Pengen Curcol

kalo aku merasa sombong atau lupa diri aku selalu memancing sugesti perasaan bagaimana bersyukur, namun nampaknya agak susah. tapi selalu saja berkelit di pikiranku, aku kalo tanpa orang tua akankah seperti ini, bisa leha-leha atau tidak seperti yang lainya di beberapa lingkungan hidupku terdahulu. melihat temen-temen SD-ku yang di kampung, mereka bekerja ke kota bahkan cerita-cerita hidup mereka kadang seperti liar. coba jika ibu dan ayahku tidak memutuskan untuk usaha sendiri dan menyerah di tengah jalan dengan kompetisi hidup ini. akankah aku seperti saat ini, mengetik sebuah cerita perasaan di keybord dengan kecepatan jari yang telah terbiasa mengetik tanpa melihat keyboard (contohnya).

ya seperti itulah aku yang ingin terus mengembangkan kemampuan, aku ingin unggul. aku selalu melihat orang-orang itu nampak begitu hebat dalam hidupnya, bahkan siapapun ketika aku terangsang untuk memikirkanya aku selalu bisa berimajinasi membayangkan betapa Tuhan itu hebat sekali menjadikan mahluknya bisa survive. entah pemikiranku memang terlalu jauh sekali atau berbeda dari temanku yang lain. mungkin karena pemikiran ini yang akhirnya membawaku pada penemuan-penemuan hal-hal yang luar biasa. hal-hal tersebut menjadikan pemacu lagi di mana aku harus maju dan bisa unggul juga.

akan tetapi kok aku suka ngendor dengan motivasi itu, aku terkadang kebingungan sekali dan pelupa. apa yang sebenarnya ada di otaku ini. tapi setidaknya aku sudah berusaha baik meski perbuatan itu kadang membuat aku muak dan seolah tak ikhlas.

nah kembali lagi, bagaimana jika orang tuaku tidak seperti itu, mungkin hari ini aku masih harus kerja banting tulang demi uang yang tidak tinggi-tinggi amat. tapi liat aku ini, makan juga bisa sampai 5 kali dengan menu berbeda, belum lagi bisa jajan di luar, belum lagi bisa sekolah, belum lagi bisa mengkoleksi buku-buku dan sebagainya. itu semua karena orang tua. tapi kadang aku selalu makruh atau gak sukarela dalam bekerja, ceroboh dan gerasak-gerusuk, seolah setengah hati. tapi sebenarnya aku merasa totalitas banget. jumlah produksiku banyak sekali dan aku nyaman bekerja seperti itu. meski kadang aku gak memperhatikan hal kecil atau tidak serapi yang diharapkan.

namun aku masih belum puas mengejar ketertinggalanku, makanaya kau nampak juga tidak fokus, semuanya ingin aku lakukan berbarengan, namun tidak efektif sama sekali. seperti misalnya aku merasa aku kuliah di tempat biasa aja, aku diminta mencari sebuah artikel untuk makalah sumber informasinya dari Internet. hebat banget tulisan orang lain bisa jago-jago. kemudian aku terpacu untuk bisa seperti orang yang membuat tulisan itu. aku baca banyak buku, tapi masih sedikit sekali yang nempel di otak ini.

aku berusaha selalu disiplin dengan bangun subuh, bahkan kalau bisa itu dini hari aku harus sudah bangun agar bisa bekerja lebhih cepat. tidurku lebih awal dari orang lain. bahkan temenku selalu heran atau mengatai aku tidur terlalu awal. dari ketidak fokusanku itu terkadang aku malah mengerjakan banyak hal namun tak begitu menghasilkan banyak, terlalu banyak yang mengalihkan fokus itu termasuk facebook. harusnya aku juga memperbaiki manajemen perusahaan ini (pabrikkerupuk), ya karena pertimabangan gaya kepemimpinan ayahku juga. aku akan kesulitan. aku malah kelabakan sendiri.

seperti saat ini aku sedang mengerjakan proposal skripsi. aku malah bingung sekali dengan tulisan seperti apa yang harus aku ketik di file word itu. rasanya membingungkan sekali. mungkin aku harus mengetahui dasar-dasar dari peraturan-peraturan, lalu masuk ke tema khusus yang akan diangkat. ya aku telah melakukanya. aku selalu berjanji bahwa  minggu ini harus diselesaikan. tapi berapa jam aku habiskan dengan hal yang gak jelas.
 haha semoga curcol ini bisa mengurangi tingkat stress yang aku derita ini. nah pemacu-pemacu tentang betapa rasa syukur memiliki orang tua seperti mereka, meski kadang membuat mereka muak dengan sikapku atau aku terlalu egois pada mereka. namun memiliki mereka bagaikan memiliki alam jagat raya ini. semoga kalian bahagia bapa dan mamah. mamah yang lagi umroh doakan anakmu semoga cepat lulus, diberikan jalan yang baik oleh ALLAH dan bisa cepat menikah.

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s