Membuat orang lain iri

Beruntung memang gue bisa mendapatkan kesempatan berlibur dan bekerja. Bagi gue kesempatan ini bukan untuk saling iri-irian bahkan mengarah kompetisi. Gue yakin kalau upaya udah maksimal pasti yang didapat akan setimpal. Tentu aja juga tergantung keberuntungan dapatin kerjaan.

Gue yakin anak-anak yang mendapatkan whv gak akan menyia-nyiakan pekerjaan yang disukainya. Beruntungnya senyebelin apapun tempat kerjaan, gue sih enjoy aja karena dari awal udah antusias untuk belajar. Kadang gue juga buat kekonyolan dan tentu saja menunjukan kualitas bekerja sehingga gue pun bisa dipercaya bekerja di beberapa tempat dalam seminggu meski kebanyakan sebagai tukang cuci piring.

Ada yang mulus ada yang sukar. Ketika mendapat yang mulus gue bersyukur artinya gue bisa melakukan dengan baik. Kalau ada yang sukar gue bisa belajar dan lebih bersyukur melewati kesukaran itu.

Seperti di awal-awal merantau, bulan 1-4 itu biasanya dibuat labil dengan pekerjaan dan pendapatan. Namun dibulan-bulan berikutnya biasanya lebih mulus karena hasil dari pembuktian. Begituan yang gue baca dari hidup. Gue kadang jadi gak perlu iri dengan kemulusan orang lain karena gue lebih yakin kalau kesukaran itu justru akan melahirkan kemulusan yang abadi.

Iri pada keberhasilan orang lain itu memang penting, gue terus berbenah dan memajukan diri juga karena gue iri sama orang lain. Misalnya ketika gue melihat anak muda sudah lulus kuliah, dengan nilai bagus dan mendapatkan banyak kesempatan belajar di negara orang.  Atau misalnya gue iri sama keberanian orang yang berjuang hingga sukses terhadap usahanya.
Hati-hati iri itu bisa jadi bermasalah loh. Ketika iri sama orang lain, dan kita menjadi tidak suka dengan hal itu. Maka ada indikasi buruk. Lebih baik cepat ubah dan skip untuk tahu lebih banyak tentang orang itu.

Salah satunya sama gue misalnya. Tinggal unfriend atau blok media sosialnya, kelar dan lebih damai hidup.

Upaya yang dilakukan setiap orang pasti sama tinggal keberuntungan itu yang mungkin membedakan. Bagi gue lebih baik gue terus mengembangkan diri gue dalam situasi apapun karena gue yakin hal-hal baik akan mendatangkan kebaikan juga, jadi bersikap baiklah yang penting.

Oh iya kalau muslim mungkin sering mendengar berkah atau tidak. Yang mengetahui keberkahan seseorang itu kan hanya Allah. Jadi ya udah yang penting apa yang kita upayakan bisa berkah.

Hahahahhahaha tos dulu dong!

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s