Siem Riep to Bangkok By Bus

berulang kali saya melihat papan tulisan harga bus ke berbagai tempat, baik itu antar domestik atau international (maksudnya ke negara tetangga dari kamboja) harganya cukup murah dan menggiurkan. saya pun masih memiliki banyak waktu, sayang sekali jika hanya menghabiskan waktu di siem riep yang tiga hari saja sudah membuat aku ingin pergi meninggalkan kota. bukan karena bosan tapi karena ingin pergi saja. gak betah kalo lama-lama di satu kota.

namun tetep saja saya membeli di penginapan karena harganya pun sama. dan jika pada pagi hari banyak orang berkumpul di depan Backpacker hostel, tempat yang saya tiduri. mereka pagi hari berkunpul dari berbagai penginapan dan menunggu bus yang akan mengantarkan ke tujuan selanjutnya, khususnya ke Bangkok.

maka dengan $9 saya membeli tiket bus pada malam harinya. enaknya beli di travel agen adalah pasti kita akan pergi bareng puluhan bule yang dikumpulkan dari beberapa travel agen lainya. sehingga tidak akan membingungkan. berbeda ketika membeli tiket di terminal langsung seperti di vietnam misalnya, karena saya sempat terlihat bego dan asing diantara orang-orang lokal.

sebenarnya saya baru mengetahui setelah di perbatasan, bahwa kami dibedakan tujuanya untuk ke masing-masing kota di thailand, seperti pattaya dan bangkok. jika pergi pada malam hari bus tarifnya adalah sekitar $13-15. saya memilih yang pagi karena tentu lebih murah. pergi malam hari pasti check di imigrasi akan pagi hari.

setelah sampai dekat perbatasan bus berhenti, setelah berulang kali berhenti karena mau sarapan lah, anulah, inilah kami berhenti lagi. semua turis bingung karena kami sedang tidur dan maen berhenti saja bukan di perbatasan, tapi di warung yang gedelah dan bagus. ada cowok cambodia berbahasa english yang judes tak mau menanggapi jelas pertanyaan beberapa orang, saya pun bingung dan bego sendirian, sama seperti orang jepang yang tak mau mengobrol, saya mau nanya ke beberapa orang pun akh males karena kami bingung.

tak-tik pemasaran sekali lagi, kami diturunkan dan cukup lama menunda waktu, warung ramai dibeli dan setelah sepi kami baru dikasih lakban merah yang ditempel di baju. si orang camboja tadi mulai sedikit ramah. kami diantar dengan bus yang sama ke perbatasan, lalu tadi ngapain?

sesampainya di perbatasan hujan turun, payung saya sedikit rusak namun aman untuk dipakai meneduhi ransel dan badan. di perbatasaan bingung lagi, entah kami harus kemana, sampai kami menemukan pos dan keluar lalu masuk lagi ke perbatasa thailand yang bagus tapi metet oleh ratusan orang yang mengantri, mau tidak mau berdiri panjang. ada dua cewek jepang/korea yang terlihat smart dan cakep menurut gue, ada gilanya gue ampe berdoa “ya allah tolong jodohkan saya denganya!” saya ampe ngarep terus-terusan. mana mungkin bisa, liat paspornya aja mereka dari amerika. hmmmmm sirna dream high banget sih gue.

keluar dan kami bingung mau menuju di mana kendaraan berikutnya, terus berjalan cukup jauh, terlihat babi satu trek berwarna pink. seakan tak mau kalah suaranyapun membuat saya terbelalak melihat mereka yang montok-montok. kemudian kami berhenti dan disuruh naik ke angkot TRUK. hanya beberapa orang hingga membutuhkan lebih dari satu truk angkot.

kami berhenti di  rumah makan, berhenti lagi kan. saya tak mau memesan apapun karena duit,, hehehe. ada beberapa minivan dan si supir memanggilku, “kamu sudah siap” ya, ada 2 teman sebangku juga yang ikut pergi lebih dahulu, topiku dibawakan orang itu karena sempat tertinggal. dan di dalman mobil sudah ada 2 orang pasangan bule. berarti dalam minivan hanya ada 7 orang. dan kami pun berangkat lebih dahulu, wahk nikmat sekali, bahkan orang yang membawakan topi saya bisa tidur selonjoran. hmmmm kursinya keren lagi dan lebar. wahkk bener-bener dehkk hingga kami tiba jam 4 di khaosan road

karena sudah tahu beberapa nama penginapan saya langsung mengambil ransel taku tersaingi rekan, menuju penginapan yang dimiliki orang india dan saya mendaptkanya, itu adalah kasur terakhir untuk dorm. rainbow hostel.

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s