Merasa Nyaman

saya sebenarnya merasa sangat beruntung saat ini. saya itu gak punya kerabat di luar negri. ibuku pernah sih bercerita kalau dia punya kerabat yang dulu pernah hijrah ke Belanda saat zaman perang. mungkin sekarang masih hidup. tapi sejauh ini tidak ada sodara yang tinggal di luar negri. dari keturunan bapaku. hanya saya yang sering melancong dan berani ke luar.

akan tetapi, karena media sosial dan cepatnya informasi melalui internet, saya akhirnya dapat berkenalan dengan Indonesian yang sudah permanent residence di Australia, namanya Pa Rudi. dia dan keluarga mau berbaik hati menampung saya untuk di awal-awal, dan akhirnya malah banyak membantu sekali.

kebetulan saya mendapatkan working holiday visa setelah persiapan yang cukup lama. setelah berkenalan dengan pa Rudi, ada sih perasaan curiga, karena takut scam atau gimana, tapi saya juga yakin sih dia baik. akhirnya saya mengiyakan untuk tinggal dulu di rumahnya, bahkan saya majukan keberangkatan karena dia menelpon untuk menawari kerja.

saya pun akhirnya pergi dengan tiket cukup mahal, berharap segera dapat kerja. toh aku di rumah juga ngapain lama-lama.

keluarga pa Rudi begitu hangat dan welcome. setelah memperkenalkan rumahnya dan menjelaskan beberapa hal, dia mengajak saya belanja ke super market.

besoknya setelah dia berangkat kerja, kami berangkat ke Causarina Shoping Centre untuk membeli gembok sepeda, membeli sim card optus $30 dan membuat bank account, saya pilih Common Wealth.

saya di rumah terus juga agak bete, sudah bersihin halaman, kolam renang aku bersihin dedaunan keringnya, lalu saya pergi keluar jalan-jalan melihat kondisi sekitar. sambil jalan menelpon beberapa teman yang menunggu visanya granted.

menjelang sore istri pa rudi pulang dan kami mengobrol cukup banyak, senang sekali mengobrol sama dia, disusul oleh pa Rudi dan mereka banyak sekali bercerita tentang kerjaan, pengalaman mereka mendapatkan permanent residence, pengalaman anak-anak whv dan semuanya.

kami pun makan bersama-sama, setelah magrib saya dibantu membuat TFN atau Tax file number.

saya gak nyangka dapat kebaikan seperti ini, rasanya ALLAH itu mengarahkan dan memberi saya jalan yang cukup baik. memang terdengar nyaman dan tidak menyangka, justru saya merasa lagi main ke rumah sodara sendiri.

bener kata ayahku, jangan pernah berharap kebaikan itu dibalas dari orang yang kita beri kebaikan, karena ALLAH itu akan membalas dari mana saja.

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s