sudah sepuluh hari

permasalahan dalam berwirausaha dan kalau menggunakan mekanisme SWOT masalah tenaga kera/sumber daya manusia yang sulit. terkadang tidak sesuai dengan yang diharapkan atau kesulitan untuk mendapatkan pegawai, selain berbeda upah TK semacam ini mereka juga tidak terkait pasti dengan tempat dimana dia bekerja.

akibat itulah di saat para pegawai pada pundung saya mesti terjun langsung, kalau tidak ayah saya akan marah berat. sudah ada banyak masalah saya tak mau kerja lagi, “apa kata dunia?”.

subuh saya langsung bangun, mungkin ayah juga sudah bangun dan membiarkan apa yang akan terjadi pagi itu, saya mencoba melakukan hal yang tidak pernah saya lakukan namun sering memperhatikan pegawai ketika saya ikut nyetak kerupuk sebelumnya, akhirnya ayah saya lega ketika mendengarkan suara mesin menyala. saudara yang tidak ikut kabur saya bangunkan dan kami kerja bersama, ayah pun ikut mencetak. maklum kami harus memenuhi 25 pedagang kerupuk setiap harinya dengan omset minimal 600 kerupuk/1 orang.

cukup lancar karena saya memang orang tukang kerja namun terkadang malasnya gak ketulungan, kalo kerja saya itu selalu cepat dalam melakukan apapun, ditambah kinerja saya yang baik dan loyal. makanya tuntutan saya kadang terlalu tinggi kepada pegawai dan cenderung memaksakan keinginan saya, dengan cara kerja yang bagus.

semua berakhir dengan baik hari itu, lumayanlah kami masih bisa produksi meski terbatasnya TK. adik saya selalu membantu seusai pulang sekolah, sampai sekarang sudah hampir 10 hari. badan saya sudah remuk dan pegal tapi enjoy dan tak banyak fikiran. saya mencoba asik dengan para pegawai saya yang biasanya kalau bekerja saya super jutek kepada mereka. sudah ada beberapa tambahan tenaga dan kami masih berusaha mencari dengan beberapa kendala dan hal yang diluar kemauan. aduh rintangan semakin berat.

semua terbukti sudah dengan kualitas kerja saya yang memang muantap dan dahsyat, kerupuk putih semua tak ada yang hitam dan kerja mulus. semua enjoy mungkin karena saya seperti pengawas mereka. dan beberapa tmabhan tenaga kerja terpakai kinerjanya.

sebenarnya banyak sistem manajemen baru yang ingin saya terapkan, tapi ketika berdialog dengan ayah tidak dapat diterima dengan baik, idealismenya pada beberapa usaha yang sama menjadikan ukuran baginya, padahal dunia telah berubah perkembanganya.

saya tidak mau banyak mengeluh padanya, takut akan memancing kemarahanya. tapi dia telah melihat kinerja saya dan semangat untuk membangun usaha ini lebih pesat lagi, kami sedang memperbaiki sistem secara perlahan. beberapa pembangunan yang sedang berjalan juga mesti kami awasi dan semuanya.

semoga saya makin bisa dan kuat.

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s