nonton film konfusius ke bangkok

saya mengambil bus yang berangkat jam 8 malam, saya pun menunggu bus selama 2 jam lebih di terminal, bus yang saya naiki adalah bus second class. saya kebingungan harus kemana, takut ketinggalan dan segalanya. saya pun sering bertanya dan meminta bantuan orang lain. setelah bus sampai di terminal saya pun naik ke bus, saya duduk di lantai atas bus, ramai sekali bus tersebut oleh penumpang lokal. kebanyakan turis menggunakan bus first class yang parkir tersendiri dan terlihat nyaman banget, ya sesuai lah dengan yang di dapat.

saya pun duduk dan mencoba menempatkan tubuh saya secara benar. seperti biasa anehnya tuh kenapa kalo saya mau duduk di public place jarang sekali ada orang yang cepet berdampingan dengan saya, pasti saya selalu menunggu siapa yang bakal duduk bareng saya, saya bingung aja, selalu seperti itu. kalo ada temen duduk ya gak cepet, mesti nunggu dulu.

bagus banget bus dari negara-negara yang saya lalui saat ini, beda sekali dengan bus yang berkeliaran di kota saya.  jadi pengen punya usaha seperti ini.

kemudian ada wanita masuk dan duduk disebelahku, awalnya aku pikir dia itu shemail, karena tampilanya kaya artis dehk, saya tak sengaja melihat payudaranya yang di tato, rambut berwarna dan make up tebel, saya pun diam saja dan terus sibuk dengan bawaan saya. di kursi telah tersedia selimut yang masih bersih dan rapi. saya berdiam-diaman dengan sebelah saya, diapun mencoba untuk tidur dan tenang saja, malahan cuek sekali.

kemudian film di putar, pertamnya adalah lagu berbahasa thai, lalu setelah bus berangkat si petugas menayangkan film konfusius, memang bahasanya saya kurang mengerti, terdengar bahas china, atau thai. saya pun terus menyaksikanya dan lama-kelamaan saya tahu film itu tentang apa, saya pun menyukai film tersebut, karena memang saya menyukai film saeguknya korea. ya sdari film tersebut saya banyak belajar juga tentang kepemimpinan alan konfusius itu. saya jadi ingin sepertinya. filmnya keren banget dehk atau memang itu film baru, tapi saya rasa bukan dehk. saya pun sering melihat aktor pemeran utamanya. namun sayang film yang ditayangkan hanya sampai satu cd habis saja, dan tidak diputar kembali.

kemudian saya tidur dengan selimut tadi dan memposisikan kursi senyaman mungkin, hingga aku tersadar dan wadah air minumku ilang/jatoh, saya bingung, saya mencoba calm dan diam, tapi hati saya menyayangkan kalo benda itu hilang, karena mahal. saya mencoba berfikir dan mengikhlaskanya, kemudian saya mencoba tidur lagi. ketika bus benar-benar berhenti di suatu tempat, dan saya merasakan ada benda di dekat kaki saya yang terus bergeser namun tak terjangkau, saya pun mencoba mengambilnya, dan si mba sebelahku mau untuk bergeser, saya pun sempet bertanya kepada dia, dia hanya mengatakan mungkin terjatuh saja. dan akhirnya, saya mendapatkanya kembali. aduhhh

saya pun tidur kembali dan pagi hari jam 8 pagi kami tiba di Bangkok, berbarengan dengan bus first class yang pergi 1 jam lebih dulu. saya pun bertemu bule yang menunggu seperti saya di terminal. dia naik 1st class, dan saya 2nd class.

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s