jalan-jalan malam di hociminh

Dorm yang kami tiduri lumayan berada di lantai dua, hanya gorden sebagai pintu dan ada 4 ranjang bertingkat. Jadi bisa delapan orang sekali tidur, kipas angin juga ada sekitar 4 buah. Toilet di luar kamar dan hanya ada satu.
Kami mengobrol cukup lama di resepsionist, setelah melihat dan sepakat kami bayar dan paspor ditahan. Kamar sedabg diberesin, saya pun menunggu bersama carol sambil wifian. Ihk canggih henpon saya bisa buka fb tapi bukan lewat browser karena gak akan bisa. Setelah mandi saya berganti pakaian dengan baju baru bercorak bintang vietnam. Ada dua turia yakni yoga dari belanda dan tania dari thailand. Kami mengobrol sebentar dan ya sok asik aja gue. Saya turun dan  carol mengajak saya main, huh ayo aja saya siap.
Yang melayani teramat welcome dan murah senyum, maklum pemiliknya, carol sempat ngambek karena kasur yang ia dapat tipis, memang ada bebrrpa kasur yang sudah tidak ngembang lagi, namun bagi saya oke saja tapi bagi carol tidak. Dia minta digantikan dengan cara apapun. Kami pun pergil jalan.
Berawal dwngan menanyakan buku lonely planet vietnam. Lalu dia bertanya apakah saya muslim, saya mengiyakan dan ternyata dia juga ada turunan arab-arabnya. Ada taj mahal restaurant di sela gang dan nyala papan namanya di pinggir jalan, sayang harganya tak bersahabat.
Carol seru orangnya seperti bule kebanyakanlah, dia tidak tinggi malah dibawah saya, umurnya sudah kepala empat. Serunya dia adalah ketika bicara apalagi kalo bilang “i dont like, this is crazy town” atau dia bicara “bullshit” ketika dapat service yang kurang baik.
Kegiatan kami berikutnya adalah cek and ricek harga dorm di hotel, hostel, guesthouse dan roon for rent. Beberapa penginapan kami masuki dan bertanya “apakah ada dor?” jiika ada kami melihat kondisinya, sampai kami menemukan hanoi hotel dan melihat kondisinya yang beda dan harganya beda dikit tapi jauh lwbih bagus segalanya. Kami cukup lama di hotel tersebut dan memang asik ngobrol dengan young girl. Masih pelajar sepertinya, jalan lagi dan masih bertanya sana sini, kami pun kembali ke penginapan setelah cukup lama berjalan, niatku ongin ke night market dan dia pun mau tapi kami berhenti dulu di gueathouse dan carol ngambek lagi karena bed nya masih seperti semula, dia pun gegerendeng (bahasa aunda) karena itu seperti kebohongan saja, akhirnya kami masuk ke kamar dan negosiasi. Kebetulan ada orangnya ketika kami negosiasi. Pemilik hotel meminta cowok berkulit hitam legam yang berotot dan berbulu yang baru saja selesai mandi untuk pindah ke kasur yang kedua, widih di kasurnya ada banyak pakaian. Ya saya agak tajut dengan mimik wajahnya tapi dia mau juga, karena carol asik orangnya. Persoalan beres, kami ke bawah lagi.
Tak lama next/neks nama orang india tersebut muncul dengan jeans pendek enggak panjang juga kaga dan sepatu converce merah ngejreng tetep percaya diri dan trendy berbaur dengan kulitnya yang hitam.
Ya kami pun jalan bareng dan sepanjang jalan mereka mengobrol terus, saya cuma diem dan ketawa kadang kalo denger yang sekiranya lucu, ngomong pub gue balelo englishnya jadi senyum sajalah.
Tinggal menyusuri jalan bui bien saja, agak cukup jauh memang dari crazy bufallo jadi agak sabar, ada dua tempat makan halal ala india tapi saya memilih yang kedua karena saya sudah tahu kondisi dan harganya, tak mau saya coba-coba atau sekedar lihat menu saja.
Saya tidak tahu mengapa jauh lebih murah disini dari pada di deket masjid. Mungkin mayoritas yang datang kesana muslin jadi harga makanan juga rada mahal.
Masuklah kami ke New – Delhi Restaurant. Kami diberi menu oleh pelayan yang merupakan orang vietnam tapi saya dan carol mengambil paket 55.000 dong yang isi sajianya adalah nasi bisa juga diganti roti india. Gulai ayam dan soup yang berwarna kuning, air/coke dan disert.
Saya sempat khawatir dan ga srek karena dalam pikiran saya pasti makanan india sama seperrti masakan thai yang aneh rasanya. Apalgi india pasti banyak bau-bauan sepwrti halnya di thai. Namun setelah menunngu beberapa saat dan makanan dihidangkan saya melihat sajianya lumayan, percia seperti gulai daging. Tiga porsi untuk kami, neks memilih nasi kuning goreng dengan gulai daging, ia pun menyuruh saya dan caeol untuk mwncicipi nasi terswbut dan yummi pemirsa.
Saya bingung atau gak tahu cara makan india. Rupanya kuah-kuah itu di campur ke nasi dan diaduk. Hemm tidak begitu menyukai dengan kuah kuningnya lagi-lagi karena seperti rasa thai dengan daun yang mirip saladri tersebut.
Cukup lama, rupanya neks ini sangat populer karena dia DJ dan sudah 1 tahunan di hociminh jadi pada kenal. Kami makan berempat dan cuma saya yang senyum-senyun doang. Carol sepertinya bangga sekali tinggal di london karena setiap ngobrol pasti bawa-bawa london.
Setelah membayar neks dan temanya pergi dengan menggunakan motor, dia bilang sesuatu ke carol.
Saya pikir mau balik karena kita sudah berpisah dengan neka tapi carol menyebrang ke kedai sebrang crazy buffalo. Saya berpamitan dan balik ke kamar.
Hape dan semua barang telah saya titipkan, ada orang vietnam yang sudah tua tapi rada keren menyapa dan kami berkenalan, namanha adalah Hendrik. Aneh memang dia merupakan warga hocimin tapi malah tinggal di dorm, tahulah apa yang dalam hati saya tanyakan? Tapi dia menceritakan bahwabistri dan anaknya di california, anaknya keluaran dari institut tekhnologi, jadi dia bekerja disana. Saya percaya saja karena melihat gaya dan gelagat hendrik seperti orang intelek. Kami mengobrol banyak dan dia mengeluh kepanasan. Padahal biasa saja.
carol tiba setelah cukup lama dan dia berkenalan dengan hendrik, lalu dia tahu bahwa hendrik adalah warga hocimin, tahukan apa yang ada dibenaknya? “kamu orang sini, tapi kenapa kau tinggal di dorm” dengan gayanya yang seperti keanehan. Lalu saya bilang “this ia crazy town” dan carol tertawa bertanya-tanya.. Hahahhahhaahhaha hendrik mandi dan dia jelaskan lagi ke saya, hanya bisa pecicilan saja mendengar penjelasan carol. Saya dan hendrik berbincang lagi dan tak lama kami tidur.

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s