rembulan di atas sungai (drama Daai tv yang sangat inspiratif mengenai wirausaha)

DAAI-Drama

Rembulan di atas Sungai

Drama DAAI :

Rembulan di atas Sungai

Setiap Hari : Pk 19.00 WIB

Re-Run 09.00 dan 13.00 WIB ( Hari Berikutnya )

Mulai 14 Januari 2011 sd 22 Februari 2011

40 Episode

Huang Sheng-bi adalah putra kedua dari delapan bersaudara. Beliau berasal dari keluarga yang tidak mampu, ayahnya sering sakit-sakitan dan tidak bisa bekerja. Sehingga Ibu Sheng-bi, Huang Zhou-hua bersama Sheng-bi ikut bekerja menggarap sawah mereka.

Karena berasal dari keluarga kurang berada, Sheng-bi tidak punya kesempatan bersekolah, tetapi adik perempuannya yang paling kecil punya kesempatan untuk bersekolah. Sheng-bi sangat mendukungnya dan menasihatinya agar bisa belajar dengan tekun demi masa depan keluarga Huang.

Setelah meminang Zhuang Wang-shou, kehidupan pasangan ini sangat harmonis, walau harus bekerja keras setiap harinya. Walau begitu, Wang-shou tidak pernah mengeluh, dia tetap melayani ayah dan ibu mertuanya bagai orangtua kandung sendiri.

Perjalanan mereka untuk menghidupi anak-anak mereka sangat sulit. Berbagai macam usaha telah mereka jalani, seperti menjual mie, membuat kudapan untuk dijual, menjual baju anak-anak sampai membuka pabrik baju. Suami ini bahkan juga pernah tinggal di peternakan babi.

Saat ekonomi Taiwan mulai membaik pada tahun 70-an, ekonomi Sheng-bi sekeluarga juga membaik, dia membuka perusahaan kontraktor, di sisi lain pabrik baju mereka tetap berjalan. Setelah merasakan kesuksesan dalam usahanya, Huang Sheng-bi berpikir bagaimana untuk bersumbangsih bagi kampung halamannya. Dia masih teringat saat kecil karena ekonomi keluarga kurang sehingga tidak bisa bersekolah.

Karena itu pula, dia memberikan beasiswa bagi murid berprestasi yang kurang mampu di kampung halamannya.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 14 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 1

Sheng-bi dipukul oleh ayahnya karena ayahnya mengira dia malas bekerja dan pulang awal. Adik Sheng-bi yaitu Huang Yao yang masih kecil mengira ayahnya tidak sayang pada mereka, sehingga apa pun yang mereka lakukan, ayah akan marah. Sheng-bi yang lebih dewasa punya cita-cita yang sangat tinggi, dia memahami kondisi keluarga mereka yang kurang baik, dan selalu berusaha mencari jalan untuk membantu orang tuanya. Di keluarga lain, Wang-shou selalu menolak pergi ke sekolah, dia ingin membantu orang tuanya bekerja di sawah. Ibunya terus menanamkan pentingnya sekolah untuk masa depan.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 15 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 2

De-qing, sebagai anak sulung, ingin bekerja di tempat bangunan dan menjadi orang yang berhasil. Sheng-bi bercita-cita membuka pabrik besar, dia lebih termotivasi setelah mendengar cerita Wu Xun di sekolah Huang Yao. Dia semakin yakin bahwa asalkan ada niat pasti cita-citanya bisa terwujud. Huang Yao yang sibuk membantu pekerjaan di rumah, tidak sempat mengerjakan PR sehingga sering kabur dari sekolah. Sheng-bi selalu menasihati dan mengantarnya ke sekolah. Pada hari pernikahan Chun-zhi, dalam perjalanan Guang-chun kembali ke desanya dengan ditemani oleh adik tirinya, Wang-shou, mereka bertemu dengan Sheng-bi. Guang-chun memuji Sheng-bi di depan Wang-shou. Melihat ayahnya bekerja sampai tertidur, Sheng-bi bertekad akan bekerja lebih keras untuk meringankan beban orang tuanya, dan memperbaiki taraf hidup keluarganya.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 16 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 3

Sheng-bi dan Sheng-shi menangkap ikan lele di sawah untuk dimakan ayahnya. Tetapi ayah mengira mereka bermain-main dan tidak bekerja sungguh-sungguh, ayah memukul mereka. Ibu melihatnya dan menasihati ayah. Ayah menyesal dan memberi sup ikan untuk Sheng-bi. Sheng- bi dan Huang Yao menyimpan sebagian uang upah dari bekerja di sawah untuk berdagang permen, tetapi ayah mengira Sheng-bi mencuri uang, akhirnya Sheng-bi dipukul lagi. Pada suatu hari Sheng-bi sakit, paman A Shui menyuruh dia pulang, tetapi Sheng-bi takut dipukuli ayah karena pulang cepat. Akhirnya ayah tahu Sheng-bi sakit dan mencari ke mana-mana. Sheng-bi dimarahi karena disangka pergi bermain. Tetapi akhirnya ibu mengetahui bahwa Sheng-bi benar-benar sakit, dan ayah membawanya berobat ke dokter. Huang Yao sangat sedih melihat kakaknya sakit.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 17 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 4

Demi kesembuhan Sheng-bi, ayahnya bahkan meminta jahe pada tetangganya tengah malam. Seperti orang tua pada umumnya, dia sangat perhatian pada anak-anaknya, hanya cara mendidiknya sangat berbeda, dengan cara kekerasan. Melihat perlakuan ayahnya, Sheng-bi tahu bahwa ayahnya sebenarnya sayang padanya, dia bertekad kelak akan merawat dan berbakti pada orangtuanya. Kakaknya Sheng-bi, De-qing telah melamar dan diterima bekerja di tempat bangunan, seperti dugaannya, ayahnya marah dan memukulnya. Sebenarnya ayahnya menganggap ini sangat berbahaya. Setelah dinasihati ibunya, ayahnya setuju. Melihat ini, Huang-yao menganggap impian mereka untuk membuka pabrik besar sudah semakin dekat. Suatu kali, Huang-yao membuat sedikit kesalahan, ayahnya marah besar dan memukulnya, sehingga dia lari keluar dari rumah, dan berniat kabur dari rumah. Sheng-bi terus menasihatinya.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 18 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 5

Sheng-bi mencegah Huang Yao yang mau kabur dari rumah. Tetapi dia malah dipukul ayahnya karena dikira malas. Akhirnya Huang Yao mengaku. Ayah sangat sedih mengetahui anaknya ingin kabur dari rumah karena sering dipukul olehnya. Ayah sedih karena merasa jerih payah dia selama ini sia-sia, anak-anak tidak memahami pengorbanan dia. Kondisi keluarga sudah membaik karena ayah membeli sebidang tanah. Waktu berlalu, anak-anak tumbuh dewasa. Sheng-bi sudah mendapat panggilan wajib militer. Di desa tetangga, Wang-shou juga sudah tumbuh menjadi gadis yang cantik dan rajin. Anak pertama, De-qing, mengalami kecelakaan saat bekerja, butuh banyak uang untuk operasi tulang kakinya yang patah. Ayah berusaha menjual tanah tetapi tidak ada yang mau. Akhirnya ayah dan ibu memohon kepada tetangga untuk meminjamkan uang dengan syarat Huang Yao yang tanda tangan surat hutang dan A Duan sebagai penjamin.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 19 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 6

Biaya operasi De-qing akhirnya terkumpul dengan uang pinjaman yang diusahakan oleh Huang Yao. Ketika Sheng-bi sedang mengikuti wajib militer, pada suatu hari Huang Yao kabur dari rumah dan bekerja di Tainan tanpa izin orang tuanya. Ayah dan ibunya sangat sedih. Teman Sheng-bi saat wajib militer berada di Tainan, dia mengajak Sheng-bi bekerja di sana, tetapi Sheng-bi khawatir ayahnya tidak akan mengizinkan. Setelah pulang dari wajib militer, Sheng-bi pulang ke desa dan membantu pekerjaan di sawah. Suatu hari, Huang Yao pulang diam-diam untuk menjenguk Ibunya, ternyata kepulangannya ini diketahui oleh ayahnya. Dia tidak diizinkan pergi lagi, dalam kesempatan itu dia memohon agar kakak keduanya diizinkan bekerja di Tainan, dia akan membantu pekerjaan di sawah. Setelah dipertimbangkan dengan matang, akhirnya ayahnya mengizinkannya.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 20 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 7

Setelah mendapat persetujuan dari ayah, Sheng-bi dapat bekerja di Tainan. Kak Guang-chun yang mengenal pria sebaik ini memikirkan berbagai cara agar adiknya, Wang-shou, bisa menikah dengan Sheng-bi. Sheng-bi berharap karirnya sendiri bisa lebih mapan, baru memikirkan soal pernikahan. Wang-shou adalah seorang gadis yang baik, berbakti dan lincah, dia berharap bisa berada di samping orang tuanya untuk selamanya, sehingga tidak bersedia dijodohkan. Suatu waktu Sheng-bi tahu bahwa Ibunya sedang sakit, dia segera minta izin dan pulang ke desanya, dia membelikan obat dari Tainan untuk Ibunya, juga hadiah buat ayah dan Huang Yao. Huang Yao sangat senang sekali, tetapi Ayahnya malah memarahi karena dia tidak berhemat. Sebenarnya ayahnya sangat sayang padanya. Untuk persiapan pernikahan Sheng-bi, dia bahkan khusus membangun satu kamar untuknya.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 21 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 8

Huang Yao diam-diam mengajak Sheng-bi untuk melihat calon pasangannya dulu dengan diantar oleh Kak Guang-chun, namun Sheng-bi tidak bisa melihat dengan jelas. Akhirnya diatur pertemuan perjodohan antara Sheng-bi dan Wang-shou, awalnya Wang-shou dan ayahnya tidak bersedia menemui calon pasangannya, tetapi setelah bertemu Sheng-bi, keluarga Zhuang sangat menyukai Sheng-bi, karena Sheng-bi anak yang sangat berbakti, rajin dan jujur. Selain itu, Sheng-bi dan Wang-shou juga saling menyukai. Pernikahan pun segera direncanakan. Sheng-bi khawatir dengan biaya pernikahan yang diusahakan oleh ayah dan ibunya. Di saat bersamaan, teman seperjuangan Sheng-bi, Han-jin, dan adiknya, Huang Yao memberikan angpao sebagai dukungan kepada Sheng-bi. Pada hari pernikahan, cuaca sangat buruk, hujan deras yang mengakibatkan mobil pengantin tidak bisa masuk. Akhirnya Sheng-bi menggendong Wang-shou untuk masuk ke rumahnya.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 22 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 9

Sheng-bi dan Wang-shou sudah menikah, hubungan mereka sangat baik. Di hari pertama pernikahan, Sheng-bi sudah meninggalkan Wang-shou untuk bekerja di Tainan. Mereka saling merindukan. Suatu hari Sheng-bi menelepon untuk menanyakan kabar Wang-shou dan mengabari bahwa dia akan pulang, tetapi karena pas jam makan, Wang-shou dimarahi ayah. Pada saat Wang-shou menjemput Sheng-bi di stasiun, karena keretanya terlambat, mereka pulang terlambat, ayah juga mengomeli Wang-shou. Sheng-bi membawa Wang-shou pulang ke rumah orang tuanya. Ibu Wang-shou merasa senang karena Wang-shou sudah semakin dewasa, ayahnya Wang-shou juga menanyakan pekerjaan Sheng-bi, Sheng-bi sangat fokus dengan cita-cita mendirikan pabrik dan sangat didukung oleh mertuanya. Meskipun sering diomeli oleh ayahnya, tetapi tidak mempengaruhi hubungan Sheng-bi dan Wang-shou.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 23 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 10

Sheng-bi sangat menyayangi Wang-shou, setiap kali dia pulang ke rumah, selalu membantu pekerjaan Wang-shou, hal ini tidak disukai ayah. Ayah memarahi Sheng-bi karena menilai Sheng-bi terlalu memanjakan Wang-shou. Sebenarnya ayah sangat menyukai Wang-shou karena Wang-shou sangat pintar, rajin dan berbakti. Akhirnya Wang-shou hamil, ayah dan ibu mertuanya sangat senang sekali. Ayah membelikan obat herbal untuk Wang-shou dan Huang-yao membantu menggodok obatnya. Sheng-bi memiliki cita-cita ingin mendirikan pabrik. Sejak kecil dia sudah mempunyai impian itu. Ketika Sheng-bi berkunjung ke tempat kakak ketiga, dia melihat kios buah milik kakaknya sangat laku. Dia ingin membuka usaha di sana dan membawa Wang-shou ke Tainan. Setelah pulang ke rumah, Sheng-bi mengutarakan niatnya berbisnis kepada ayah, namun ayah tidak setuju.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 24 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 11

Akhirnya ayah mengizinkan Sheng-bi membuka usaha di Tainan. Sheng-bi memboyong istrinya, Wang-shou ke kota Tainan untuk memulai usaha. Mereka banyak dibantu oleh kakak ketiga Wang-shou, disediakan tempat tinggal dan dipinjami modal buka usaha. Mereka memulai usaha mereka dengan berjualan mie, dagangannya cukup ramai, dan mereka juga sangat giat bekerja, mereka saling mendukung dalam setiap pekerjaan. Dalam waktu 3 bulan, kondisi keuangan mereka sudah stabil dan bisa melunasi pinjaman awal modal buka usaha, termasuk persiapan menyambut anak mereka. Mereka juga menabung untuk membeli rumah sendiri. Sheng-bi juga berusaha keras menjaga Wang-shou yang sedang hamil. Sheng-bi merasa sayang pada Wang-shou yang ikut dia hidup susah dan bekerja berat, meskipun sedang dalam keadaan hamil. Dia mulai berpikir untuk mencari jalan usaha lain. Wang-shou kurang setuju.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 25 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 12

Sheng-bi meminta Wang-shou untuk pulang menjenguk ayah dan ibu. Di balik itu, Sheng-bi sudah merencanakan hal lain. Sheng-bi menutup usaha berjualan mie dan pergi melihat-lihat tempat untuk berjualan baju anak-anak. Kepulangan Wang-shou sangat diperhatikan oleh mertua dan adik iparnya. Mereka tidak membiarkan Wang-shou turun ke sawah dan melakukan pekerjaan di rumah, Wang-shou merasa sangat tidak terbiasa. Setelah Wang-shou kembali ke Tainan, Sheng-bi membicarakan tentang rencana untuk berjualan baju anak-anak, Wang-shou marah karena menganggap Sheng-bi tidak menghargai dia. Akhirnya Sheng-bi menjelaskan baik-baik dan Wang-shou bisa menerima. Mereka juga mengontrak rumah sendiri. Bisnis Sheng-bi berjalan lancar. Wang-shou juga membantu Sheng-bi dan membuka kios sendiri, dia juga belajar banyak pengetahuan menjalankan usaha dari Sheng-bi.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 26 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 13

Sheng-bi berunding dengan Wang-shou tentang rencana dia untuk berjualan pakaian wanita, karena menurutnya prospeknya lebih bagus. Wang-shou setuju. Wang-shou tidak begitu mengerti cara melayani pelanggan, bajunya tidak laku. Kemudian dia belajar dari Sheng-bi. Akhirnya dagangannya menjadi sangat laris. Wang-shou merasa sangat senang. Sheng-bi sangat berprinsip, jujur dan menjaga kredibilitas, setiap pelanggan yang membeli sangat puas. Mereka menjalankan usaha jualan pakaian dengan sangat giat, mengejar cita-cita membuka pabrik besar. Sheng-bi juga sangat memperhatikan Wang-shou, dia selalu membantu Wang-shou menjaga anak dan khawatir Wang-shou terlalu capek. Wang-shou juga sangat memperhatikan Sheng-bi. Sheng-bi dan Wang-shou pulang menjenguk ayah dan ibu. Ayah sangat senang mendengar kabar kepulangan mereka.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 27 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 14

Kepulangan Sheng-bi dan Wang-shou disambut dengan suka cita oleh ayah dan ibu, ayah sangat menyayangi cucunya, Yu-dong. Sheng-bi menunjukkan rasa terima kasih kepada ayah karena telah mendidik dia menjadi orang yang berguna. Ayah juga meminta maaf kepada Sheng-bi karena mendidiknya dengan cara kekerasan. Sheng-bi bertekad mendidik anaknya dengan logika, dan ingin menyekolahkan anaknya setinggi mungkin, juga membantu anak-anak lain yang ingin bersekolah. Kemudian lahirlah anak kedua, Yu-shu. Di tengah kesibukannya mengurus anak, Wang-shou tetap memperhatikan suaminya dan ingin membuka kios lagi. Dalam menjalankan bisnisnya, Sheng-bi sangat memegang teguh janji, sangat jujur. Dia berhasil mendapat kepercayaan penuh dari pemasok maupun pelanggan. Hal ini membuat usahanya semakin berkembang dan semakin bagus.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 28 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 15

Sheng-bi salah perhitungan. Dia kehabisan uang karena membayar uang arisan dan uang pengambilan barang, sehingga tidak punya uang untuk makan. Meskipun mereka hanya punya semangkuk mie, mereka makan bersama. Mereka tetap bersatu hati di tengah kesulitan. Sheng-bi mengunjungi adiknya, Sheng-shi dan berdiskusi mengenai bidang usaha membuat pakaian jadi. Sheng-bi berunding dengan Wang-shou dan Wang-shou sangat mendukungnya, karena ini cita-cita Sheng-bi sejak kecil. Di saat ini, lahirlah anak laki-laki ketiga mereka yang diberi nama Yu-lin. Saat Yu-dong demam, Sheng-bi menggendongnya ke dokter. Sheng-bi teringat masa kecilnya. Wang-shou tidak pernah melupakan kebaikan orang tua mereka. Mereka menjenguk orang tua mereka, di saat ini kesehatan ibu Wang-shou tidak begitu bagus. Huang Yao masih bersikeras untuk pergi ke Tainan, tetapi tidak diizinkan oleh ayah.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 29 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 16

Sheng-bi akhirnya membeli rumah dan menjadikannya sebagai pabrik garmen, usaha garmen yang dirintisnya termasuk sukses. Ibu Wang-shou terkena penyakit kanker empedu, dan sisa hidupnya tidak banyak lagi. Wang-shou sangat sedih dan ingin menemani ibunya selama sisa hidupnya. Karena Wang-shou sering tidak berada di tempat, Sheng-bi sangat kelabakan harus mengurus rumah tangga dan pabrik, untung ada bantuan dari Huang Yao dan para karyawan pabriknya yang banyak membantu. Para karyawan mereka sangat hormat kepada Sheng-bi dan Wang-shou yang selalu memperlakukan mereka dengan baik. Kemudian ibu Wang-shou meninggal, Wang-shou sangat menyesal tidak bisa bertemu ibu untuk terakhir kali. Di tengah kesedihannya, Sheng-bi terus berada di sampingnya untuk menenangkannya dan memberinya semangat.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 30 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 17

Wang-shou masih bersedih karena kehilangan ibunya, tetapi Sheng-bi terus mendampinginya dan menasihatinya agar bisa belajar melepaskan. Sheng-bi sangat disiplin dalam pekerjaan, tetapi dia juga sangat baik terhadap karyawan. Ini membuat karyawan segan dan menghormati dia. Sheng-bi menghadapi masalah, tagihan NTD 600.000 dilarikan oleh rekan bisnisnya. Walaupun begitu, Sheng-bi tidak mendendam dan mencoba melihat masalah dari sisi positif. Walaupun Sheng-bi kesulitan dalam keuangan, tetapi dia tetap memikirkan jalan untuk memberikan bonus kepada karyawan di akhir tahun. Ketika salah satu karyawannya masuk rumah sakit, Sheng-bi dan Wang-shou menjenguknya dan memberikan cuti sebulan serta membayar gajinya di muka. Tidak lama setelah Wang-shou menjenguk ayahnya di desa, ayah Wang-shou meninggal dunia karena sakit. Wang-shou sangat sedih mendengar kabar tersebut. Sheng-bi tidak hanya disiplin di dalam pekerjaan, tetapi juga dalam mendidik anaknya.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 31 Januari 2011, Pk 19.00. Episode 18

Sheng-bi sangat disiplin dalam mengajari anak, dari sopan santun serta prinsip dasar kehidupan. Suatu hari Yu-dong membawa adiknya pergi bermain setelah berjanji kepada ayahnya bahwa dia akan mengerjakan PR dan menjaga adik, tetapi Yu-dong mengingkar janji, dan diketahui oleh Sheng-bi. Yu-shu yang tidak ikut bermain juga dipukul dan dihukum karena dianggap tidak bisa mengatur adik dengan baik. Mereka bertiga dihukum berlutut dan tidak diizinkan makan oleh Sheng-bi. Cara mendidik Sheng-bi sering ditentang oleh Wang-shou karena menganggap Sheng-bi mendidik anak terlalu keras. Walaupun Sheng-bi sangat disiplin terhadap karyawan pabrik, tetapi sebenarnya dia sangat memperhatikan kondisi karyawannya. Sheng-bi membawa anak-anak pulang menjenguk kakek dan nenek. Sheng-bi mengutarakan impiannya kepada ayah untuk membantu anak-anak desa Houbi yang mengalami kesulitan biaya untuk bersekolah. Ayah sangat menyetujui rencana dia. Nilai rapor Yu-dong memburuk karena suka bermain.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 1 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 19

Sheng-bi menghukum Yu-dong karena prestasinya menurun. Cara didikan Sheng-bi selalu ditentang Wang-shou karena menganggap Sheng-bi terlalu keras. Yu-dong anak yang sangat baik dan mau mengakui kesalahan sendiri. Sheng-bi bersedia mendengar nasihat dari Wang-shou, ayah dan ibunya juga mendukung cara didik mereka. Rencana Sheng-bi untuk membantu anak-anak desa Hou-bi yang kesulitan biaya sekolah semakin matang, hal ini juga disetujui ayah dan Wang-shou. Sheng-bi berencana mendirikan yayasan pendidikan. Sheng-bi bertemu dengan teman lamanya, Chen Wen-quan. Wen-quan menggalang dana untuk yayasan Tzu Chi, dan ingin mengajak Sheng-bi untuk bergabung. Tetapi karena Wen-quan mempunyai kebiasaan buruk suka berjudi, merokok dan memancing ikan, membuat Sheng-bi meragukannya. Tetapi Wen-quan tidak menyerah untuk mengajak Sheng-bi bergabung.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 2 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 20

Sheng-bi dan Wang-shou saling mendukung dalam pekerjaan pabrik, juga dalam mendidik anak-anaknya. Mereka terus menerapkan disiplin dan sopan santun pada anak-anaknya. Mereka juga menjaga hubungan baik dengan karyawan mereka yang sangat loyal. Sheng-bi melihat Wen-quan benar-benar sudah berubah, dia berhenti bermain mahyong, merokok dan memancing ikan, Sheng-bi sangat mengagumi pengaruh guru yang bisa membuat Wen-quan berubah. Wen-quan mengajak Sheng-bi untuk berpartisipasi dalam kegiatan yayasan. Akhirnya Sheng-bi secara resmi bergabung menjadi anggota Tzu Chi dan menjadi insan Tzu Chi yang pertama di Tainan dan mendirikan kantor penghubung Tzu Chi. Sheng-bi berniat menolong Nyonya Chen yang kehilangan suaminya karena musibah. Sheng-bi memutuskan untuk memuat di koran mencari sumbangan dan berkenalan dengan Chen Bi-hua yang ingin menyumbang. Kehidupan keluarga Chen Bi-hua tidak begitu harmonis.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 3 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 21

Nyonya Chen yang ditinggal suami merasa sangat terpukul. Sheng-bi, Wang-shou dan Bi-hua datang menjenguknya. Bi-hua merasa kasihan dan tersentuh karena teringat hubungan dia dengan suaminya yang tidak begitu baik, mereka sering bertengkar. Bi-hua mendiskusikan masalah ini dengan Huang Sheng-bi dan Wang-shou, karena kagum dengan hubungan mereka yang begitu harmonis. Huang Sheng-bi menyarankan Bi-hua supaya mengubah diri sendiri dulu. Usaha Bi-hua dalam mengembangKan kegiatan Tzu Chi dalam menggalang dana tidak berjalan dengan lancar, juga tidak mendapat dukungan dari suami dan temannya. Pada suatu waktu, ketika dia ikut kegiatan pembagian sembako dengan para relawan lain, dia merasakan sesuatau yang sangat luar biasa, sehingga dia bertekad untuk terus melakukan kegiatan Tzu Chi, dia yakin suatu hari suami dan mertuanya pasti mendukung apa yang dia kerjakan sekarang ini.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 4 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 22

Bi-hua semakin aktif bergabung di Tzu Chi, dia berusaha untuk mengajak langganan kue lobak dia untuk bergabung menjadi anggota dan menyumbang, tetapi malah membuat bisnis Bi-hua semakin mundur karena tidak ada yang berani membeli kue lobak kepadanya. Wu-xiong juga menentang Bi-hua bergabung di Tzu Chi karena Wu-xiong takut Bi-hua ditipu orang. Yu-dong sudah memasuki SMP, Sheng-bi berjanji tidak akan memukulinya, akan mengubah cara didik terhadap dia. Tetapi semakin besar, Yu-dong semakin suka menentang dan membantah orang tua, prestasinya di sekolah juga menjadi buruk. Hal ini membuat Sheng-bi dan Wang-shou sedih. Bi-hua menyumbang dana untuk bagian Wu-xiong dan mertua, tetapi ketahui oleh Wu-xiong, karena Wu-xiong masih mengira Bi-hua sudah dipengaruhi oleh organisasi pembohong, mereka bertengkar lagi, padahal Bi-hua sudah berusaha mengendalikan emosinya.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 5 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 23

Wu-xiong akhirnya mengikuti Bi-hua untuk ke kantor penghubung Tzu Chi di Tainan yaitu rumah Sheng-bi. Awalnya Wu-xiong hanya ingin menyelidiki yayasan tersebut dan mengawasi Bi-hua. Wu-xiong yang tidak sabar, protes karena Tuan Chen menulis notulen yang begitu lambat, akhirnya mereka meminta Wu-xiong untuk menulis, karena tulisan Wu-xiong cepat dan rapi. Wu-xiong menyanggupinya. Wu-xiong masih tetap curiga, dia turut serta dalam acara pembagian sembako. Di sana dia melihat ketulusan insan-insan Tzu Chi dalam memberikan bantuan, akhirnya dia terbuka pikirannya bahwa yayasan ini murni membantu orang. Sheng-bi dan Wang-shou menghadapi kesulitan dalam mendidik anak. Yu-dong berencana kabur dari rumah karena Sheng-bi meminta Yu-dong memotong rambut cepak yang membuat dia ditertawakan teman sekolahnya.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 6 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 24

Yu-dong benar-benar kabur dari rumah, Sheng-bi dan Wang-shou sangat mengkhawatirkan dia. Sheng-bi mencari ke seluruh pelosok Tainan, tetapi tidak juga menemukannya. Wang-shou menelepon teman Yu-dong, A Jie, tetapi A Jie berbohong bahwa Yu-dong tidak di rumahnya, padahal Yu-dong bersembunyi di sana. Sheng-bi menanyakan kepada Wang-shou apakah cara didik dia yang salah? Dan Wang-shou menjelaskannya, akhirnya dia mengerti bahwa cara didik dia memang terlalu keras dan tidak mendengarkan pendapat Yu-dong, dia hanya berharap Yu-dong segera pulang. Yu-shu dan Yu-lin juga mengaku bersalah kepada ayah dan ibunya karena tidak memberitahukan lebih awal mengenai rencana kabur Yu-dong. Wu-xiong akhirnya ikut bergabung dalam Tzu Chi, hubungan Wu-xiong dan Bi-hua membaik. Wu-xiong sangat mendukung segala kegiatan yayasan Tzu Chi. Ibunya juga mulai mendukung mereka.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 7 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 25

Yu-dong sudah beberapa hari kabur dari rumah dan menginap di rumah temannya, A Jie. Dia sangat merindukan rumah, ternyata kehidupan di luar sangat susah, tidak ada tempat yang lebih nyaman dari rumah sendiri, tetapi dia tidak berani mengungkapkannya, takut ditertawakan teman. Akhirnya Yu-dong ditemukan Sheng-bi. Sheng-bi langsung meminta Yu-dong pulang dan tidak memarahinya. Sheng-bi malah meminta maaf kepada Yu-dong, membuat Yu-dong menjadi sangat bersalah dan berjanji tidak akan melakukannya lagi. Wu-xiong semakin antusias membantu Sheng-bi melakukan kebajikan. BI-hua sangat senang melihat Wu-xiong dan mertua yang bisa bekerja sama meminta sumbangan kepada keluarga dan sanak saudara. Walaupun mertua belum secara resmi bergabung, tetapi hatinya sudah mulai tergerak untuk ikut melakukan kebajikan.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 8 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 26

Bi-hua dan Wu-xiong pergi melakukan kunjungan kasih, dan meninggalkan ibu mertua di rumah sendiri, begitu pulang, ibu mertuanya memarahi Bi-hua, tetapi Bi-hua tetap mendengarkan dan meminta maaf. Bi-hua terlalu capek dan mengantuk tetapi harus merebus telur asin, membuat dia lupa mematikan api kompor. Begitu pagi, ibu mertua menemukan api masih menyala dan tidak terjadi kebakaran. Ini benar-benar mukjizat, ibu mertua menyadari bahwa berbuat kebajikan mendapat berkah, akhinya dia menyumbang dana amal setiap bulan. Yu-dong menggantikan A Jie ikut ujian, tetapi ditangkap guru dan mengakibatkan keduanya dikeluarkan dari sekolah. Sheng-bi tidak memarahi, tetapi mengajak dia melihat anak-anak yang ingin bersekolah tetapi masih harus bekerja keras mencari uang. Membuat Yu-dong bersyukur dengan kehidupan dia yang sekarang, Yu-dong berjanji akan ikut ujian ulang.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 9 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 27

Sheng-bi membuat seragam Tzu Chi yang dipesan oleh Guru, Sheng-bi sangat serius mengerjakannya, dan meminta Wu-xiong untuk mencobanya. Hubungan Wu-xiong dan Bi-hua semakin harmonis. Wang-shou kecapekan dan periksa ke dokter, ternyata hatinya mengalami gangguan, dokter memintanya untuk istirahat. Sheng-bi yang tidak tega melihat istrinya bekerja keras di pabrik berniat untuk menutup pabrik garmen, Wang-shou tidak setuju, tetapi akhirnya setuju karena melihat Sheng-bi yang tidak tega melihatnya bekerja keras. Sheng-bi beralih ke bidang properti dan akan membangun gedung 7 tingkat untuk ditinggali seluruh anggota keluarga. Sheng-bi menjemput ayah dan ibu tinggal bersama di Tainan, awalnya ayahnya tidak setuju, tetapi akhirnya setuju karena Sheng-bi dan Wang-shou berlutut memohon kepadanya. Tidak lama kemudian, ayah masuk rumah sakit, membuat ibu sangat khawatir melihat keadaannya.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 10 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 28

Ibu yang sedih melihat ayah dirawat di rumah sakit, akhirnya jatuh sakit juga. Ibu meminta Sheng-bi dan Wang-shou merahasiakan hal ini dari ayah. Akhirnya ayah sembuh dan kembali ke rumah, tetapi penyakit jantung yang diderita ibu sepanjang tahun kambuh dan akhirnya ibu meninggal dunia. Ayah sangat sedih karena kepergian ibu, tetapi Sheng-bi dan Wang-shou terus menemani dia menjalani hari-hari. Mereka sangat berbakti. Sheng-bi menaruh harapan kepada ketiga anaknya, dia berharap Yu-dong bisa menjalankan bisnis garmennya, Yu-shu di bidang properti dan Yu-lin di bidang perdagangan, ketiganya sangat berminat dengan usulan ayahnya. Hubungan mereka tiga bersaudara sangat baik, Yu-shu yang masuk wamil duluan menyusul Yu-dong. Yu-lin membeli kaus kaki untuk dihadiahkan kepada kedua kakaknya.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 11 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 29

Yu-dong dan Yu-shu pergi mengikuti wamil, membuat Wang-shou sangat merindukan mereka. Sheng-bi mulai membicarakan masa depan dengan anak-anaknya. Rumah baru akhirnya selesai dibangun, rumah yang sangat besar sekali. Sheng-bi berencana memberikan basement rumah untuk menjadi tempat berkumpul bagti insan Tzu Chi wilayah Tainan. Ayah Sheng-bi mengidap kanker hati stadium empat, Sheng-bi berusaha mengikuti saran dokter menjalani radioterapi. Tetapi karena tidak ada perubahan, dokter akhirnya menyarankan untuk mengikuti keinginan ayah. Sewaktu ayah pulang ke rumah, Sheng-bi , Wang-shou dan anak-anak selalu menghibur ayah, Sheng-bi terus menyemangati ayah. Tetapi akhirnya ayah meninggal. Sheng-bi melihat bayangan bulan selalu teringat ayah, Wang-shou selalu berada di samping mendukung Sheng-bi. Yu-dong mulai berpacaran dan belum terbuka kepada keluarganya mengenai hal itu.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 12 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 30

Yu-dong mengenalkan pacarnya kepada ayah, ibu dan adik-adiknya. Sheng-bi sangat antusias dan turun tangan memasak sendiri untuk menyambut calon menantunya. Ya-wen sangat disukai Sheng-bi dan Wang-shou. Ya-wen sangat mengagumi hubungan Sheng-bi dan Wang-shou. Akhirnya Yu-dong setuju untuk meneruskan pabrik garmen Sheng-bi, tetapi ayah dan anak terlibat perdebatan mengenai model baju. Karena menurut Sheng-bi, baju-baju andalan dia harus tetap dipertahankan, tetapi bagi Yu-dong, di dalam bidang garmen harus melakukan perombakan sesuai perkembangan zaman. Ini membuat Sheng-bi marah. Wang-shou menasihati Sheng-bi untuk melepaskan kepada anak. Tetapi Yu-dong membuktikannya, dia mendesain ulang baju-baju dan meminta Sheng-bi menilainya. Sheng-bi sangat puas dengan desain baju Yu-dong.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 13 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 31

Huang Sheng-bi menyerahkan usaha garmen untuk dikelola anak sulungnya, Yu-dong. Setelah acara serah terima dilakukan, Yu-dong bersiap-siap melamar perempuan yang disukainya, Ya-wen. Selain dia, keluarga juga sangat mendukung dan membantu Yu-dong melamar Ya-wen. Ayah dan ibunya bahkan menceritakan tentang pengalaman mereka yang dulu, sehingga Yu-dong lebih siap mental menjalani pernikahan. Sesudah pernikahan Yu-dong dan Ya-wen, ayah dan ibunya bahkan telah mengharapkan Yu-shu dan Yu-lin bisa segera menyusul. Berpikir tentang ini, mereka begitu gembira. Ayahnya bahkan menyuruh ibunya mencarikan jodoh yang baik untuk Yu-shu dan harus menyelesaikannya sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Sheng-bi sangat senang karena Yu-dong dan Yu-shu meneruskan usahanya dengan lebih baik lagi, sedangkan Yu-lin masih merantau dan belajar.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 14 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 32

Yu-dong bertengkar dengan Ya-wen karena Ya-wen membela karyawan yang tidak mengikuti gambar desain untuk membuat baju, Ya-wen tetap menyembunyikan dari Sheng-bi dan Wang-shou. Tetapi ayah dan ibu mertuanya bisa melihatnya. Mereka mencari waktu untuk berkomunikasi dengan anak dan menantunya. Ya-wen sangat perhatian terhadap Yu-dong, sampai rela menyisakan semangkuk kembang tahu untuk Yu-dong. Sheng-bi menasihati Yu-dong, dan memberikan contoh sewaktu dia dan Wang-shou bertengkar gara-gara masalah kios mie, ternyata Wang-shou juga memberikan nasihat yang sama kepada Ya-wen. Akhirnya Yu-dong mengerti, dan meminta maaf kepada Ya-wen. Sheng-bi berencana untuk mengenalkan seorang guru TK yang bermarga Zhu kepada Yu-shu dengan memberikan nomor telepon guru itu, tetapi Yu-shu belum siap untuk menelepon Nona Zhu, begitu pula dengan Nona Zhu yang belum siap untuk menikah dan masih menyimpan nomor telepon Huang Yu-shu.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 15 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 33

Yu-shu akhirnya menelepon Nona Zhu untuk mengajaknya keluar makan, pertemuan pertama mereka diawali dengan sedikit kegugupan dan kesalahpahaman, karena Nona Zhu tidak begitu mengerti bahasa Hokkian, membuat dia salah paham dengan perkataan Yu-shu, kesan Yu-shu terhadap Nona Zhu sangat baik, tetapi sebaliknya kesan Nona Zhu terhadap Yu-shu tidak begitu baik, karena Nona Zhu menganggap Yu-shu terlalu kolot. Yu-shu berencana untuk mengajak Nona Zhu bertemu untuk kedua kalinya, tetapi Nona Zhu tidak bersedia menerima telepon dia. Itu membuat Yu-shu sedikit putus asa dan tidak percaya diri, tetapi Yu-dong dan Ya-wen terus menyemangati dia. Sebentar lagi Nona Zhu juga akan berangkat ke Taichung. Huang Sheng-bi dan Wang-shou pergi ke desa Hou-bi untuk mengunjungi keluarga yang anak kecilnya tidak bersekolah. Nenek yang menjaga cucunya sangat keras kepala dan tidak mempercayai Huang Sheng-bi, tetapi mereka tidak putus asa, dan berencana untuk ke sana lagi.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 16 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 34

Yu-shu masih berusaha mengejar Nona Zhu, meskipun dia merasa nona Zhu tidak menyukainya, tetapi karena adanya dukungan dari keluarga dan paman Nona Zhu, membuat Yu-shu tidak menyerah untuk mengejarnya. Di saat Nona Zhu ingin bersekolah ke Taichung, dia membantu menyiapkan banyak data untuk dibawa, tetapi Nona Zhu menolaknya. Yu-shu masih menawarkan untuk mengantarnya ke stasiun. Nona Zhu membawa serta penindih kertas itu, Mei-ling teman sekamar Nona Zhu mengira tuan penindih kertas adalah pacar Nona Zhu. Sheng-bi akhirnya bisa membujuk nenek untuk mengizinkan cucunya kembali bersekolah. Yayasan Tzu Chi berencana untuk mengadakan baksos kesehatan di daerah Jianan, membuat Sheng-bi dan Wang-shou sangat senang mendengarnya. Pada hari Valentine, Yu-dong yang sibuk dengan pekerjaan, melupakan hari penting itu dan membuat Ya-wen marah, tetapi akhirnya Yu-dong sadar, dan memberikan pot bunga kesayangan ayah sebagai tanda permintaan maaf. Ya-wen sangat pengertian terhadap Yu-dong.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 17 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 35

Sheng-bi menegur Yu-dong karena Yu-dong tidak perhatian terhadap Ya-wen, Sheng-bi meminta Yu-dong menulis huruf “keluarga” dan menanyakan tentang maknanya, serta menjelaskan makna dari keluarga yang sesungguhnya, akhirnya Yu-dong mengerti dan meminta maaf kepada Ya-wen. Ya-wen menerima permintaan maaf Yu-dong dengan memintanya membeli sekuntum mawar. Ya-wen juga menyumbangkan uang yang dikasih Yu-dong untuk membeli kado. Yu-shu masih tidak putus asa dalam mengejar Nona Zhu, walaupun Nona Zhu berada di Taichung, tetapi dia sering mengirimkan pesan singkat dan juga mengirim bingkai foto buatan sendiri. Sewaktu komputer Nona Zhu rusak, dia meminta Yu-shu ke sana memperbaikinya, ternyata hanya karena kabel komputer tidak tersambung. Yu-shu tidak mengeluh sama sekali. Mei-ling teman sekamar Nona Zhu juga sangat memuji dan mendukung Yu-shu. Setelah Yu-shu datang ke Taichung, sepertinya Nona Zhu sudah mulai tersentuh dengan kebaikan hati Yu-shu.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 18 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 36

Hubungan Yu-dong dan Ya-wen semakin memburuk, Yu-dong yang tidak bersedia mendengar masukan dari Ya-wen membuat Ya-wen sangat sedih sehingga tidak konsentrasi dalam memasak, dan menaruh garam terlalu banyak, akhirnya membuat masakan menjadi asin. Kata-kata Yu-dong yang begitu kasar mencela masakan Ya-wen membuat dia semakin terluka. Sheng-bi dan Wang-shou yang menjadi penengah di antara mereka merasa khawatir karena mereka bertengkar terus. Sebaliknya Hubungan Yu-shu dan Xiang-lan semakin baik, waktu Xiang-lan mengalami kecelakaan, dan teman sekamarnya tidak bisa menjaganya, dia meminta bantuan Yu-shu. Yu-shu segera pergi menjaganya. Hal ini membuat Xiang-lan sangat tersentuh dan akhirnya menerima Yu-shu. Masalah perbedaan pendapat dalam hal desain baju antara Yu-dong dan Ya-wen membuat karyawan menjadi serba salah, Yu-dong yang bersikeras mempertahankan pendapat dia kembali membuat Ya-wen bersedih. Hal ini membuat Sheng-bi tidak tahan lagi untuk mengajari Yu-dong.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 19 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 37

Yu-dong menunjukkan hasil baju desain dia kepada Sheng-bi. Sheng-bi juga tidak suka dengan hasil desain dia, karena baju desain Yu-dong tidak mencakup pertimbangan dari segi perempuan. Sheng-bi menasihati Yu-dong supaya mendengarkan pendapat orang lain, termasuk pendapat istrinya, Ya-wen. Yu-dong akhirnya sadar bahwa baju desain dia memang tidak bagus, dan memasukkan pendapat dari Ya-wen ke dalam desain baju tersebut. Akhirnya perpaduan desain Yu-dong dan Ya-wen sangat disukai oleh pedagang grosir, pesanan mereka berlipat ganda. Yu-shu dan Xiang-lan akhirnya resmi berpacaran, Yu-shu sering membawa Xiang-lan pulang ke rumah, hubungan Xiang-lan dan keluarga Yu-shu berjalan sangat baik, mereka juga merencanakan pernikahan. Yu-lin yang sudah lama bekerja di Taipei akhirnya memutuskan untuk pulang ke Tainan, tetapi Yu-lin tidak memberitahukan rencananya untuk bekerja di Taichung. Begitu Sheng-bi mendengar keputusan Yu-lin untuk bekerja di Taichung, dia sangat kecewa dengan keputusan Yu-lin, tetapi dia tetap mendukungnya. Yu-lin berkenalan dengan seorang perempuan Taipei bernama Jing-yi.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 20 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 38

Yu-lin menawarkan pekerjaan untuk Jing-yi di kantornya, ternyata Jing-yi menyetujuinya. Yu-lin sengaja pergi jemput Jing-yi di Taipei. Jing-yi membuat Yu-lin harus menunggu satu jam karena asyik berbicara di telepon dengan ibunya. Tetapi Yu-lin tidak marah, membuat Jing-yi makin tidak enak hati. Setelah Jing-yi bekerja di perusahaan yang sama dengan Yu-lin, hubungan mereka semakin baik. Jing-yi menawarkan akan memasak untuk Yu-lin. Jing-yi selalu kagum dengan sikap dan tingkah laku Yu-lin, begitu pula dengan Jing-yi, juga mengagumi Yu-lin. Yu-shu dan Xiang-lan akhirnya menikah. Xiang-lan sangat bahagia dengan pernikahannya, karena ayah dan ibu mertua sangat menyayangi dia. Sheng-bi memarahi Yu-shu karena tidak memperhatikan Xiang-lan. Lutut Xiang-lan yang sakit terus membuat Sheng-bi sangat khawatir dan menyuruh Yu-shu membawanya untuk periksa ke dokter. Surat balasan sekolah Jing-yi sudah datang, Jing-yi akan bersekolah keluar negeri. Tetapi keduanya merasa tidak rela. Yu-lin akhirnya mengungkapkan perasaan cinta kepada Jing-yi dan memintanya untuk tidak sekolah keluar negeri. Jing-yi juga menyetujuinya.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 21 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 39

Ya-wen baru sadar bahwa dia belum memenuhi harapan ayah mertua yang menginginkan tiga generasi hidup dalam satu rumah. Ya-wen merundingkan bersama Yu-dong mengenai rencana untuk mempunyai anak, hal ini disambut gembira oleh Yu-dong. Lutut Xiang-lan yang terluka karena kecelakaan membutuhkan perawatan jangka panjang, jadwal untuk ke dokter selalu diingatkan Wang-shou dan Sheng-bi. Tetapi karena kesibukannya di sekolah, Xiang-lan melupakannya, membuat Wang-shou harus menjemput Xiang-lan ke sekolah untuk membawanya ke dokter. Xiang-lan sangat terharu dengan kebaikan ayah dan ibu mertua. Ya-wen akhirnya hamil, seluruh keluarga terutama Yu-dong sangat senang mendengar berita baik itu. Selama kehamilan, seluruh anggota keluarga Huang bahkan karyawan pabrik garmen sangat menjaga Ya-wen. Ya-wen sangat tersentuh atas kebaikan mereka. Ya-wen melahirkan seorang anak perempuan dengan selamat dan dinamakan Pin-jie. Yu-lin berencana untuk membawa Jing-yi menemui kedua orang tuanya.

Drama DAAI : Rembulan di atas Sungai, 22 Februari 2011, Pk 19.00. Episode 40

Yu-lin membawa Jing-yi untuk bertemu kedua orang tuanya, kedua kakak ipar membujuk Jing-yi agar menikah dan masuk ke dalam keluarga Huang, dijamin pasti bahagia. Akhirnya Jing-yi setuju untuk menikah dengan Yu-lin. Saat pernikahan Yu-lin, Sheng-bi memberikan kata-kata sambutan dan doa restu kepada pengantin baru. Serta memberikan nasihat kepada anak dan menantunya. Sheng-bi juga khusus berterima kasih kepada Wang-shou atas kesetiaan dia selama ini. Xiang-lan sudah hamil, tetapi Yu-shu selalu pergi perjamuan makan dan membiarkan Xiang-lan sendirian di rumah, akhirnya Wang-shou menenangkan Xiang-lan dan Sheng-bi menasihati Yu-shu. Kesehatan Sheng-bi melemah dan pergi periksa ke dokter, tetapi hasil pemeriksaan menunjukkan kesehatan Sheng-bi tidak ada masalah. Hal itu disembunyikan dari Wang-shou, membuat Wang-shou marah. Wang-shou takut Sheng-bi meninggalkan dia, tetapi Sheng-bi menjelaskan tentang ketidakkekalan manusia. Beberapa lama kemudian, Sheng-bi meninggal. Wang-shou melanjutkan jalan kebajikan yang telah dijalani Sheng-bi selama hidupnya, begitu juga dengan Yu-dong dan Yu-shu.

Tamat

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s