Alhamdulillah dia mengatakanya

kemarin sore aku berdebat cukup panas dengan ibu, ayahku pulang. aku menyadari aku salah tapi hatiku tak sepenuhnya mengakui bukan aku yang 100 persen salah. aku tersungkur diam. ternyata malam tadi adalah malam lailatul qodar. 

ketika saya buka materinya, malam itu adalah malam yang cukup mulia, orang yang minta dihapuskan dosanya akan dihapus, meminta rezeki, akan diberikan dan sebagainya. banyak yang meminta maaf pada malam tadi di status facebook. aku pun merasa tergugah untuk bicara minta maaf kepada orang tua. kebetulan bapaku lagi makan dan ibuku ada di dekatnya.

aku langsung bicara terbata dan menitikan air mata. aku cuma mendegnarkan apa keluhanya padaku, tanpa membalasnya. semua unek-uneknya aku dengar, meski aku tak sepenuhnya setuju interpretasi dia padaku beberapa tak sesuai. selebihnya aku yang harus menyadari rasa syukurku memiliki orang tua seperti mereka. aku rasa aku banyak mengungkapkan itu, di blog ini atau cerita kepada sahabat.

yang aku dapatkan malam tadi adalah mata bengkak, dan cukup sakit untuk mengedipkan mata, membekas hingga pagi. 

1. dia tidak pendendam, lebih banyak memendam apa yang membuatnya sakit dan tak meluapkan itu, bisa dikatakan dia bisa menutupi rasa sakit yang orang ucapkan padanya. sikap seperti itu jatuh ke pada adiku yang kedua.

2. dia tahan banting terhadap penilaian orang lain, tegus pada prinsipnya, sehingga dia menemukan apa yang ia kejar selama ini.

3. ujian dari pekerjaanya di zaman dahulu lebih sulit dari pada hari ini. dia bekerja 12 jam lebih tapi dia Ikhlas menjalani. sehingga dia bisa sampai sekarang seperti ini, katanya.

ya meski aku dikira kuliah seperti tidak menghasilkan apa-apa, tidak ada desire untuk kaya, atau apalah. itu salah besar. padahal aku banyak beli buku, disiplin ia, dll. masa dia gak melihat itu.

ahkk alhamdulilah hari ini dan esok-esok meski aku kesal pada pendirianya, aku harus tahan dan sabar, demi mendapatkan restu 2 bidadari itu. agar jalanku juga mudah. ya ALLAH beri aku jalan yang baik, jauhkan aku dari nafsu duniawi yang terlalu menyiksa diri, dekatkan aku pada jalanMU, berikan aku kemudahan meraih ilmu,kekayaan dan rezeki yang banyak agar aku mampu banyak berguna bagi orang lain. terima kasih ya ALLAH.

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s