Pribadi menurutku

Orang dengan berbagai macam sifat dan keunikan lainya menjadikan dia memiliki karakter. ada kalanya ketika seseorang melihat diri orang lain terbangun dengan sikap yang keren, kita jadi ingin memiliki kepribadian seperti itu. misalnya saja, si Fulan anaknya easy going banget, kalo pake baju suka ngepas dan enak dipandang, sudah begitu aktif lagi. contoh-contoh semacam itulah yang membuat kita terpacu.

ternyata iri seperti itu juga diperbolehkan, asalkan bisa memacu kita ke arah yang lebih positif, namun tahukah? bagaimana jadinya jika orang lain risih dengan kita yang seolah ngikutin gayanya atau passionya? tentu bikin ilfil. lalu bagaimana sih kita bisa mengembangkan kepribadian itu?

saya rasa dalam berbagai alasan, orang bisa melakukan apa saja yang dia mau atau yang menjadikan dia ingin keren (keren disini luar biasa, mantep, beda). Loe boleh aja ngerasa kerdil di beberapa bagian dan ngerasa gak ada yang terlalu bisa diandalkan atau menonjol agar bisa terlihat berbeda dari pada orang lain. 

pernah gak berpikir bahwa kita itu diciptakan untuk apa sih? tumbuh dengan orang tua, belajar, kerja nyari makan, lalu meninggal. sepertinya harus jauh-jauhin deh dengan hidup standar seperti itu. nah selama menjalani kehidupan standar itu kita bisa melihat orang-orang keren berdasarkan definisi kita. loe bisa aja mikir bahwa gaya Rocker itu keren, dia bisa aja berpikir bahwa orang ke Perpus itu keren, cowok dengan otot itu keren, wanita dengan highhill itu keren. 

nah karena kita memiliki otak yang perlu diasah, bagaimana sih kita bisa menjadi salah satu orang yang orang bisa liat kita juga keren pada beberapa sisi yang menarik dari diri kita. misal, “Sebenarnya dia gak pintar-pintar amat, tapi dia lebih populer ketimbang gue yang nilainya A terus, kenapa ya?” bisa juga dengan perumpamaan yang lain yang kadang membuat kita membandingkan diri sendiri dengan orang lain, itu juga saya alamin kok.

saya yakin kalian mikirin itu, buktinya kalian ingin menarik secara figure dengan cara berdandan, memakai pakaian bagus, membawa kendaraan keren ke lingkungan sosial, membeli gadget terbaru, membawa tas ok, dan lainya. tapi hal seperti itu justru membuat kita tersiksa ya? life is not today, tommorow what happen? (kutipan ala saya).

bisa gak kita merubah mindset bahwa mengasah kemampuan adalah menumbuhkan kepribadian yang akan menonjol dari orang lain, disamping penunjang lain dari tampilan diri kita yang akan kita usung ke orang lain. Loe gak mau kan, orang memandang diri loe rendah ketika loe keluar memakai pakaian lusuh padahal loe itu dirinya lebih keren dari orang itu? saya pernah ya, ada tukang A (penjual beras pake mobil) melihat saya dengan iba ketika saya membeli gas di warung. sikap menyepelekan orang lain terlihat dari wajahnya. justru seneng ya ketika seandainya dia tahu, bahwa saya lebih keren dari padanya, misalnya loh ini.

kebayang gak? orang unik itu banyak, tapi orang sederhana dan mau mendamaikan dirinya tentu lebih beda lagi, karena memang kita diciptakan berbeda dan berbagai pemikiran. 

nah kepribadian yang baik itu tentu loe bisa membedakanya kan, buktinya saja loe memiliki kriteria tertentu sebagai harapan pada orang lain, ‘Pacara gue pengen rambutnya pendek, solehah, rajin menabung, dll.’ oleh karena itu kepribadian bagaimanapun akan selalu kita lihat, karena pasti akan berpengaruh pada prilaku yang ia miliki.

kalo punya temen yang memiliki kepribadian selalu membuat orang lain ngedown, kata-katanya tidak menyemangati, menghambat kita dengan cara mengajak untuk malas, tidak mengarah pada perbuatan baik, selalu ngehina atau bertolak belakang dengan kebaikan, misalnya ‘lu ngapain sekolah, presiden ada atau gue sih simple gak mau muluk-muluk/tinggi-tinggi cita-cita kaya loe, takut gak kecapai.’ bayangin dehk kalo punya temen kaya gitu, padahal loe pengen kemajuan.

berbeda dengan teman yang apresiasi tinggi dan selalu mendukung, meski kadang temenmu itu OMDO. ‘oh bagus dong, kita ini masih muda loh, wajarlah kalo mimpi kita tinggi, gue malah seneng loe punya pemikiran gitu, yaudah kita coba meraihnya dan belajar bersama, perkara nanti diraih atau tidak, itu urusan TUhan.’ enak gak punya temen seperti ini.

bukankah kamu bisa liat mana kepribadian yang baik dan tidak. itu dari hal sepele loh dari cara kita menanggapi temen saja sudah berbeda ya? jadi apakah menjadi unik itu harus dengan cara tampilan yang keren. gak perlu juga kan? kalo kita bisa mengembangkan diri kita juga kan bisa menjadi pribadi yang unik. 

 

yang penting mau belajar dan terus mengasah kemampuan-kemampuan lain, don’t stop with one path, more path you should be trying. always and found your good friends

 Gambar

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s