teman hebat paling muda ninggalin, sad!!

Kisah ini berawal saat saya memulai di kegiatan remaja masjid. Sudah beberapa bulan saya jarang sekali ke masjid, paling subuhan doing dan saya bukan orang yang sering bergaul di kampung, bisa dibilang saya itu kurang gaul dengan mereka. Dalam benak keinginan untuk mengaktualisasikan diri di masyarakat apalagi untuk membantu mendidik anak-anak kecil selalu besar. Hanya belum menemukan jalan yang tepat. Akhirnya ketika ada perkumpulan di mana ada inisitif para relawan pengajar di masjid untuk membentuk ikatan remaja masjid, saya ikutan hadir, dan tanpa ada maksud ingin dilihat atau apapun. Saya itu gereget dengan salah satu ustadz yang tak bisa membuat anak-anak tertarik dan antusias. Akhirnya saya mengajukan diri untuk ngomong. Dan ketika ada pemilihan ketua ya mereka anggap saya pantas, sehingga mereka memilih saya.

Saya itu suka menolak ketika teman-teman di kampus, sekolah, atau apa saja ketika ditunjuk untuk menjadi seorang ketua. Saya gak suka aja dengan prosedur-prosedur yang harus dilakukan seorang ketua dan belum cukup pengalaman untuk menjadi ketua. Tapi kali ini saya tertarik dan semangat untuk melakukan itu semua.

Ketika saya ngomong, saya melihat seorang gadis yang tak pernah saya lihat sebelumnya, saya bahkan mencurti pandang dan ingin mengetahui siapa dia. Sesekali saya bertanya kepada anak-anak, tapi jawaban mereka belum cukup memuaskan. Ok kita tinggalkan dulu masalah cewek yang membuat saya jadi teralihkan (mungkin sountreck yang tepat yaitu, afgan mengalihkan duniaku).

Karena saya itu jarang ke masjid saya juga gak tahu anak-anak baru termasuk gadis tadi. Ada seorang anak yang masih muda terlihat berbeda, tentu saja wajahnya. Dia manis dan terlihat baik sepertinya. Keesokan harinya saya meminta mereka untuk rapat membicarakan organisasi baru ini. Memang hampir rata-rata anggotanya masih kecil, masih pelajar SMP. Saya memikirkan bagaimana bisa membuat mereka antusias dengan adanya Ikatan remaja masjid ini. Sedangkan ekspektasi saya terhadap mereka begitu cukup tinggi, seperti saya ingin mereka sangat aktif dan mengerjakan beberapa hal. Tapi tidak semudah itu, di awal yang menghadiri rapat masih banyak, tapi semakin keseini semakin bisa terlihat/tersaring hanya beberapa orang saja yang antusias.

Beberapa orang itu bisa saya andelin ketika membutuhkan sesuatu, paling bisa diandelin itu namanya Hasbi. Dia itu anak baru pindah dan menetap di sebuah kontrakan milik saudaranya, mereka pindah ke kampong ini hanya sementara, sambil mencari rumah. Awalnya saya gak tahu kalau sementaranya itu bakalan sebentar. Tapi inilah ide ceritanya, saya merasa sedih kehilangan seorang teman terbaik saya paling muda. Bisa dikatakan seperti itu.

Anaknya seusia adek saya, tapi memiliki postur yang lebih tinggi dan memiliki wajah yang cute, sampai beberapa cewek banyak yang naksir. Saya juga kesel juga masih muda udah pacar-pacaran. Sikap antusias dan selalu mau jika diminta bantuan serta memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Suaranya juga bagus, apalagi kalau diolah. Pinter, rajin solat, baik, penurut, berbakti sama orang tua dan tentu saja senyumnya selalu ditebar kemana-mana.

Dia itu pembawa acara kalau ada pengajian mingguan dan dia cukup cakap untuk hal itu. Kepindahanya ke Cikampek karena sudah menemukan rumah yang tepat membuat saya sedih. Padahal saya sangat terbantu sekali dengan kehadiranya. Sampai-sampai pagi ini saya merasa sangat sedih jika dia benar-benar telah pergi dari kampong ini. Pertanyaan dalam dada, adakah seseorang yang bisa diandalkan dan seantusias dia lagi, yang siap menerima tantangan dan membuka diri kapanpun dibutuhkan, rasa percaya dirinya, aura senyumanya. Saya tentu saja tak tahan meluapkan emosi ini, air mata tumpah menetes mengingat apa saja potensi hebatnya.

Anak muda yang penuh dengan antusiasme dan percaya yang hebat itu akankah aku temukan lagi dari anak-anak lainya disini. Saya juga tidak tahu apakah nanti akan seperti sekarang karena dengan kehadranya saya banyak terbantu. Memiliki seseorang yang seperti itu tak perlu capek hati menyuruh orang lain untuk tampil dalam berbagai hal. Ya bagaimanapun semua harus terjadi dan minggu depan benar-benar akan berbeda, tentu saja ada kebiasaan dan suasana baru.

Saya baru merasakan kehilangan yang begitu berat, sepertinya negara apabila memiliki 1000 anak sepertinya, pasti luar biasa. beberapa minggu yang lalu saya mendengar bahwa dia rela gak keluar rumah dan bermain karena menjaga kakeknya di rumah, itu sesuatu yang jarang sekali saya temukan pada anak seusianya. Pokoknya saya kagum saja sama dia yang masih muda sudah sekeren itu. Saya bukan maksud memuji dia berlebihan karena gak baik juga.semoga penampilanya secara alami itu terus terpelihara tanpa ada keinginan untuk mengejar pujian orang dan rasa ingin dilihat. Memiliki hati yang peka dan keinginan untuk selalu belajar dalam hal apapun, serta menerima banyak tantangan agar banyak kesempatan memasuki dunia yang lebih besar semakin terbuka dan menyenangkan. Ambil banyak pengalaman dan pengembangan potensi dalam bidang apapun.

Anak yang selalu tampil sopan dan mamakai busana yang pantas menjadi cerminan ada sesuatu dalam dirinya, karakter alami yang dimilikinya semoga selalu membawanya pada hal yang lebih luar biasa dan hebat lagi. Saya sebagai orang teman yang memiliki jarak usia 10 tahunan lebih memasukan dirinya pada jajaran orang-orang yang cukup mengilhami dan mencuri hati. Semoga kita semua bisa gemilang dan menyinari dunia dengan kemampuan kita sehingga banyak bermanfaat bagi orang lain dan bisa terus menebarkan senyum bahagia. 6 bulanan kita saling mengenal bahkan kurang dari itu, tapi kulihat dia berbeda dan luar biasa. semoga ALLAH selalu menyertai dan membukakan pintu ilmu yang banyak, serta bisa mengamalkanya.

 

Salam

Arip Hidayat

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s