pesta Sate with Cup’s Friends, es wedang teh serai maknyos

Hari ini, ya hari idul adha, dini hari aku kerja sampai bedug subuh. solat di mesjid harus aku lakukan, biarkan pekerjaan dihentikan terlebih dahulu. karena gak bagus juga mengutamakan solat sunat dilakukan berjamaah, sedangkan solat wajib subuhnya di rumah.
setelah solat id dengan menggunakan pakaian Kurta India yang dulu aku beli, dan pengen aku kenakan, rasanya lebai sekali pake baju baru. aku pun tidur kembali. terbangung dengan suara kegaduhan. rupanya kambing yang kami kurbankan akan dipotong di rumah sendiri. rencananya esok karena gak ada yang nyembelih.
sorenya kami telah berjanji akan kumpul di rumah Eka, memang kami akhir-akhir ini sedang senang-senangnya mengkonsep usaha. ya bakat memasak pun harus kami latih. akhirnya rumah Eka yang dijadikan tempat ngumpul.
beberapa teman tidak bisa hadir rupanya, aku juga merasa kesal, jika telah mengundang mereka, tapi tak bisa hadir. padahal aku pengen banget pulang ke Ciamis. tapi sudah kepalang janji dengan mereka.
akupun berangkat ke rumah Eka, dan mampir dulu ke pasar, membeli perlengkapan membuat wedang teh serai juga membeli bumbu-bumbu untuk manggang.
di Rumah Eka, sudah ada Hendar yang biasa paling ngebet ingin buka usaha. ya kami berkumpul dengan keluarga Eka, membaur seperti keluarga sendiri, bahkan lebih hangat dan nyaman, bercanda dan saling tertawa, apalagi dengan Eka dan saudarinya. senang rasanya berada di tengah keluarga mereka.
Bapanya Eka sedang menusuk-nusuk daging, kami pun ikut bantu, ya hampir 40 tusuk lebih mungkin, daging yang akan kami konsumsi, padahal yang hadir cuma beberapa saja.
setelah magrib, kami pun memanggang, dan ngobrol-ngobrol, yang lain pun berdatangan. asik sekali.
kami diam menunggu semua kumpul dan langsung makan, sambil makanpun masih sempat ngobrol, senang sekali bisa ketawa terbahak-bahak sampai terpingkal-pingkal. hmm sayang kemanisan wedangnya, tapi serai dan daun jerukanya nampol abis, ampe perut pengab dan tertawa lepas, terpingkal-pingkal, ada aja leluconya, apalagi pas Nita udah kumpul. makin rame aja dan sampe akhir semuanya happy. seru banget, otot-otot di pundak ketarik-tarik karena tertawa. tapi pengen ketawa lagi dan lagi.
anjrot gue sadar, ini tertawa yang udah lama gak gue lakukan. asik banget, rasanya semua beban hilang seketika.
thanks banget buat temen-temen yang udah hadir dan gue di rumah eka udah gak canggung lagi, kaya tuan rumahnya. wkwkwkwk eka PIss. hahaha
thanks buat keluarga EKa yang udah mau gue ribetin rumahnya dan dapurnya, Hendar, Echa, Nita, Deri, Tama, Ayunda, dan Hasbi, juga jahe. wkwkwkwkw

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s