Pertemuan di Bali

Ketika aku sedang di Nepal, aku melihat Oki sedang berada di Bali melalui media sosial facebook. Dia merupakan pemegang work and holiday visa (WHV) yang sudah pulang sebulan yang lalu. Aku tidak pernah mengenal dia sebelumnya, kami bertemu beberapa hari di kampung inggris, Pare. Itupun karena dia merupakan temanya temanku yang WHV-an di Sydney sedang belajar IELTS di Pare.

“Oki sampai kapan kamu di Bali?”

“gue kayaknya sampai jumat rip, gue ikutan volunteeran di Bali.”

“gue nanti ke Bali tanggal 1 november Ki. lu diem dulu di Bali, gue harap kita bisa ketemu ya!” pinta gue dengan memaksa.


 

gue harus ke Bali karena pernah beli tiket salah tanggal dan bulan. selain itu, temen gue di Darwin baru pulang WHV-an juga. Yunix merupakan sahabat gue di Darwin. dia menjemput dari Airport dan mengantarkan gue ke Hostel.

gue juga mengundang sahabat gue di Darwin yang tak lama pulang setelah seminggu gue pulang pada bulan agustus atau 2,5 bulan yang lalu, namanya Wahab. Dia akan datang keesokan harinya. kami berharap akan menghabiskan waktu liburan dan menikmati keseruan bali untuk semingguan.


 

Gue dan Oki janjian, Dia datang ke Hostel. kami menghabiskan waktu beberapa jam di mall. udah kaya pacaran saja ya! sambil menunggu Yunix dan Wahab, kami pun sibuk mencari penginapan yang asik dimana?


 

kami mendapatkan sebuah apartment cantik di Denpasar dengan harga 188,000 rupiah permalamnya untuk bertiga. murah sekali bukan?

setelah kami berkumpul. Oki ternyata sudah mengenal Wahab. kami pun langsung akrab, karena Oki, gue dan Yunix termasuk orang yang rame, kalau Wahab calm tapi seru.


ternyata apartemen yang akan kami tempati begitu luar biasa bagusnya, kami exited saat itu. Yunix juga memberikan motor untuk mobilitas gue dan Wahab. sedangkan Oki kemana-mana harus menggunakan Ojek online.


Di lain hal, Zam-Zam Sugira yang sering chat dengan gue ngomongin tentang tulisan, lagi rempong ngurusin bagasi karena akan pulang ke Indonesia setelah setahun melanglang buana di Australia. ternyata dia juga akan stay di Bali untuk beberapa hari. wah suatu kebetulan sekali.

kami pun membuat janji. kami tidak pernah bertemu sebelumnya tapi akhirnya bisa ketemu di Bamboo Bar depan Centro. langsung rame sekali saat itu. Zam-zam atau dipanggil Zizi mengajak Chaca yang ternyata juga anak WHV. bagi mereka itu merupakan pertemuan pertama dengan gue, Oki dan Wahab. Chaca sendiri pernah bertemu dengan Wahab sebelumnya.

gila baru bertemu beberapa saat, obrolan kami begitu seru, gelak tawa dan antusias saling berbagi pengalaman membuat malam itu luar biasa. Kami pun akhirnya berencana membuat video seru-seruan bareng. wah semuanya makin semangat, ide-ide dan imajinasi sudah memenuhi isi kepala kami.

===========================================================================

WHV ini membuat kami berkumpul, senang sekali berada di antara mereka. ini waktu yang bagus yang sudah diberikan oleh Tuhan. hari-hari kami berikutnya begitu luar biasa sekali. sampai kami pun merasa seperti sedang mabuk, karena selalu merasakan kesenangan.

20161106112259_img_1446.jpg

Tabanan, Bali

 

 

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s