Yogyakarta yang seru

wah tidak ada kegitan sama sekali nih setelah libur uas semester lima. semester yang benar-benar saya seriusi dan pengen banget ngejar IP yang bagus. ahk kali ini ada gathering para pecinta traveling nih, kudu ikutan. karena memang akan diadakan 2 hari satu malam di kaliurang Yogyakarta.
tiket kereta sudah dibeli, ternyata saya datang lebih awal karena tiket untuk H-1 sudah ludes. saya pun membeli tiket pulang pergi ke lempuyangan, Yogyakarta.
saya hubungin bang Boaz pagi hari, tapi dilanjutkan mimpi, akhirnya saya tidak membalas lagi pesanya. ketika sudah sampai lempuyangan dan jalan kaki menuju malioboro. saya baru balas pesanya. padahal kalo pagi hari dibalas saya sudah ikut jalan-jalan ke Borobudur.
akhirnya kami ketemu sore hari bersama mba Diah dan mas Deni juga. lalu tujuan kami adalah Raminten, sayang sekali sudah tutup. dan lanjut ke tukang Lumpia di depan hotel Mutiara. Lumpia yang bener-bener disenengi banyak orang. ampe lumayan juga mesen ampe nunggu lama. saya hanya memperhatikan, kok ada sambal putih di atasnya. ternyata itu adalah bawang putih yang dihaluskan.
sempat mikir bahwa akan seperti apa makanan itu dengan bawang putih, orang kerjaan saya juga kadang ngupasin bawang putih untuk bumbu kerupuk di rumah. tapi saya berpikir, tidak mungkin rasanya akan sangat pedas dan menyengat seperti bawang putih yang dijus. pasti si pembuat lumpia telah meracik sedemikian unik sambal tersebut.
setelah itu kami lanjutkan ke Raminten di KM. 15. kami akan bertemu lagi dengan beberapa orang. ya menunggu cukup lama dengan menikmati hidangan yang waw dan puas banget. dan datanglah mba Indah menjelang Magrib. ternyta mba ini yang memiliki andil cukup besar pada gathering kali ini. kami pun mengobrol banyak tentang traveling atau kegiatan yang akan berlangsung dan lainya. makanan kembali kami pesan.
dan setelah cukup lama kami bersuka ria di Raminten saya memutuskan untuk menginap di rumah mba Indah saja. ahk mungkin bisa sedikit nyaman jika dirumah bareng ibu-ibu. hehehe. dan makan malam itu dibayarin semuanya oleh mba Indah, ya Ampun baik bener. kami pun berfoto dulu di Raminten dan lanjut menuju rumah masing-masing. menunggu hari esok tiba dan acara dimulai.
setibanya di rumah mba Indah, ternyata memang mati lampu. saya dan Mba Diah dipersilahkan masuk, kamar yang disediakan untuk kami ada di lantai dua. kamar yang sangat nyaman dan bagus sekali. ada perpustakaan mini yang terus menarik perhatianku.
kami bergantian mandi dan setelah itu mengobrol di ruang tamu, mba Indah juga memperlihatkan semua koleksi bukunya yang ada di ruang tamu. ternyata yang di ruang tamu lebih baru-baru dan banyak buku mengenai traveling. anak mba Indah (Gya) juga dari kecil sudah mulai baca, dan buku yang disenanginya adalah buku “tersesat di Bizantium” karangan Trinity. saya pun ketawa pas buka buku dan baca bukunya. ternyata mba Indah dan Suami memiliki genre buku masing-masing. dan keluarga ini memang gemar membaca, sampai-sampai mba indah sering menjelaskan bahwa cerita-cerita yang dijelaskan olehnya ada di buku-buku yang dia tunjukan. hmmm seru juga mendengarnya.
cukup lama kami mengobrol dan semakin malam semakin seru, dan kami pun berpisah untuk istirahat. mba Diah tidak bisa tidur karena tidak ada kipas angin dan saya langsung tepar nyungseb ketika mba Diah nanyain ada nyamuk atau nggak.
besoknya baru sadar, dan itupun tidak subuh pula. hahahah namun serunya hari pertama di Yogya membuatku nyaman berada di kota tersebut.

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s