pernyataan kartika di Hitam putih gue gak suka.

Pernyataan Kartika di Hitam Putih mengenai India terlalu berlebihan, bukan karena saya pernah ke India, namun melihat gelagat komentarnya kelihatan sekali dia orang yang mudah mengeluh dan manja serta tidak suka dengan kondisi buruk.
India memang memiliki jumlah populasi manusia cukup banyak, bahkan persaingan di dunia kerja begitu keras. kalau kita ke India kita akan melihat perbedaan mana kota yang banyak muslimnya dan mana yang banyak hindunya.
kartika mengeluhkan mengenai mumbai, kota yang banyak dihuni oleh umat muslim, dekat dengan pantai, cukup bersih, autoricksau/bajaj tidak diperkenankan ke pusat kota, bus kota yang banyak dan jarang sekali macet, kereta dalam kota yang banyak.
memang di India bunyi kelakson selalu dibunyikan oleh pengendara kendaraan, karena mereka mematikan mesin ketika berhenti karena macet, lampu merah atau kondisi yang membuat dia berhenti mereka akan bunyikan klakson ketika kendaaraan mulai bergerak untuk memberi tahu kendaraan lain agar segera bergerak.
bau keringat itu relatif, kartika tentu banyak duit, sampai mengunjungi sebuah area pencucian terbesar di dunia saja dia mesti bayar 600 ribu. orang aja gak mesti bayar segitu kok. dia juga bilang bahwa tidak merekomendasikan teman/kerabat untuk ke sana.
saya sendiri malah lebih takut ke Jakarta, terakhir hampir dicuri hape di busway, untung hapenya jatuh dan masih jadi milik saya. apalagi pas pertama kali saya ke luar negri justru saya mengalami tindak kejahatan di bus kecil dari cikarang-karawang meski selamat dari komplotan orang brengsek. belum lagi kasus kejahatan banyak di Indonesia apakah kita juga mau kalau orang luar negri bilang, jangan ke Indonesia, gak recomended banget. enak gak digituin?
kalau makanan saya cukup setuju, bahkan ketika makan di restoran yang cukup bagus sekalipun, kalau kita liat dapurnya dan orang yang bekerjanya, kadang agak jijik. tapi yasudahlah. ALLAH ciptakan Manusia sama derajatnya, bahkan di surga itu akan banyak dihuni oleh orang miskin, lalu kenapa kita bilang seolah itu negara parah sekali dan bahkan gak merekomendasikanya hanya karena gak bisa memenuhi kemanjaan kita.

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s