where is my way?

mungkin aku harus benar-benar jelas menentukan seperti apa aku esok hari, aku ini sudah berumur 23 tahun dan KTP ku malah sudah menyatakan bahwa aku berumur 24 tahun karena kesalahan wali kelas SD dahulu menulis tahunku lahir. nyatanya aku masih meminta uang kepada orang tua dan begitu perhitungan pada mereka. aku jadi muak dengan perilaku di rumah dengan di luar, aku nampak seperti orang berbeda dan memiliki dua kepribadian sekaligus, tapi dalam hatiku permasalahan dalam rumah ini karena kami tidak bisa berkomunikasi dengan baik saja, sehingga kita saling menyakiti untuk beberapa hal.

aku suka anak kecil dan banyak harapanku pada anak kecil yang bisa aku bimbing, bahkan aku rela meluangkan atau mengorbankan beberapa hal demi mereka, bahkan niatan terbesarku salah satunya memiliki tempat pendidikan buat mereka, andai aku berjodoh dengan seseorang yang kini juga bekerja sebagai pengasuh anak, aku ingin membuat perusahaan jasa dimana orang bisa menitipkan anaknya kepada usaha kami itu, sebenarnya banyak juga sih keinginanku, namun yang kepikiran saat ini, itu. aku bahkan ingin membuat jasa penitipan anak ke desa melalui lembaga kami pengasuhnya, aku ingin menanamkan nilai-nilai tradisional dan moral pada anak itu, meski aku juga masih bingung dengan pembayaranya seperti apa, yang pasti aku ingin harganya tidak terlalu mahal, dan bisnis usaha lain yang kupunya maju, agar aku disana tidak terlalu memikirkan bagaimana cari untung sebesar-besarnya.

kembali lagi ke jalan-jalan sesuai tema blog ini, aku bersyukur sekali bisa bertemu banyak orang yang keren-keren, setidaknya aku bisa menjadikan mereka bahan pembelajaran dan motivasi untuk semakin berkembang, aku pun tahu itu semua proses dari Tuhan, jadi kenapa aku harus menyesali semua perbuatan yang telah aku lakukan, mau itu baik atau buruk, yang pasti aku bersyukur jika aku bisa menyadari sesegera mungkin, agar aku bisa memperbaiki atau meningkatkan potensi yang dimiliki.

2 tahun yang lalu aku mati-matian mengumpulkan banyak uang untuk akomodasi perjalanan, memang ada perasaan yang luar biasa setelah melakukan perjalanan itu bahkan aku merasa lahir kembali dengan berjuta harapan dan impian yang menjadi motivasi besar bagai gunung yang membuat diri ini gemetar dan ingin segera mengaktualisasikan diri pada banyak hal. begitupun dengan kepribadian kita, berubah ke arah yang biasa saja, lebih baik, baik, sangat baik atau sebaliknya, bahkan merubah gaya hidup menjadi lebih bebas dari sebelumnya dan sangat terbuka itu tergantung niat dan apa yang kita dapatkan selama perjalanan.

beberapa negara yang telah aku kunjungi membawa dampak yang baik atau negatif terhadap pemikiranku, hanya saja, kalau aku terus melakukan hal demikian pastilah tidak baik juga demi masa depanku, bukan karena jalan-jalannya, tapi aku menabung sekian lama, kemudian aku habiskan begitu saja, aku harus menemukan perjalanan-perjalanan yang membawa hasil, setidaknya setelah melakukan perjalanan itu ada hal yang bisa aku lakukan dan mengahasilkan sesuatu, kalau aku hanya ingin mengupgrade foto-foto di media sosial, rasanya itu semua akan semu terus dan batin ini akan selalu tidak puas. aku harus mencari apa tujuanku harus ke luar negeri. ya okelah sesekali aku juga bisa melakukan perjalanan yang hanya menghasilkan pemikiran dan foto-foto saja, tapi itu juga berguna agar aku bertafakur. hanya untuk saat ini tujuanku harus jelas. semisal jalan-jalan ke luar negeri, di sana belajar seni apa kek selama seminggu atau dua minggu, ngejar beasiswa, atau apalah. meskipun ini akan sulit dan rasanya aku juga hanya berkata saja pada akhirnya.

aku harus bisa membangun diriku dengan lebih baik, ya seperti banyak orang bilang, bahwa pendapatan kita sisihkan beberapa untuk perjalanan, tidak semuanya mungkn 20persen, nah 20 persen ini agar bisa mengunjungi banyak tempat yang mantap, tentu aku harus memiliki penghasilan yang lumayan, apalagi kalau aku berkeluarga, pastilah banyak pengeluaran yang lebih, bagaimana agar si 20 persen ini bisa membiayai beberapa orang dan bahkan tidak menjadi persolan keuangan yang merumitkan, oleh karena itu aku harus bisa melakukan banyak hal atau mendapatkan perkejaan yang luar biasa.

tapi dalam kitab suci Al-Quran, jangan menjadi orang yang terbuai akan keindahan yang disuguhkan dunia, bahkan bisa-bisa menjadi orang yang mencintai duniawi semata, dan akhirnya lupa pada tujuan hidup sepenuhnya, aku ingin mampu bisa berbahasa inggris dengan lancar, agar aku bisa membaca banyak buku-buku luar biasa. mungkin itu tujuanku untuk saat ini ke luar negeri, agar mampu bisa mempelajari bahasa international, oleh karena itu, apakah aku bisa mendapatkan Visa Working Holiday di Australia itu, jika bertanya pada orang bijak atau orang berpikiran positif, mereka meyakinkan bahwa aku bisa.

ya seharusnya aku seoptimis mereka itu, aku harus bisa. aku memiliki niat yang baik Tuhan, apakah Engkau rela memberikan aku kesempatan untuk mempelajari banyak hal terlebih dahulu agar aku bisa membuat banyak perbuatan lainya. aku tahu engkau menyuruh umat Nabi untuk beribadah dan aku mendengarkan (belum sempat baca) bahwa jika kami mendekat maka Engkaupun berada dekat dengan kami. aku juga ingin tahu mengapa aku sebagai manusia ini engkau ciptakan, dan aku ingin mengetahui banyak misteri bahkan hal-hal luar biasa lainya yang belum Engkau ungkapkan kepadaku.

aku juga butuh guru Tuhan, tapi aku kurang bisa percaya dan yakin kepada seseorang yang terlalu kaku dalam melihat sisi Islam, seperti jadul sekali, mungkin aku liberal tapi aku rasa memang aku butuh guru yang siap dengan pemikiran-pemikiran yang kekinian, yang cakap mengkombinasikan hari ini dengan ilmu agama. mungkin ini karena otaku sedikit aneh saja, kali ya. hehehe tapi aku juga mendengar nasihat bahwa seseorang harus memiliki guru, meski banyak buku yang telah dibaca, tapi kalau gak punya guru itu gak baik.

aku juga tidak ingin terlihat begitu relijius di mata orang lain, aku senang dengan gayaku seperti ini, tidak mesti aku berjenggot atau setiap hari membuat nasihat dengan hadis atau ayat suci, meski memang itu diharuskan untuk saling nasehat menasehati. aku ingin memiliki trik dimana aku bisa membuat topik-topik hangat yang bisa aku kombinasikan dengan ayat2 quran, tapi tidak ingin seperti buku-buku yang memiliki cover islami dan dalamnya banyak tulisan arab, aku bisa kerepotan memahami hal demikian, aku lebih suka dibentuk seperti kisah dan ada balutan nilai-nilai agung itu.

dalam agamaku juga aku dituntut untuk menghindari canda tawa bahkan bercanda seperti itu, hmmm kalau dipikirkan memang sngat sulit dan terlalu kaku, tapi setelah melakukan perjalanan beberapa kali, aku bisa sedikit serius dan aku bisa juga setuju dengan hal itu, memang orang yang belum lekat pergaulanya denganku, aku terlihat kalem atau gimana, karena aku kurang pede pada diri sendiri. tapi kalau aku sudah berguyon, aku bisa membuat banyak candaan yang menggelitik. tapi aku sudah mulai kehilangan hal itu, sebenarnya aku bisa sangat bahagia ketika bisa tertawa bareng, dan aku lebih murung kalau tidak tertawa. tapi ada benarnya juga, kalau aku sering bercanda banyak hal-hal yang kurang baik terjadi, salah ucap atau lainya.

ya mungkin benar, kali ini aku harus fokus, kalo aku memang ingin dapetin WHV itu, aku harus giat belajar. aku harus cepat membentuk masa depanku, agar beberapa niat bisa teraktualisasikan, aku sudah bosen disebut tukang planer, karena terlalu banyak impian sama sahabatku. ya semoga bisa..

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s