ahkk sedikit mengulas masa kecil

bandel dan hiperaktif mungkin itu yang sering orang katakan, sampai-sampai aku memiliki beberapa luka goresan di wajah ini saking bandelnya. waktu aku kecil senang sekali kalau mencari makanan seperti buah-buahan, umbi-umbian atau sekedar menghabiskan waktu untuk bermain sejak kecil.

di kampungku, CIamis tidak begitu sesubur tempat lain untuk urusan palawija. yang sering aku temui pohon kelapa, albasiah, bambu, dan lainya. bahkan tak ada mangga atau rambutan yang manis, semuanya terasa masam sekali. begitu juga dengan ikan-ikan di kolam miliki penduduk, tak ada yang gemuk, semuanya kurus dan hanya tulang-tulang, bahkan ikan-ikan itu diberi makan kotoran manusia yang buang air besar di kolam tersebut.

aku juga mempunyai peliharaan dan kolam ikan. sering kali aku pergi ke kebun-kebun dan mencari tumbuhan liar yang bisa diberikan untuk ikan-ikan, seperti daun singkong liar, daun talas, dan umbi-umbian. sebelum mendapatkan satu ikat penuh, aku terus mencari, biasanya juga bersama teman yang lainya. 

selain itu pas Ibuku ke Jakarta ikut bersama Bapa, biasanya aku dititpkan kepada nenek. karena mereka memiliki peliharaan kambing, aku sering membantu mereka mencari rumput, kalau sudah dapat satu karung barulah kami pulang. sudah begitu perut lapar. karena di desa kami tidak maju, makan pun seadanya, bahkan aku suka sedih dengan keadaan semacam itu dan kadang juga suka menggerutu.

aku pun sering sekali berenang di sungai yang banyak batunya, kadang sambil mencari ikan, tetap saja ikanyatidak dapat karena sulit untuk mendapatkanya, berbeda sekali dengan di kota, bahkan hujan sebentar dan air menggenang di sawah, ikan sudah banyak terlihat.

meski hidup kami susah, kami jarang sekali mengambil ikan dari kolam untuk lauk ketika makan. kadang juga aneh kalau diingat-ingat lagi. dan ayam peliharaan banyak pun tak mau dimakan.

sering sekali aku mengajak anak-anak lainya untuk melakukan banyak kegiatan permainan. aku paling suka kalau membuat saung-saungan, lalu memasak umbi-umbian di kaleng biskuit dengan ditaburi garam sedikit, atau bahkan mencuri rambutan asem dan buah lainya. pernah bareng-bareng membuat saung-saungan yang cukup besar dengan potongan batang pohon singkong atau pun pelepah daun kelapa.

dari kecil aku juga suka sekali dengan tanaman, kadang aku suka meminta biji-bijian kemudian ditanam di kebun milik kami. di kebun baru milik keluarga kami ada pohon alpukat, sekali musim berbuah, cuma satu atau dua biji saja, sama halnya dengan rambutan manis, cuma sedikit sekali. aku bahkan menunggu-nunggu kapan buah itu besar dan memerah. parahnya lagi kami memiliki pohon mangga harumanis di depan rumah tak pernah berbuah, pernah suatu kali hanya satu dua saja. tapi setelah rumah kami jual dan pindah ke karawang, 2 tahun setelahnya pohon itu berbuah lebat bahkan sampai mematahkan batangnya. haha

 

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s