semoga mengerti dengan pilihan saya

ya awalnya memang saya gak begitu antusias ketika pa jokowi muncul di televisi karena mobil esemka, lah waktu itu aku pikir ini berita bagus, sekolahnya bisa mendukung hal semacam itu, pasti anak-anak sekolahnya keren. eh lama-lama kok pa jokowi yang terkenalnya. semakin lama dia juga terkenal dengan beberapa aksi nyatanya ataupun blusukan, aku masih belum begitu antusias. maklumlah aku jarang sekali nonton televisi, tapi kehebohan mengenai jokowi semakin booming saat dia dicalonkan/mencalonkan diri menjadi gubernur DKI. dia seperti seorang pemimpin yang selama ini ditunggu kehadiranya untuk merubah lingkungan seperti yang telah dia lakukan sebelumnya.

akhirnya pa jokowi terpilih menjadi gubernur dan beberapa kegiatan seperti biasa dilakukan, yaitu blusukan. beberapa orang yang tak suka pun mulai berkomentar mengenai aksi itu adalah pencitraan dan kemudian ramai-ramai berita mengenai akan diselenggarakanya pemilu, orang-orang sudah ramai membicarakan hingga pada akhirnya bu megawati memberitahukan informasi bahwa pa jokowi akan dicalonkan, seperti angin segar yang berhembus, banyak orang bahagia karena info ini. saya bingung dan heran kenapa saya biasa aja.

calon presiden yang terdaftar hanya ada 2. tiba-tiba facebook dan lainya lebih ramai mengisukan baik dan buruknya capres, sebelumnya saya sering mendapatkan postingan mengenai kehidupan pa jokowi yang begini lah, begitu lah. bahkan di awal-awal saya membaca bahwa pa jokowi dibantu oleh salah satu pengusaha yang pengusaha itu juga dulu membantu salah satu presiden amerika. aku sudah bertemu dengan penulis blog itu yang menguak beberapa kisah-kisah tersebut.

orang yang gak suka pa jokowi belum tentu pendukung pa prabowo, tapi karena sekarang hanya ada 2 orang capres, yang tidak suka sama pa jokowi itu sebagian memilih pa prabowo. padahal sebelumnya juga sudah ada yang menjelakan pa jokowi, tapi semuanya dituduhkan ke pa prabowo, belum lagi kasus 98 yang menjadi boomerang, tapi apakah semua hinaan pada pa jokowi itu adalah dilakukan oleh pa prabowo.

kemudian hal ini juga memberi pengaruh pada agama, sampai isu yang terbaru bebrapa media masa yang seperti anti islam mendukung pa jokowi, dan seolah ketakutan dengan sikap pa prabowo dimana banyak berkumpul partai2 islam mendukungnya. ada isu lagi beberapa jurnalis asing membela pa jokowi dan menjelekan pa prabowo. yang juga jadi pertanyaan pa jokowi mengatakan jika terpilih akan membongkar kembali kasus 98. lah siapa yang menghina sebenarnya. pa prabowo juga santai saja tidak serius, ini pa jokowi seolah yang terlalu berlebihan seolah menjelekan dan menyudutkan. meskipun itu benar tapi kan gak mesti gitu, kesanya malah siapa yang menghina siapa

kemudian berandaku juga lebih sering menemukan pembelaan pada pa jokowi. ketika pa jokowi diserang oleh orang yang tidak suka padanya, menuduh semua yang terjadi dilakukan oleh kubu pa prabowo. sekarang ya gini aja, mereka yang gak suka itu ya ikhlas ataupu terpaksa mereka mendukung pa prabowo. yang mencela ataumenghina kan bisa saja bukan pa prabowo yang menyuruhnya. atau bisa juga dilakukan oleh orang asing yang ingin memperburuk keadaan. padahal kebanyakan yang diberitakan untuk pa prabowo adalah keburukan, tapi kubu mereka diam saja. yang lebhi banyak menceritakan keburukan kan justru rivalnya terhadap pa prabowo, bahkan pa jokowi menekalahnkan akan membuka lagi kasus 98

aku sih bingung mau milih siapa. tapi setelah berpikir, fix deh milih pa prabowo. jujur aku nulis mungkin tanpa data yang valid, gak nonton debat dan itu cuma sekali dan pas itu aku suka banget sama penjelasan pa jokowi. penjelasan dia gue banget dan benar-benar masuk akal. tapi liat kedepanya lagi, aku juga suka kok Indonesia tidak terllau terbuka untuk dunia luar, bahkan jika sikap kita banyak dibatasi. toh lihat aja sekarang, makin ngeri kalau denger-dengar isu2 perang antar tetangga kampung, dll.

ya gimanapun akhirnya semoga semuanya bisa kembali, umat islam kaya yang ditakuti, padahal pa prabowo gak terlalu keliatan alim sekali. tenang kok. Tuhan akan menolong agamanya, gak usah ampe bikin karikatur dan berprasangka gimana jadinya kalau si A yang jadi. kalau salah dengan prasangka itu bagaimana?

maaf nulisnya sambil ngantuk, kalau ada salah2 kata tolong koreksi dan aku tak bermaksud menjelakan jokowi atau pendukung pa jokowi.

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s