh Yu-lan semakin hari semakin melemah, dia yakin sekali kalau dirinya tidak akan hidup lama lagi. Dia minta A Shi dan Zhao-zi menemaninya ke Griya perenungan dan lahan untuk membangun rumah sakit. Di sana dia minta A Shi dan Zhao-zi harus terus membantu Guru untuk mencari derma, dia juga berjanji pada A Shi dan Zhao-zi jika penyakitnya sembuh dia akan kembali untuk membantu guru. Tidak tega melihat penderitaan ibu mertuanya, Yu-he memohon pada A Cai untuk menjual rumah yang baru dibeli mereka untuk biaya pengobatan ibu mertuanya. Dulu harapan terbesar Yu-he adalah punya rumah sendiri, tapi kini harapan terbesarnya ialah bisa menyembuhkan penyakit ibu mertuanya. Mengingat kondisi istrinya, Song Mao minta perayaan ulang tahun Yu-lan dimaju, dia mengundang anak-anaknya pulang untuk merayakan ulang tahun Yu-lan.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 10 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 24

Sebelum berangkat ke rumah sakit, Yu-lan minta diajak mengelilingi rumah dan melihat-lihat dapur. Yu-lan masih sempat menyisipkan pisau sayur yang tergeletak di meja ke tempat yang seharusnya sambil mengingat kejadian-kejadian yang dia lalui bersama keluarganya. Setelah Yu-lan meninggal, Usaha A Cai dan Yu-he semakin baik, anak Dalam 2 tahun ini Zhao-zi juga giat mengambil uang derma kepada anggota Yu-lan, selain itu Yu-lan juga mohon padanya, kelak jika ada kesempatan harus mengajak A Cai dan Yu-he menjadi insan Tzu Chi. Melihat Zhao-zi begitu repot harus mengambil uang derma ibu mertuanya, Yu-he merasa tidak enak dan ingin membantunya. Tapi karena tidak ada kesabaran, Yu-he tidak berhasil mengumpulkan satu sen pun. Karena merasa tidak dipercaya, Yu-he memutuskan untuk berhenti melakukan ini. Tapi Zhao-zi terus memohonnya agar Yu-he tidak putus asa, Zhao-zi juga mengajaknya ke rumah setiap anggota Yu-lan untuk memperkenalkan Yu-he dan minta agar kelak uang derma itu diserahkan pada Yu-he saja.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 11 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 25

Hingga tahun 1994, banyak perubahan yang terjadi, A cai dan Yu-he bisa tinggal di rumah besar, dan impian Yu-he ingin punya rumah sendiri akhirnya terwujud juga. hasil karya A Cai sudah mulai masuk pasaran Eropa. Supaya berhasil, A Cai tidak henti-hentinya merancang desain baru untuk karya-karyanya. Seiring perkembangan usaha A Cai, Yu-he menjadi semakin ketat dalam mengatur karyawan, begitu juga dengan 3 orang anaknya bahkan ayah mertuanya. Yu-he semakin menuntut kesempurnaan. Melihat A Cai belum berhasil merancang karya baru, Yu-he menggaji seorang karyawan wanita yang baru lulus dari bagian desain untuk membantu A Cai. Tapi keputusan Yu-he ini membuatnya bertengkar dengan A Cai. A Cai merasa Yu-he tidak menghormati dan meremehkan kemampuannya sehingga mencari karyawan baru tanpa sepengetahuannya terlebih dulu. Setelah dinasihati A Cai akhirnya sadar juga bahwa perbuatan Yu-he adalah demi kebaikannya. Pagi hari begitu tiba di pabriknya, A Cai melihat desain poci teh yang menarik perhatiannya. Dia baru tahu bahwa Nona Lu sangat kreatif dan sejak itu, A Cai senang bekerjasama dengannya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 12 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 26

Sejak ada Nona Lu, Yu-he merasa lega dan selalu memintanya untuk menemani A Cai pergi ke berbagai tempat, bahkan ke perjalan bisnis yang harus menginap pun dia minta Nona Lu untuk menemani A Cai. Karena terlalu sering melihat A Cai bersama Nona Lu, banyak yang bertanya-tanya apakah A Cai ada hubungan dengan Nona Lu. Awalnya Yu-he tidak menganggap penting hal ini, tapi begitu tahu Nona He akan menikah dengan bos-nya yang sudah beristri, perasaan Yu-he menjadi tidak tenang. Dia mulai curiga dan selalu memperhatikan gerak gerik suaminya dan Nona Lu. Yu-he bahkan sengaja ke pabrik malam-malam untuk memergoki mereka berdua. Tapi Yu-he tidak berhasil mendapatkan bukti. Karena gossip-gosip itu, Yu-he menjadi kesal pada A Cai, ditambah setelah tahu anak-anak tidak minum obat yang dimasaknya, Yu-he akhirnya ada tempat untuk melampiaskan kemarahannya. Dia menghukum anak-anaknya untuk berlutut. Hal ini membuat jarak anak-anaknya dan dia semakin menjauh. Sedangkan A Cai berusaha untuk menuntaskan masalah ini.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 13 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 27

Kemarahan Yu-he semakin menjadi begitu A Cai melarangnya pergi bersama ke Taipei untuk perjalanan bisnis. Apalagi belakangan ini di depan Yu-he A Cai sering mengungkit cara kerja Nona Lu yang pintar dan cekatan. Karena tidak bisa menahan amarahnya, Yu-he kembali mengungkit masa lalu, bahwa dia sudah berkorban banyak untuk keluarga A Cai, dia juga mengungkit kalau buka dirinya, usaha A Cai tidak akan berkembang sepesat ini. A Cai mencoba untuk menasihatinya bahwa perkataan yang diucapkan Yu-he bukanlah kata-kata yang enak didengar. Tapi Yu-he tidak mau mendengar dan situasi menjadi semakin runyam. Tapi setelah Song Mao menceritakan panjang lebar tentang hari-hari yang pernah dia lalui bersama Yu-lan, Yu-he jadi merasa bersalah dan mau memaafkan kelakuan A Cai. Ternyata semua kecurigaan Yu-he memang tidak berarti apa-apa. Nona Lu minta mengundurkan diri padanya karena teman prianya mengajaknya menikah dan tidak boleh dia bekerja lagi.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 14 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 28

Pabrik A Cai mengalami masalah besar, Tuan Gao melarikan diri setelah menerima pesanan dari A Cai, karena hal ini, pabrik A Cai mengalami kerugian sebesar 3 juta dolar. Karena merasa kesal, Yu-he berjanji akan mencari kembali uang 3 juta dolar tersebut. Dia menambah shift kerja kantor menjadi tiga shift, bahkan dirinya juga dimasukkan dalam daftar Shift itu. Yu-he bekerja siang dan malam, walau dinasehati seperti apapun, dia tetap pada keputusannya. Karena saldo kas Bank pabrik A Cai sudah hampir kosong, Yu-he terpaksa harus meminjam uang pada beberapa kenalannya, sehingga hal yang telah dijanjikannya pada Jun-ru di sepelekan olehnya.Oleh sebab itu, Jun-ru menjadi sedih, awalnya dia ingin memberi kejutan prestasi sekolahnya pada ibunya disaat menghadiri acara jumpa wali, tapi kini dia menjadi kecewa. Tidak hanya itu saja, begitu tiba dirumah, Yu-he melihat Jun-ru sedang main basket, dia langsung marah-marah bahkan memukul putra pertamanya. Karena tidak ada yang mau meminjaminya uang, Yu-he semakin kesal menghadapi kebaikan A Cai yang selalu berusaha membela Tuan Gao.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 15 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 29

Saat merasa sedih, Yu-he selalu mengingat kasih sayang ibu mertuanya. Dengan membawa hati yang penuh beban, dia melangkah ke rumah tua mereka. Kebaikan, kelembutan serta perhatian Yu-lan terhadapnya terbayang kembali dalam pikirannya. Sampai Zhao-zi datangpun dia mengira itu adalah ibu mertuanya. Melihat Yu-he begitu sedih, Zhao-zi memberinya kata-kata bijak yang sering dikatakan oleh Yu-lan pada mereka saat sedang mengerjakan Tzu Chi yaitu ‘Memaafkan orang lain adalah menyayangi diri sendiri’. Kata-kata ini membuat Yu-he sadar dan akhirnya dia mau memaafkan Tuan Gao. Walau dihatinya dia sudah melupakan masalah Tuan Gao, tapi masalahnya dengan Jun-ru belum selesai. Yu-he memang mengakui prestasi Jun-ru ada kemajuan, tapi dia tetap tidak mengucapkan kata-kata yang menyanjung, perbuatannya ini membuat Jun-ru semakin membenci ibunya. Tidak tega melihat istrinya begitu lelah, A Cai mendaftarkan Yu-he untuk ikut tur ke Thailand. Saat di Thailand, Yu-he mimpi ibu mertuanya, hal yang serupa terjadi juga pada Zhao-zi. Yu-lan berpesan pada Zhao-zi agar segera menyampaikan harapanya pada Yu-he. Begitu Yu-he kembali dari Thailand, Zhao-zi segera menemuinya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 16 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 30

Karena mimpi itu, maka Zhao-zi mengembalikan buku derma Yu-lan pada Yu-he agar dia bisa terus mengumpulkan derma untuk membangun rumah sakit. Tidak lama setelah Zhao-zi pergi, A Ting datang membawa kwitansi derma atas nama Yu-lan pada Yu-he. Saat itu, Yu-he baru tahu harapan terbesar ibu mertuanya adalah membantu guru membangun rumah sakit. Karena ketulusan ibu mertuanya dan mimpi itu, Yu-he bertekad untuk mewujudkan impian ibu mertuanya. Bukan hanya mengumpulkan derma saja, Yu-he juga mulai bisa memberi nasihat pada anggotanya. Karena keramahannya, maka semakin banyak anggota derma yang bergabung dengannya. Perasaan Yu-he semakin hari semakin baik, selain itu keadaan pabriknya juga semakin membaik, uang yang dilarikan oleh Tuan Gao telah berhasil diuntungkan kembali. Tapi baru saja merasa lega, saat beli mie ada yang memberitahu bahwa anak mereka, Jun-ru sangat hebat main game bahkan memecahkan rekor. Setelah mendengar ini, Yu-he langsung naik pitam, apalagi prestasinya semakin menurun, tanpa bicara panjang lebar, Yu-he langsung memukul Jun-ru.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 17 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 31

Jun-ru selalu merasa ibunya selalu tidak suka dengan apa yang dilakukannya. Ia bahkan tidak berani minta maaf pada ibunya karena takut dimarahi lagi. Keesokan harinya, saat diantar kesekolah, Jun-ru tidak mau turun dan minta berhenti sekolah pada A Cai, tapi dengan penuh wibawa, A Cai menceritakan masa lalunya pada Jun-ru, dia juga menjelaskan pada Jun-ru bahwa Yu-he berbuat demikian adalah untuk kebaikannya. Akhirnya Jun-ru mau mengerti juga dan minta ayahnya untuk menghibur ibunya. Tapi Yu-he tetap tidak mengerti memperlakuka anak dengan lembut dan sabar, dia malah bilang pada A Cai akan lebih ketat lagi dalam memperhatikan prestasi Jun-ru. Tapi karena merasa dirinya terlalu ketat, Yu-he semakin hari semakin sabar dalam menghadapi Jun-ru. Karena Jun-ru lebih andal dalam matematika,Yu-he mencarikan tempat kursus untuk mengembangkan keahlian Jun-ru. Semua jerih payah Yu-he ternyata tidak sia-sia, prestasi Jun-ru semakin bagus, dia bahkan diangkat sebagai guru pembimbing di tempat kursusnya. Jun-ru juga semakin hari semakin mencintai ibunya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 18 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 32

Walau Yu-he sudah mengubah cara dalam mengajar anak-anaknya, tapi tetap saja dia tidak bisa akrab dengan anak-anaknya. Begitu melihat Yu-he, anak-anaknya langsung diam dan langsung berhenti bermain, walaupun maksud Yu-he ingin bermain bersama mereka. Xin-yi, Jun-ru dan Jian-zhang selalu takut tidak sempurna didepan mata ibunya. Selain masalah anak-anak, Yu-he juga semakin merasa kalau A Cai tidak sabaran mendengarnya bicara. Dalam hati, Yu-he berpikir apakah dirinya begitu menyebalkan. Disaat sedih seperti ini, satu-satunya yang ingin Yu-lan jumpai ialah ibu mertuanya, jika ibu mertuanya masih ada dia tidak akan merasa kesepian dan tanpa bantuan seperti ini. Merasa Yu-he banyak beban, A Shi dan Zhao-zi pergi menjenguknya. Saat sedang berbincang, A Shi mengungkit kasih yang dimiliki Yu-lan, dia juga meninggalkan sebuah kaset untuk Yu-he. Setelah merenung sepanjang malam, dengan ragu Yu-he mendengar isi kaset tersebut. Keesokan harinya, Yu-he merasa dirinya mendapat jawaban tentang pertanyaan dan beban hidupnya selama ini.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 19 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 33

Sejak ikut A Shi dan Zhao-zi mengunjungi keluarga tak mampu, Yu-he baru sadar, mengasihi harus dengan hati yang ikhlas, tidak boleh mengharapkan balasan. A Shi dan Zhao-zi bisa begitu tulus membantu dan mengasihi orang lain yang tidak ada hubungan darah dengan mereka, Yu-he merasa dirinya juga bisa, apalagi yang dikasihi adalah keluarganya sendiri, bukan orang lain. Sejak itu Yu-he berubah total, dia memberi banyak perhatian dan kebebasan kepada anak-anaknya untuk melakukan apa yang mereka suka, tapi dengan catatan harus mengutamakan sekolah terlebih dulu. Melihat perubahan ini A Shi dan Zhao-zi ikut senang, mereka merasa sudah saatnya Yu-he untuk mengikuti pelatihan untuk menjadi Komite. Yu-he sudah lama mengumpulkan uang derma, mereka merasa sudah seharunya Yu-he mengikuti jejak langkah ibu mertuanya. Tapi Yu-he menolaknya, dia merasa belum siap, tapi dia berjanji bersedia mengantar A Shi dan Zhao-zi untuk berkunjung ke keluarga tak mampu. Saat sedang istirahat di tepi jalan, A Shi dan Zhao-zi akhirnya menceritakan wasiat ibunya sebelum meninggal, yaitu ingin melihat A cai dan Yu-he menjadi insan Tzu Chi. Setelah mendengar ini, Yu-he langsung setuju untuk ikut pelatihan menjadi Komite.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 20 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 34

Berawal dari Komite, kini Yu-he diangkat menjadi ketua kelompok. Tapi gaya memimpinnya masih seperti dulu, memimpin relawan pun sama seperti memimpin karyawan pabriknya. Oleh sebab itu setiap ada kegiatan anggota telawannya jarang ada yang ikut, Yu-he terpaksa meminta bantuan pada Zhao-zi walau mereka bukan satu kelompok. Yu-he rasa heran dengan semua ini, dia pun bertanya pada suaminya, apakah ada yang salah dengan gaya memimpinnya. Setelah tahu penyebabnya, Yu-he langsung merubah gaya bicaranya, termasuk pada karyawan pabriknya. Walau gaya bicaranya sudah berubah, tapi di rumah Yu-he tetap saja suka mengomel. Terutama pada putra bungsunya, Jian-zhang, yang menjadi kesal pada ibunya karena hal ini . Saat sedang sarapan dengan Jian-zhang, Yu-he bertemu dengan beberapa teman Jian-zhang yang bekerja di tempat bermain game. Awalnya Yu-he merasa teman-teman Jian-zhang adalah berandal, tapi setelah mendengar dari Jian-zhang bahwa mereka melakukan pekerjaan ini demi mencari uang sekolah, maka Yu-he merasa kasihan dan memperkerjakan mereka di pabrik sambil menemani Jian-zhang. Yu-he bahkan memberikan beasiswa pada salah satu teman Jian-zhang yang tidak mampu sekolah.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 21 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 35

Song-mao merasa bosan sendirian di rumah, dia minta ijin pada A cai untuk menjenguk teman-teman lamanya. Setelah tiba di rumah A Tong tidak ada yang membukakan pintu, saat ingin pergi Song-mao bertemu kepala desa dan mendapat kabar bahwa A Tong telah meninggal. Tidak bertemu A Tong, Song-mao ingin mencari A Mu, temannya yang lain, tapi dia juga mendapat kabar dari kepala desa bahwa A Mu juga telah meninggal. Sepanjang jalan, Song-mao merenungi masa lalu yang dia lewati bersama Yu-lan, dia merasa begitu kesepian dan tidak ada tempat tujuan. Beberapa hari belakangan, Yu-he ikut senang mendengar ayah mertuanya dapat teman baru dan sering main catur di klenteng. Saat pergi menjemput ayah mertuanya, Yu-he baru tahu bahwa main catur yang dimaksud ayah mertuanya ialah main kartu dan berjudi. Setelah tahu kejadian ini, Yu-he kesal dan tidak mau mempedulikan ayah mertuanya. Sikap Yu-he mendapat protes dari Jian-zhang, dia juga tidak mau mempedulikan ibunya. Sikap orang tua adalah panutan untuk anak-anak, sekali lagi, Yu-he merasakan kegagalan menjadi orang tua dan menjadi seorang menantu. Saat mengantar Jian-zhang ke sekolah, Yu-he melihat ada kecelakaan, begitu dia mendekat ternyata orang yang tertabrak adalah ayah mertuanya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 22 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 36

Karena kecelakaan tersebut, Song-mao mengalami patah tangan dan gegar otak. Dia tidak ingat siapa-siapa lagi, termasuk cucu kesayangannya Jian-zhang, satu-satunya orang yang dia ingat adalah Yu-he. Begitu bangun tidur, dia langsung mencari Yu-he, terhadap anak-anaknya, A cai dan A Wang justru ada perasaan takut. Tapi keesokan hari, begitu bangun dari tidurnya, Song-mao kembali mengingat semuanya. Hal ini membuat Yu-he dan A Cai senang. Saat mengumpulkan derma di sekitar rumah tuanya, Yu-he mengajak ayah mertuanya. Berbincang dengan tetangga sejenak, perasaan Song-mao jadi senang, dia minta pada Yu-he agar kelak uang derma di sekitar rumah tuanya dia yang mengumpulkan. Mendengar ini Yu-he tentu saja senang dan langsung menyetujuinya. Belakangan ini, Song-mao sering bertemu teman lamanya, saat Chun-sheng berkunjung ke rumah A Cai, mereka berbicara panjang lebar tentang masa lalu, dan berjanji akan bertemu lagi minggu depan di acara reuni. Dengan perasaan senang, Song-mao menghadiri reuni tersebut dan membawa hasil karya pabrik A Cai untuk Chun-sheng. Tapi sayang sekali, Chun-sheng sudah meninggal. Satu persatu ditinggal teman lamanya, membuat Song-mao sedih bahkan tidak ada selera makan.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 23 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 37

Sejak kematian Chun-sheng, Song-mao berubah total, dia tidak lagi ceria seperti dulu. Setiap hari Song-mao terlihat murung dan terus melihat buku tahunan sekolahnya dulu. Dibelikan susu coklat dan kue bolu kesukaannya saja, Song-mao tidak nafsu menyentuhnya. Yu-he mengajaknya ikut pergi membaca parita saja, dia menolaknya dan mengingatkan Yu-he kelak dia tidak mau ikut lagi ke acara seperti ini. Suasana hati Song-mao semakin tidak baik, tidur pun dia mimpi buruk. Saat pagi, begitu ingin membangunkan ayah mertuanya, Yu-he terkejut melihat ayah mertuanya tidak di tempat. Setelah dicari-cari ternyata mereka menemukannya di kamar Jian-zhang. Karena takut tidur sendiri, Song-mao sudah beberapa malam tidur di kamar Jian-zhang. Suatu malam, sebelum tidur, Song-mao berpesan pada Jian-zhang, jika suatu hari nanti dia meninggal, dia minta Jian-zhang harus menyampaikan pada ibunya bahwa dia ingin dimakam dengan tanah, jangan di kremasi karena dia takut api. Saat ikut Yu-he mengumpulkan derma di rumah tuanya, tiba-tiba Song-mao bertanya pada Yu-he apakah orang setua dia ada yang menjadi Komite, mendengar ini Yu-he tentu saja merasa senang dan sangat mendukung.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 24Februari2010, Pk 21.00 wib. Episode 38

Setelah tahu ayahnya ingin ikut pelatihan menjadi Komite, A Cai melarangnya, walau dinasehati panjang lebar oleh Yu-he, A Cai tetap saja tidak setuju. Karena ayahnya begitu bersikeras ingin ikut pelatihan, maka A Cai memutuskan untuk menemaninya mengikuti pelatihan. Walau ikut pelatihan, A Cai bukan bermaksud ingin menjadi Komite, dia hanya ingin menemani ayahnya seperti ayahnya menemani dia pergi ke sekolah waktu masih kecil dulu. Melihat suaminya begitu berbakti, Yu-he pun mendaftarnya sekalian. Tidak lama kemudian, Song-mao dilantik jadi Komite. Didepan foto mendiang istrinya, Song-mao merasa bangga sekali, karena dia sudah mewujudkan impian istrinya selama puluhan tahun. Saat liburan, Xin-yi dan Jun-ru pulang dari Taipei, melihat cucu-cucunya sudah berkumpul, Song-mao kembali bersemangat dan senang sekali. Keesokan harinya saat ingin bertamasya bersama, ditengah jalan mendengar ada kebakaran, saat itu juga, Yu-he pergi memberi bantuan ke lokasi kebakaran tersebut. Tapi seperti biasanya, Jian-zhang merasa tidak puas dengan kelakuan ibunya ini. Tapi setelah dinasihati Xin-yi, Jian-zhang akhirnya mengerti juga, selama ini yang dilakukan ibunya adalah hal yang baik.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 25 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 39

Saat A Cai muntah darah dan dirawat di rumah sakit, Xin-yi baru tahu betapa pentingnya A Cai bagi Yu-he. Saat sedang berduaan dengan Xin-yi, Yu-he banyak bercerita tentang isi hatinya. Walau dari luar Yu-he tempak seperti wanita yang tegar, tapi dia mengaku selama ini dia selalu bersandar pada suaminya, entah apa yang dilakukannya, suaminya selalu mendukung dari belakang. Begitu keluar dari rumah sakit, A Cai langsung mendesain karya baru. Dia tidak ingin Yu-he khawatir, sebenarnya keadaan ekonomi pabrik mereka sudah tidak mencapai standart, untuk gaji karyawan bulan berjalan saja masih kurang 500 ribu dolar. Semakin hari keluarga Yu-he semakin giat mengerjakan Tzu Chi, bahkan anak-anaknya juga ikut bantu mengerjakan Tzu Chi. Saat sedang berkunjung, Yu-he bertemu dengan A Mi, wanita ini sangat luar biasa dimata A Cai dan Yu-he, karena dia rela rumahnya dijadikan panti jompo bagi para orangtua yang tidak ada rumah, dia bahkan tidak menuntut apa-apa dari mereka. Melihat kesusahan A Mi, Yu-he mengajukan kasus A Mi ke bagian pelayanan masyarakat, dan mereka setuju untuk memberi subsidi kepada A Mi berupa diapers untuk orang tua dan keperluan lainnya.

DAAI Drama : Hadiah Terindah Untuk Bunda, 26 Februari 2010, Pk 21.00 wib. Episode 40 – Tamat
Disamping memikirkan kesulitan ekonomi pabrik yang belum ada jalan keluarnya, A Cai juga terbebani apakah dirinya harus menjadi Komite. Jika dia menjadi Komite berarti harus mengerahkan segala upaya untuk menjalani tugasnya itu, tapi jika dia konsentrasi mengerjakan Tzu Chi bagaimana dengan pekerjaan di pabriknya. Ketika bangun pagi, A Cai membaca sebuah memo dari Yu-he yang isinya ‘Aku ingin bergandengan tangan denganmu di jalan yang sama’. Saat pergi ke pabrik, Yu-he baru tahu keadaan ekonomi pabrik dan beban A Cai selama ini. Setelah Yu-he tahu, A Cai berdiskusi dengannya untuk menggadaikan rumah dan tanah yang mereka tinggali, tapi Yu-he menolaknya, karena jika A Cai melakukan ini, maka semuanya akan habis tak tersisa. Karena hal ini, mereka perang dingin. Saat sedang mengadu mulut, Yu-he mendengar berita tentang Tsunami yang menimpa banyak Negara. Saat itu juga Yu-he merasa dirinya sangat beruntung, disaat orang-orang kehilangan sanak keluarga, dia sendiri tidak kekurangan apa-apa, dan masih ada anak-anak, suami, serta ayah mertua yang menemaninya. Keesokan harinya, Yu-he menyerahkan sertifikat tanah dan rumah untuk A Cai. Selain itu, para karyawan yang selama ini sudah dianggap keluarga oleh A Cai juga ikut membantu, mereka rela menyumbangkan sebagian gaji untuk membantu kesulitan pabrik. Kesulitan A Cai akhirnya berlalu juga, ada seorang pelanggan yang tertarik dengan hasil karya A cai dan akan memberi pesanan untuk sepanjang tahun. Akhirnya impian Yu-lan terwujud juga, keluarganya kini berjalan dijalan yang sama dengannya.

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s