bus yang menyebalkan menuju Delhi

sebelum siap berangkat menuju ibu kota Delhi. kami menyempatkan diri untuk makan siang terlebih dahulu. sebuah restoran yang bersih dan harganya memang cukup murah, bahkan lebih murah dari pada restoran tempat kami makan malam sebelumnya dan lebih bersih tentunya.
aku tak kuasa menyantap makanan paket ini, bukan paket hanya saja apa yang disajikan seperti makanan paket karena di dalamnya ada beberapa makanan. inilah satu set punjabhi thali. entah mengapa aku ingin menyantap makanan yang satu ini.
jika biasanya yang kami pilih itu adalah nasi goreng dan mie cowmin. tapi kali ini aku memutuskan untuk memilih menu seperti orang india yang sebelumnya duduk di meja samping.
acara makan sudah selesai dengan rasa kenyang. kami mampir ke toko pakaian, saat itu aku ingin membeli penutup kepala seperti Peci dengan ke-khas-anya. aku membeli dua buah saat itu. karena banyak orang Manali yang mengenakanya. bahkan salah satu tokoh politik dalam kalender juga mengenakan.
kami kembali ke hotel untuk membawa barang-barang yang kami titipkan. aku harus menggendung kembali tas yang sudah kembung itu. setelahnya kami menuju terminal dan bersiap menunggu keberangkatan bus. di konter bus kami memeriksa jam keberangkatan dan memastikanya. beberapa snack sudah kami beli.
bus telah siap dan kami naik. perjalanan akan dimulai. sedikit penumpangnya saat itu. kami masih menikmati perjalanan yang kami pikir tak biasa. seperti itulah jika perjalanan. apapun itu pasti merupakan hal yang tak biasa.
di setiap jalan ramai sekali, hanya selang beberapa kilometer sudah masuk lagi kekeramaian.
biasanya keramaian menandari adanya perpindahan kota. sempat beberapa kali berhenti di jalan, mungkin untuk beristirahat. aku masih menyangka bahwa di kota pertama sampai ke empat mungkin mereka biasa mengambil penumpang di masing-masing terminal.
aku juga sempat buang air di terminal, semakin malam kami juga mencari makanan. bahkan kami sampai membeli beberapa roti dan cake untuk bekal perjalanan. sampai di masing-masing kota bus selalu berhenti di masing-masing statsiun. rasanya semakin menjenukan. dan sepanjang malam kami harus terus berhenti. lebih dari 20 kali.
jika perkiraan waktu harusnya Manali-Delhi adalah 8 jam, cukup. tapi sampai pagipun tidak sampai-sampai ke tempat tujuan.
tengah malam aku sudah jengkel, tapi berusaha untuk terus berdamai dalam situasi gila. aku keluar bis dan nampak seperti pasar malam di tengah lapangan, becek dan penuh dengan kubangan. di mana aku harus buang air kecil. aku gak mau melakukan seperti yang orang India lakukan, yaitu buang air di bawah langit tanpa penghalang.
aku terbiasa jongkok, masa iya harus nunjukin pantat. belum lagi gak ada air, aku malas harus mencuci celana jeansku demi membersihkan noda setitik.
tapi terpaksalah aku melakukanya, cuek dan serrrrrrrr. kemudian masuk lagi ke dalam bus, dan cukup lama bus berhenti.
pagi menjelang, terlihat nampak masuk sebuah area yang sedikit maju. aku berpikir ini sudah dekat dengan tujuan. tapi masih jauh juga. dan sekitar jam 9 pagi kami baru sampai. kami masih harus menyebrang karena tidak berhenti di terminal dan terminal berada di sebrang.
tukang Ricksau segera memburu, kami terus berjalan sambil mengatakan”NO!” berulang kali. ketika naik jembatan penyebrangan, wanita-wanita memburu kami dan menempelkan bendera India. kami juga menggeleng-geleng untuk menolak. kami segera berjalan dan memperhatikan peta.
sampailah kami menyebrang, tukang Ricksau masih saja membuntuti dan semakin banyak. tawaran mereka sungguh mahal. kami terus berjalan sampai menemukan dimana metro. aku pun berinisiatif bertanya kepada orang India yangterlihat rapi dan berpendidikan. “berapa ongkos menuju Pahar Ganz?” setelah diberi tahu, aku langsung menawar tukang Ricksau dan kami meluncur menuju Pahar Ganz.Gambar

 

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s