sisi lain di taman

waktu terasa lama sekali, saya bisa membuat banyak aktifitas dengan waktu yang lama ini, bahkan tak mampu aku habiskan dan memilih untuk lebih banyak istirahat di ruangan yang kusewa sangat murah ini. lalu kulihat mobile yang tersambung otomatis dengan jaringan wifi, sontak beberapa pemberitahuan muncul membuatku cepat untuk menanggapi mereka.

lalu kuberjalan kemabli untuk menikmati kota orang lain yang kusinggahi, taman yang baru saja terguyur hujan membuat kursi yang terbuat dari batu itu basah menyerap air, akupun duduk dan menikmati seduhan mie panas yang kubeli di minimarket. orang-orang memperhatikanku dengan curiga dan aneh, namun aku biasa saja dan cuek.

wanita paruh baya berdansa dan menari di sebuah pos bersama pria sebaya. dentuman musik membuat aku ingin menoleh. tapi itu hanya kegiatan orang lokal yang tak kupahami. lalu ku mencoba mengusik kesunyian mendekati sebuah pasar, namun mereka terlalu ramai menawariku hingga aku putuskan untuk kembali.

motor berjejer, begitu pun dengan mobil, penjual mainan yang selalu dimainkan para remaja disore hari seperti bulu tangkis tapi ditepak oleh kaki itu ingin sekali aku beli, namun gumamku tidak mengijinkanya. anak muda telah berkumpul, gaya mereka seperti artis boy band korea, cantik dan tampan, saking tampanya beberapa berpelukan mesra dengan sesama jenisnya. hujan yang indah membuatku berpikir jahat mengenai mereka, dan bergeming “enak kali ya, ditambah hujan turun gini”.  yang bersama wanita pun tak kalah menariknya, merangkul dan hampir bercumbu diantara orang yang lewat. perkumpulan grup pun ada, hingga aku melihat laki-laki dengan rambut stylis tapi ngondek. dan dia menghampiri temanya yang seperti itu semua.

aku mendapatakan teman seorang dosen di kemudian hari, kita berbicara. mereka hanya menghabiskan waktu untuk seperti itu saja. banyak hal yang kami petik kala itu. mungkin inilah perkembangan dunia barat yang banyak mereka adaptasi.

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s