Sharing di Universitas Bandar Lampung

Suatu ketika bang Boaz mengirim pesan dan mengajaku untuk sharing perjalananku di Australia dengan menggunakan work and holiday visa. 

Aku sangat exited tapi kayaknya gak bisa karena aku sedang proses mengajukan student visa.  Kemungkinan sudah jodoh harus ke sumatra,  student visaku baru selesai april. 

10 april aku mendapatkan visa. Nampaknya aku bisa mengikuti undangan bang Boaz sebelum aku berangkat ke Australia untuk kuliah. 

19 april kami berangkat.  Sudah lama aku tak berjumpa dengan bang Boaz.  Entah kenapa juga dia memilihku,  padahal komunikasi diantara kami pun gak intens. Aku bangga denganya yang juga menjadikan kegiatan ini adalah kegiatan mengisi waktu luang sebelum pergi ke negara lain.  

Bang Boaz mendapatkan kesempatan mengunjungi Amerika Serikat.  Ada sebuah program yang dia ikuti dan dia termasuk salah satu yang layak mendapatkan kesempatan itu. 

Balik lagi ke undangan acara.  Acara tersebut merupakan sharing 3 pembicara mengenai perjalanan mereka ke luar negri. Bang boaz berbicara mengenai bagaimana bisa traveling ke luar negri murah,  pa Wayan berbicara mengenai perjalanan yang iya lakukan di USA dan Eropa,  dan aku yang menjelaskan lebih detil bekerja dan berlibur.

Acara ini diinisiasi oleh pa Helta.  Beliau merupakan salah satu dosen di fakultas bahasa Inggris.  Bisa dikatakan fakultas ini memiliki guru-guru officially pernah study di luar negri. 

Aku bahagia karena bisa mengenal banyak orang hebat di sana.  Merasakan aura para dosen yang keren dan open minded.  

Gila betapa beruntungnya mahasiswa UBL fakultas bahasa inggris memiliki banyak dosen yang hampir semua pernah belajar di Luar negri. 

…………….

Hari itu di mulai. Bang Boaz menjadi pembicara pertama.  Dilanjutkan oleh pa Wayan, dosen muda yang usianya gak jauh beda denganku tapi memiliki riwayat akademik yang bikin aku envy, dan terakhir giliranku. 

Tantanganya adalah bagaimana menarik perhatian 150an audience untuk tertarik pada materi kita di jam kritis.  

Aku merasa cukup bagus antusiasnya ketika aku presentasi.  Ya meski aku gak bisa membuat lelucon seperti biasanya.  Tapi melihat tatapan mereka kepadaku,  membawa semangat. 


Aku,  bang Boaz dan pa Wayan

When I was sharing

Cie dapat penghargaan lah ya. 

Bersama dosen-dosen hebat di UBL

Mereka turut mengundang anak SMA

Para panitia terima kasih banyak. 

Bareng mahasiswa

Acara ini pure charity ya.  Udah diundang aja aku senengnya minta ampun. 

Karena ada alasan ini,  aku pun berniat untuk traveling di Sumatra. Sehingga aku bareng bang Boaz stay di rumah salah satu mahasiswa.  Kami tinggal di rumah Rizky, juga ditemani Sando dan Yudi. Wah mereka melayani kami dengan luar biasa sekali. 

Tak hanya itu,  kami juga berkumpuk dengan teman-teman dari Backpacker Dunia dan Couchsurfing. Terima kasih ya bang Tyson. 


Senang rasanya bertemu dengan mereka. 

Terima kasih banyak kepada semua pihak yang sudah menjamu,  dan berbaik hati melayani kami.  Sunggug luar biasa sekali pengalaman ini. 

Advertisements

Written by Arip Hidayat

Saya suka belajar banyak hal, asik buat ngobrol, royal, suka ketawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s