Profesi Ustadz

pernah gak sih kamu liat ustadz memiliki kehidupan yang lebih baik dari pada masyarakat biasa. bahkan ada yang hartanya melimpah ruah, tiba-tiba istrinya bertambah dan cakep-cakep lagi. oh men siapa yang kaga ilfil sih, apalagi gue yang masih muda kaya begini. kaga cuma ustadz sih yang begitu, masyarakat biasa pun ada yang kaya begitu, karena mindset kalau seseorang memiliki kekayaan yang luar biasa, apapun mudah didapatkan. pun ketika seseorang mulai berjaya dan memiliki kelebihan uang, maka tiba-tiba jadi berubah.

kalau kamu menganggap dengan menunjukan harta bisa menggaet cewek cantik, maka orang lain pun begitu, makanya banyak orang yang bermimpi untuk menjadi kaya raya agar bisa memenuhi fantasinya. oleh karena itu banyak contoh kasus-kasus masyarakat yang bisa kita saksikan. contohnya; “gila itu cowoknya jelek banget tapi istrinya cakep-cakep, dua lagi. pantesan orang itu kan kaya men.” yang terbaru adalah guru spiritual yang tertangkap lagi make dan masyarakat jadi tahu jumlah istrinya yang mana salah satunya adalah artis. kan gue mikirnya “gila itu orang, artis aja bisa dijadikan istri keberapanya, berapa penghasilanya dan dia dikenal sebagai guru spiritual yang tiap omongan ditivi itu isinya bacaan agama dengan dandanan ala si soleh.”

nah buat kamu yang masa mudanya selalu bermimpi dikelilingi cewek cakep, maka pas tua nanti dan berjaya bisa jadi terlaksana.

balik lagi. enaknya lulusan pengajian, banyak ilmu agama, berdakwah dan sekali dakwah bisa dapat uang, bahkan semakin lama bisa mematok harga jasa berdakwahnya. jika dalam seminggu memiliki satu jadwal berdakwah saja, maka sebulan bisa berapa juta? itu kalau gue liat dari keuntungan yang bisa gue dapatkan dengan menjadi pendakwah.

bukan gue mau menjelekan ustadz ye, gue cuma lagi sebel aja dengan kasus begituan. gue pun disini ingin berbagi bahwa sebenarnya setiap orang bisa berdakwah dan memang setiap orang itu akan menjadi guru, setidaknya untuk keluarganya.

gue pernah liat ada menteri yang jago berdakwah, seorang guru pinter berdakwah, pedagang jago berdakwah dan menerapkan syariah pada usahanya, pengusaha yang jago berdakwah, sampai buruh pabrik juga jago berdakwah.

mereka yang gue contohkan diatas, terutama yang sudah mapan dalam ekonomi menjadikan sarana dakwah untuk berbicara kepada banyak masyarakat dalam menyebarkan kebaikan. baik itu renungan hidup, motivasi, pengalaman, dan nasihat. mereka tetap mencari makan dari bekerja, tidak menjadikan dakwah sebagai ladang, tidak mematok biaya.

orang yang memiliki panggilan jiwa untuk membagikan ilmu dan pengalamanya akan secara tulus dan ikhlas melakukanya. tidak ada lagi unsur mencari keuntungan duniawi. yang dia inginkan orang lain menjadi lebih lagi.

gue juga berpikiran kalau seseorang sudah diberi kelebihan oleh ALLAH, secara langsung atau tidak langsung panggilan untuk berbagi kebaikan itu muncul alamiah. bahkan seorang pelajar yang sudah banyak belajar, ada keinginan untuk berbagi. gue harap kemurnian-kemurnian ini tetap terjaga, sehingga tetap selalu ada semangat untuk berbagi secara ikhlas.

semakin mengenal agama, rasanya banyak kesadaran diri dimana terkadang seseorang pun bisa melepaskan hawa nafsu duniawinya yang besar, bahkan takut ketika duniawi didatangkan kepadanya. sehingga akan nampak terhadap kehidupanya yang semakin sederhana. ia pun tahu mana cara mendapatkan rezeki dengan tepat. sekalipun di depanya ada gelimpangan harta benda.

ya gue tau duit yang didapat dari berdakwah juga baik. gue kaga menilai itu tidak baik, bahkan gue kaga iri sama sekali dengan hal itu. gue yakin ALLAH itu tahu men yang pantas buat setiap orang. gak ada sama sekali yang bisa benar-benar menjudge itu baik atau buruk. gue cuma merenung saja, bahwa agama itu bisa menjadi ladang duit yang menggiurkan men. sekalipun seorang tokoh agama itu tinggal di kampung yang pelosok banget, hidupnya bisa terjamin baiklah jika menjadi seorang pendakwah.

dimana ya gue bisa menemukan guru agama yang memang bermisi membangun kehidupan yang lebih baik. bukan membangun kerajaan dan kekuasaanya?

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s