I Must run Faster

Ya ALLAH aku tertarik dengan beasiswa, apakah aku mampu untuk meraihnya, tapi apakah aku juga bisa merelakan diriku pergi meninggalkan orang tua yang sepertinya butuh bantuanku terus, tapi aku akan terus-terusan seperti ini kalau tidak berani melangkah. tapi aku sadar aku tak begitu bagus dalam hal nilai, dan aku tidak percaya diri pada kemampuankua sendiri. sudah beberapa kali aku mengasah bahasa englishku tapi sering sekali lupa.

aku ingin sekali mendapatkan beasiswa, aku tahu orang tuaku mungkin sudah ngomong apalah kalau aku terus sekolah sampai S2. hal yang paling mungkin aku kerja sambil ambil s2. saat kuliah s1 aja ibu sering mendorong untuk cepat bekerja dan bekerja. apalagi kalau aku lanjut S2 dan menunda actionku hanya untuk belajar teori terus. kapan aku berkembang. dalam hati ingin sekali kuliah di luar negeri, bisa membaca banyak buku di perpustakaanya, memiliki teman-teman di luar negeri, bisa menghabiskan waktu sepenuhnya  untuk belajar karena sudah terjamin biayanya. apakah itu muluk, mungkin iya, itu hanya zona nyaman yang semua orang bayangkan apabila bisa sekolah dari beasiswa di luar negeri.

setiap apapun harus aku syukuri agar Allah juga me nambah nikmatnya kepadaku. meski beberapa hal menurutku sulit tapi aku yakin bahwa apapun itu adalah cara Tuhan untuk menemukan aku pada jalan yang lebih hebat. aku sering mengikuti beberapa tes, salah satunya tes kerja. sering sekali gagal, padahal aku merasa lebih baik dari pada yang lainya yang dites tersebut. perasaan tidak adil selalu menghinggapi. aku semakin sadar bahwa ternyata jangan pernah memandang diri kita lebih hebat dari pada orang lain dan mendapatkan predikat blablabla dari orang lain belum tentu juga baik. semisal aku dainggap menguasai bidang ini tapi ketika ujian hasilnya jelek. tentu aku akan ngeles dengan beberapa hal, dll. dan emang salah satu kelemahanku adalah selalu buruk dalam tes, tapi aku tak mau itu menjadi prasangka yang benar, semoga saja tidak. mungkin karena aku kurang teliti dan tergesa-gesa atau merasa ngegampangin hal-hal kecil.

aku terobsesi dengan pendidikan yang harus banyak aku dapatkan, terkadang aku tidak fokus mana yang harusnya aku utamakan dalam pembelajaranku tapi semuanya penting, aku meraba bahwa semua anak muda mungkin saja wajar tidak fokus. nampaknya aku harus segera fokus menjalani sesuatu agar aku bisa menemukan sebenarnya jalanku itu yang mana.

ya beasiswa di luar negeri adalah impian banyak orang, andai aku mendapatkanya, aku bersyukur sekali. tapi itu bisakah terjadi? orang dengan pemikiran positif dan mendadak memotivasi bilang pasti, tidak ada yang tidak mungkin. ahkkk harusnya aku tak membuang waktu untuk bodoh di depan media sosial. aku harus banyak belajar dan mencari banyak ilmu.

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s