menikmati tiket bisnis dan eksekutif

ya menjelang kami menuju ke solo, kami dikejutkan dengan informasi yang didapatkan oleh mas Bayu chandra. ya Promo tiket kereta api menjelang Valentine. hmmm lumayan juga.

akhirnya gue dan Yogi memikirkan cara untuk bagaimana bisa ke Surabaya dengak kereta tersebut. sebenarnya tanpa tiket promo kereta api tersebut juga, gue memang setengah ingin mengunjungi kota Surabaya. selain itu Yogi yang akrab dengan Mba Atik di SBY juga membuat saya bisa menekan biaya. maklum banyak mimpi yang kudu diwujudkan, jadi kalo kudu mengeluarkan biaya yang super duper mahal mungkin gue gak jadi pergi.

setelah menikmati Gunung lawu dan solo, besok paginya kami langsung ke Statsiun, memang itu sejak dini hari promo tiket mulai dibuka, setelah kebingungan mencari statsiun Solo Balapan, sampailah kami dan langsung menuju costumer service.

disana kami langsung sibuk menanyakan jadwal kereta yang masih ada promo, dan tenoottt, semua hanya tinggal satu tiket promo untuk ke SBY hari itu. kami cukup lama menghabiskan kebingungan di dalam statsiun. padahal ada satu temen lagi, Bang Boaz yang mesti di jemput dari rumah mba Pici yang jaraknya hampir 30 menitan dari statsiun, waktu kami mendesak dan hanya sisa beberapa menit saja untuk kereta dari Solo ke Jogja yang akan dinaiki oleh Bang Boaz. gue pun meminta izin untuk menjemput terlebih dahulu dan menyarankan Yogi untuk mencari tahu tiket kereta dari Jogja ke SBY untuk esok hari, mungkin saja masih ada. karena tiket promonya berlaku untuk kelas bisnis dan eksekutif.

saya pun serasa dikejar target, disaat waktu mendesak dan bang Boaz harus pulang dengan kereta Pramex ke Jogja. Yogi pun memberi tahu bahwa besok ada kereta kelas bisnis dari Jogja. maka kami pun setuju untuk berangkat besok dan hari ini ikut pulang ke Jogja bareng bang Boaz. dan masih ada jadwal kereta pramex yang jam 11.30.

lagi-lagi saya kebingungan mencari rumah mba pici, dan malah masuk ke sebuah perkampungan. setelah ketemu bang Boaz langsung naik dan gue malah menujuka arah jalan ke Bayolali, gue bilang “lurus aja bang ampe ke jalan yang satu arah” padahal dari awal kami sudah salah jalan. hampir 10 KM lebih menghabiskan waktu yang sangat berguna menjadi tidak berguna.

sampailah di statsiun solo balapan dengan segala keresahan hati gue, dan kini gue mesti kembali lagi ke rumah mba PIci, agar nanti motornya bisa dia bawa pulang dari statsiun. hanya tersisa 17 menitan lagi. dan gue ketar-ketir antara bisa balik ke jogja atu kaga. dan beruntungnya jalan menjadi lancar ketika itu. gue pun tidak berhenti di statsiun solo balapan, tapi statsiun ke dua di kota solo agar lebih mudah dan waktunya bisa diulur beberapa menit. gue pun pinjem duit mba Pici untuk mebeli tiket pramex.  gue langsung turun dan pamitan, segera ke loket tiket dan langsung menunggu. beberapa menit kereta pun datang, gue langsung mencari dimana mereka duduk. dan ketemu.

akhirnya kami pun mengobrol, Yogi berhasil mendapatkan tiket promo kelas bisnis untuk esok pagi. tiket kami untuk kepulangan dari SBY ke Bandung hari senin pagi juga telah didapatkan. kami mendapatkan tiket kereta untuk kelas Eksekutif dengan harga 100.000 dan 12 jam perjalanan.

hah tinggal memikirkan apa yang akan dilakukan di Jogja. motor mba Indah yang seminggu ini gue gunai, belum juga dibalikin. kebaikan mba Indah dan keluarga memang luar biasa. hahahahahaha

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s