Bensin naik harga, kok mahasiswa jait mulut? aneh

mendukung perusakan dunia dengan modus membela hak rakyat.
dengan modal poster, dengar informasi akan naiknya BBM, benang dan jarum, lalu mereka orasi dan bibir mereka dijait. bisa jadi hal yang menarik untuk meraih cita-cita, masuk televisi. tapi apapun hal itu seseorang memiliki pandangan.
menurutku memang BBM naik warga akan resah dan tiba-tiba akan ada kenaikan harga pada lainya. mungkin BBM juga seperti kurs atau harga emas namun kategori dalam negeri.
posil yang berada di perut bumi ini sangat terbatas sekali, bahkan para peneliti memiliki batas volume pemakaian pertahunya agar mampu terus dikonsumsi hingga ratusan tahun. seperti minum air dalam gelas, suatu saat air itu akan habis karena dipakai terus. bayangkan jika BBM tetap atau harganya murah; kendaraan akan semakin banyak, kapasitas penggunaan motor akan menguras BBM, polutan dimana-mana (merusak ekosistem), dan jalanan semakin macet lalu BBM digunakan hanya untuk kemacetan, is stupid way.
memangnya negara ini hanya isinya pulau jawa semua? lalu bagaimana dengan daerah lain yang belum tentu benar-benar menikmati BBM, orang-orang di pedalaman saja menggunakan perahu tanpa motor penggerak misalnya.
mengapa anda meminta subsidi untuk BBM doang. mengapa tidak meminta untuk membangun transportasi umum yang lebih mendukung dalam aktifitas anda sehari-hari, mengapa tidak meminta pembuatan irigasi dengan batas yang dijadikan taman kota, mengapa tidak meminta gratis internet biar semua orang bisa belajar dari dunia maya yang lebih cepat. subway, MRT, skytrain, citybus, city park, dll.
kasian bener, padahal hak rakyat juga mesti melihat etika keberlanjutan yang panjangnya akan seperti apa?
ada satu kalimat yang menarik seperti. seandaianya mereka tahu istimewanya salat subuh dan isya mereka akan melakukanya bahkan meski harus merangkak. lalu kaitanya dengan ini, seandainya mereka tahu apa dampaknya ketika hutan, BBM, ekosistem lainya habis dalam bersamaan mereka mungkin akan berpikir ulang mengenai cara menggunakanya secara bijak.
memang sulit unutk dilakukan, bahkan saya juga hanya bisa ngomong doang atau memiliki sudut pandang demikian, akan tetapi menaikan tarif adalah salah satu upaya dari membatasi penggunaan dan meningkatkan kemampuan ekonomi negara.

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s