Siapapun Mampu berhaji

Ibadah haji dalam islam merupakan rukun islam yang ke lima dan wajib bagi orang yang mampu, namun sayangnya pengertian mampu ini lebih banyak diartikan untuk orang yang memiliki harta banyak, biasanya identik dengan rumah bagus, sawah luas, kendaraan banyak, anaknya lulusan kuliahan dan menantunya orang terpandang juga. Sebagian kecil juga sudah berpikir untuk mengutamakan impianya ke tanah suci dengan mengumpulkan uang bertahun-tahun lamanya. Atau ada juga yang tiba-tiba dapat rezeki nomplok sehingga bisa meraih impianya.

Selain itu sebenarnya kita juga mampu kalau bertekad kuat, termasuk saya sendiri yang belum menerapkanya yaitu menabung uang dari sekarang.

Anda perokok aktif, berapa bungkus rokok yang anda habiskan setiap harinya?
Misalkan anda mengkonsumsi rokok sebungkus perharinya seharga 15 ribu.
Ongkos haji misalnya :
Rp. 30.000.000 : Rp. 15.000 = 2000
Jadi jika anda sudah mengkonsumsi 2000 bungkus berarti anda seharusnya sudah bisa pergi haji, kalau pergi haji bisa mendatangkan pahala besar, tapi kalau merokok cuma akan mendapat penyakit dan menyengsarakan keluarga.

Berarti anda kudu nabung 2000 kali untuk mendapatkan ongkos ibadah haji. 2000 kali : 365 hari = 5,47 tahun jadi sekitar 5 tahun 5 bulan untuk memenuhi ongkos haji.

Jadi sebenarnya anda mampu ya untuk beribadah haji karena kemungkinan anda mengkonsumsi minimal 1 bungkus perharinya. Tapi sayangnya kalau merokok anda cuma investasi penyakit.

1 bungkus aja kalau udah 5 tahun 5 bulan udah 30 jutaan, bayangkan berapa lama anda sekarang sudah menjadi perokok aktif? Kalau lebih dari 10 tahun artinya anda sudah nabung 60 juta untuk beli penyakit.

Setelah anda sakit bukanya kudu berobat, bayar lagi, bau mulut mau nyium istri juga bikin eneg, bau napas juga, udah gitu asapnya juga menganggu orang lain.

Apalagi yang merokoknya lebih dari sebungkus ya perharinya.
Nah bagi yang gak merokok mungkin bisa ikutin tips ini, nabung 15 ribu sehari. Hehehhee

Semoga menginspirasi.

Merajut Harap

29 juni saya memiliki jadwal terbang ke chongqing, China. Perjalanan kali ini gak begitu exited, sampai saat ini saja saya belum membuat plan mau kemana aja dan mencari informasi apa saja yang ada di beberapa kota yang ingin saya tuju, bahkan saya tak memiliki keinginan untuk ke tempat yang terkenal di China.

Tapi ya traving seperti wajib bagiku setiap tahunya, udah lama gak jalan juga, lagi-lagi saya usahakan untuk solo traveling saja. Dulu ke India bareng temen agak kurang gereget, nah sekarang saya ke China diusahakan sendiri.

Belum urus visa juga sebenernya, jadi mungkin awal bulan depan akan saya urus.

Saya sedang menunggu surat rekomendasi dari dirjen immigrasi Indonesia untuk mendapatkan rekomendasi working holiday visa.

Namun sayang dirjen belum juga mengeluarkan surat untuk gelombang 52 sedangkan saya termasuk gelombang 55.

Awalnya saya gaj begitu optimis bisa mengajukan whv itu karena uang tabungan, tapi karena dirasa mungkin sehingga akhir tahun 2014 saya coba daftar online ke dirjen immigrasi. 4 kali selama menunggu dipanggil wawancara oleh dirjen immi saya coba test toefl dan 4x tes baru saya lulus dengan nilai yang diharapkan, uang tabungan memadai dan orang tua sudah mengijinkan.

Sayangnya sekarang malah pending, padahal saya ingin segera menginjakan kaki ke australia, saya sudah berkhayal saya akan kerja sungguh-sungguh, belajar apa saja di australia dari mulai bahasa, sistem kerja, manajemen sebuah bisnis, dll. Selain itu saya juga bisa traveling di Australia, ketemu banyak orang disana dengan berbagai karakter yang unik. Akh rasanya hati ini sudah menggebu sekali untuk kesana.

Memang saya tak bisa banget untuk 100% optimis tapi dalam hati berusaha meyakinkan kalau saya bakal kesana dan dalam tahun ini.

Saya juga sempat berpikir untuk mencari kerja saja, karena di rumah sudah agak bisa terkendali dan gak enak numpang di usaha orang tua, tapi saya gak begitu memberi pengaruh besar. Saya ingin aktif diberi tugas yang agak berbobot biar bisa mikir atau mungkin lebih tepatnya butuh suasana kerja baru yang gak gitu-gitu aja.

Bayangkan pagi saya bangun dan entah mau ngerjain apa, siang bantu nerima setoran pedagang dan saya manage keuangan pabrik hingga akhirnya saya bisa menabung banyak untuk keperluan working holiday visa.

Waktu saya habis untuk melihat layar handphone, padahal hati selalh mengajak untuk berubah, membuat jadwal lagi, kegiatan sehari-hari mesti tersusun dan termanage dengan baik sehingga bisa dimaksimalkan.

Nyari kerja juga agak males, pernah nanya-nanya ke temen tentang pekerjaan dan kebanyakan memberi tahu juga.

Saya juga aktif dalam aksi relawan mengajar di beberapa tempat, kadang juga di sekitar rumah, tidak saya kerjakan setiap hari tapi saya juga berusaha untuk mengangkat kreatifitas dalam kegiatan mengajar. Salah satu komunitas yang saya ikuti juga memberi kabar bahwa mereka akan ke Papua, karena di sana juga ada kawan sesam komunitas yang juga membuat aksi sama. Tapi belum fix waktunya.

Karena saya merasa kurang maksimal dalam memanfaatkan waktu, dan saya juga ingin buru-buru beraksi atau menghasilkan sebuah karya. Usia udah 24 dan saya masih begini-begini saja. Saya mulai memikirkan kira-kira bisnis apa yang akan saya kelola. Saya pun bigung, kalau bisnis itu menyita waktu saya gak belum bisa karena kan ada beberapa impian yang sedang saya proses. Saya ingin punya restoran atau cafe, saya juga ingin mengelola sebuah usaha di kampung halaman untuk membantu perekonomian di sana, dan banyak lagi.

Saya galau terus tiap hari.

Pekerjaan Enak Untuk Traveler/Backpacker

Banyak yang telah ketagihan dengan backpacking dan traveling, lalu sebagian orang mencari tahu pekerjaan apa saja yang bisa mendatangkan banyak uang dan sekaligus bisa jalan-jalan terus ke berbagai negara dan bisa melihat tempat-tempat indah dimanapun, dari mulai Asia, Eropa, Amerika bahkan Antartika semua bisa diwujudkan dengan waktu yang banyak dan keuangan yang memadai.

saya ingin membahas hal pekerjaan yang mungkin cocok untuk backpacker dan traveler, mungkin bisa jadi iya dan bisa juga tidak tergantung dari kitanya, tapi bisa jadi motivasi dan menjadi terpikirkan bahwa ternyata memiliki profesi itu, bisa membuat kita bekerja sekaligus jalan-jalan.

1. Ustadz, kenapa?
saya baru terpikirkan setelah membaca komentar berikut ini di grup Backpacker Dunia. dari Ema Zen

“Houston kota nomer 4 terbasar di Amerika setelah NY, LA, Chicago. Dari satu tempat ke tempat lain jauh banget. Disini semua ada jadi soal makanan gak bakal sampe homesick karena tiap hari bisa bikin di dapur sendiri. Cukup belanja di Ranch Market atau Asian Market dan Hongkong Market.
Ada store namanya Premium Outlet disini dimana semua barangnya Asli hanya gak lolos seleksi akhir jadi mereka jual murah seperti 70% off merk nya mulai Mickel kors, babe, DKNY , Kate Spade New York dll . Yang beli ampe berdesakan. Kalo store yang harga nya 1$ banyak di Sini. ada Dollar tree, Family Dollar, Dollar General dll. Semua serba 1$. Anyway aku lebih suka belanja di Walmart kalo soal murah. Orang orang indonesia juga banyak disini dan sering ngadain pertemuan dan Bazar di KJRI. Kebetulan Aa gym 3 hari yang lalu juga sempat ceramah 2 hari KJRI sini dan 2 bulan sebelumnya ustad Yusuf Mansyur juga sempet dateng buat ibu ibu pengajian disini. Alhamdulillah disini lebih betah karena banyak teman, bahan makanan asia lengkap dan shophing juga murah.”

Gila enak banget kan, diundang oleh orang-orang Indonesia di berbagai negri menjadi bintang tamu untuk sebuah acara keagamaan bukankah itu merupakan sebuah rezeki yang luar biasa sekali. bisa ke Amerika dan bekerja pula. bayangkan dapat bayaran, tiket gratis, akomodasi, makanan dan lainya. coba kalau niat sendiri ke sana berapa banyak yang harus kita tabungkan untuk biaya traveling/backpacking.

2. Selain jadi Ustadz mungkin bisa jadi tokoh-tokoh agama di masing-masing agamanya dan tentu saja mungkin harus bangun citra yang menarik agar orang mau mengundang.

3. Motivator
Nah selain jadi Ustadz atau tokoh agama, mungkin hal ini bisa dijadikan salah satu pertimbangan buat kalian yang ingin jalan-jalan tapi dapat untungnya banyak. Beberapa motivator yang berteman dengan saya di fb juga diundang oleh orang Indonesia yang ada di negara orang lain.

4. Jadi Artis.
Pernah nonton acara gosip? mungkin pernah denger atau liat kalau beberapa artis di undang oleh komunitas orang Indonesia yang ada di suatu negara untuk menghibur mereka.

Semakin banyak orang Indonesia di negara lain semakin banyak kesempatan untuk jalan-jalan enak dan dapat bayaran pula. apalagi berkaitan dengan agama yang kemungkinan dibutuhkan bagi orang-orang dewasa yang sudah mapan di negara tersebut. enak banget kan.
oleh karena itu yang lagi mau mulai untuk memilih beberapa profesi di atas semoga serius dan bener-bener meniti kariernya serta menjalin hubungan yang bagus dengan orang-orang biar kesempatan untuk diundang semakin besar. biasanya orang-orang yang lebih terkenal yang banyak diundang.

hahahaha
semoga menginspirasi
masih banyak ya sebenarnya cuman baru segitu yang bisa saya sharingkan. kurang lebihnya mohon maaf.

1 step

saya akan menghadiri wawancara untuk mendapatkan working holiday visa di jakarta. saya pergi dari rumah jam 7 pagi karena pagi harinya saya membantu sedikit perkejaan di rumah. saya sudah memperkirakan bahwa jam 9 saya sudah di lokasi, ternyata macet dan busway juga lama datangnya apalagi ketika kebagian busway pastilah gak enak kalau harus duduk karena masih muda apalagi banyak perempuan yang naik. 2 kali transit akhirnya mengantarkan saya tiba pada pukul 10.50.

begitu tiba saya melihat beberapa orang digiring oleh petugas, semuanya cewek dan kurang lebih 14 orang, karena saya buru-buru saya tak begitu menghiraukanya karena saya pikir itu adalah turis ilegal dari china atau taiwan karena mereka seperti orang china atau taiwan, dengan rambut berwarna-warna, celana-celan pendek dan kelihatan masih sangat muda sekali. mungkin usianya dibawahku. ketika aku meminta id sebagai tamu tiba-tiba petugas yang memberikan id itu berkata “itu yang penipu online pa?” dan petugas yang menggiringnya mengiyakan. sayangnya ketika saya berusaha untuk memotret mereka, mereka sudah masuk lift.

wawancara diadakan di lantai 12, beruntung ada temen, mas didik yang sebelumnya sudah berkomunikasi lewat sms juga sama-sama dipanggil dan ketika tiba saya dan dia langsung akrab juga beberapa teman yang berkumpul bareng jadi akrab ngobrolin ini itu dan tentu saja mengenai whv, segala macam kami omongin. hehehehehe ada mas ruri, dartin, dan marcel.

saat saya datang sudah banyak sekali orang yang mengantri juga, sampai kami dipersilahkan terlebih dahulu untuk istirahat untuk makan siang dan solat dzuhur bagi yang melakukanya.

jam 1 kami berkumpul kembali dan menunggu kapan dipanggil namanya, satu persatu sudah sampai akhirnya giliranku, ketika saya mau cuci muka dan sabun cuci muka sudah dipencet ke tangan namaku dipanggil, padahal lebih dahulu mas didik ketika tanda tangan kenapa saya duluan yang dipanggil, akhirnya saya elapin lagi ke tas sabun penci muka itu.

saya diwawancarai oleh pa Adit, waktu itu saya diminta menunggu sebentar karena dia mendapatkan telpon dari seseorang. saya pun berusaha mengeluarkan semua dokumen aslinya untuk ditunjukan.

kemudian diminta menunjukan KTP, karena saya jorok KTP ku sudah agak rumek dan saya laminating ulang. saya jelaskan kenapa dilaminating karena “waktu itu saya mandi di sungai jadi KTPnya seperti sekarang, sepertinya laminatingnya bisa dibuka pa,” kemudian dia meminta buka, tapi ternyata pelastik identitasnya ikutan mengelupas jadi tidak jadi dibuka. dia pun nanya apakah saya asli orang karawang, saya katakan “ciamis pa tapi kami pindah ke karawang, sudah 11 tahun di karawang.”

Akta lahir diperiksa, dia bertanya “ini baru ya?”
“iya pa, dulu kan aku pindah sekolah nah saat pindah itu ada kesalahan saat penerbitan ijazah sd, tanggal lahinrnya harusnya 91 jadi 90 sehingga saya ganti baru saat akan membuat paspor 4 tahun yang lalu.”

kemudian pengecekan paspor, “wah banyak juga ya kamu sudah ke luar negri.”
“iya pa aku coba ke luar negri setahun sekali dengan menabung dan bantu orang tua, jadi aku pikir ke luar negri bisa membuat aku berkembang sehingga aku selalu backpacking.” dia juga bertanya pakai maskapai apa, aku jawab yang murah seperti air asia, “oh yang beli jauh-jauh hari ya?”
“iya pa, makanya aku bisa keluar negri, punya 3 juta aja di thailand udah bisa berapa hari, lumayan pa.”

“kamu tahu whv dari siapa?”
“aku tahu whv sejak 2011, ada alumni yang pernah dapat whv dan berbagi kisahnya di grup travelling, saat itu sih aku gak optimis dengan tabunganku, tapi sekarang aku diminta bantuin urus keuangan orang tua dan aku juga bantuin ibu, menyuruh ibu untuk nabung, dia kan juga buka warteg jadi aku bantu-bantu dia juga.”

pa Adit sudah menceklis semua persayaratan yang ada dan sekarang saatnya berbahasa english.
Ia memintaku untuk memperkenalkan diri.
“my name is arip, I am 24 years old, I was born in ciamis, I live in Karawang 2 hours from jakarta, I was student of singaperbangsa university, bachelor of economic and major is management, I am dilligent and dicipline, eeeeeeeeeeeeee ya like that.” sambil agak bingung mau jelasin apa lagi.

“why do you chose about whv?”
“I like traveling, of course I want to go to australian but I realize that australia is expensive for me, maybe with whv I can get cost for my trip, I can work 1-2 weeks and after that i can travel on a city and move-move-move arounding australian.” pa adit terlihat tersenyum, padahal saya bingung kudu jawab apalagi dan bahasa inggrisku gak terbata-bata.

“apa pekerjaan yang ingin kamu dapatkan?”
“maybe farm, becouse I canot speak english very well, so maybe in farm I done need talk more becouse in farm I just picking-picking fruit (sambil menggerak-gerakan tangan kaya lagi metik buah), but becouse I am student of management business I should see other business for my experience.”

“apa yang ingin kamu tunjukan dari Indonesia?”
“when I with my housemate from others country maybe I can cook indonesia like getuk, sayur asam (sambil bingung mau ngomong apalagi, hahahaha yang keinget cuma itu karena bebeapa hari abis masak itu), I can sing sundanese song, and dancing like jaipong (sambil menggerakan tangan.”
“oh really, you can do that.”
hahah saya hanya tersenyum.

“apakah orang tua kamu mendukung?”
ya for the first time my parents could not, maybe my parents were not open minded, but I realize that I will, my parents has a company and I think whv will be usefull for my future when I take her company, because I am not ready be leader for now, I still young I should get more experience.” pas bagian ini juga aku mulai agak berat untuk ngomong karena agak mau nangis, hahaha emosiku jadi kebawa tapi berusaha di tahan.

“apa kamu punya saudara atau kenalan?”
“I dont have, tough I have I prepare for solo traveling because when I solo traveling I can more improve, I have travelled 4 times, 3 times as solo traveler and 1 times with my friend and when I with my friend I canot get more improvment, but when I solo traveling I can get more like languange skil.”

“bagaimana kalau kamu tidak mendapatkan ini?”
mendadak bingung sekali sambil coba jawab “hmmm I can try other way, some time I want to get schoolarship but I realize my ability is not good, but I think whv is the good way to get more experience (diulang ampe 2 kali).” saya kebingungan jawabnya dan berusaha terus pengen whv dengan jelasin bahwa whv is good way to get more experience itu. saya gak tau apakah jawaban itu memuaskan apa nggak.

“yang penting semangatnya ya mas ya. oke sekian mas arip, terima kasih” kata pa adit

parah banget bahasa inggrisku, dan aku khawatir sama penjelasan dukungan orang tua sama pertanyaan terakhir.
serunya sih bisa ketemu beberapa orang dan pas diakhir kami jadi agak rame gitu ngobrol bareng. hahaha
semoga lah lulus ya ALLAH
nah aku baru ingat foto kopi tabunganku yang dilampirin cuma sampe saldo 59 juta, tapi pa adit menuliskan jumlah terakhir yang di buku tabungan asli yaitu 61 juta.
semoga gak kenapa-kenapa.

Aware sama penjahat di komunitas

saya merasakan kekuatan komunitas itu begitu kuat, apalagi di zaman sekarang, kalau komunitas masih kecil kita masih bisa saling percaya bahkan ketika baru ketemu sekalipun, tapi zaman sekarang banyak orang dengan modus dan niat. mereka memanfaatkan komunitas sebagai alat untuk bertindak jahat juga.
Gini deh misalkan kita masuk dalam komunitas klub motor, kita merasakan betapa solid dan menunjukan KEBERSAMAAN yang terjalin. sampai kita mengahabiskan banyak waktu, uang, dan totalitas kita demi komunitas agar terciptanya solid. namun tak sedikit watak jahat itu dimiliki oleh beberapa orang yang mencari keuntungan.

melihat beberapa komunitas yang lebih besar dan banyak orang baru, mereka mencoba masuk dan mendekati anggota-anggota terutama anggota baru, maklumlah anggota baru biasanya merasa senang ketika mereka merasa diakui dan dimintai bantuanya sehingga mereka senang kalau kedatangan teman baru entah untuk ngajak ketemuan, hangout, ataupun minta menginap, karena alasan satu komunitas makanya kita dengan terbuka kadang mau membukakan pintu dengan ikhlas. alhasil kalau ketemu orang dengan watak buruk ini bisa kena sial dan banyak yang telah menjadi korban.
1. ada yang kedatangan tamu karena alasan dari komunitas yang sama akhirnya kehilangan barang-barang elektronik, uang, bahkan kendaraanya.
2. mungkin ada yang sampai kepada penculikan.

biasanya orang-orang yang memiliki watak buruk ini memantau kita melalui media sosial, mencari tahu kontak kita, atau bahkan mulai mengirim inbox tawaran-tawaran yang menggiurkan, sehingga si korban tak menyadari bahwa mereka sedang jadi target karena merasa komunitas yang dia masuki itu “gue banget”.

sekarang banyak sekali komunitas dan anak-anak muda biasanya paling exited banget masuk ke suatu komunitas untuk aktualisasi dan pergaulan mereka. mungkin mereka butuh eksistensi dan pengakuan padahal untuk mendapatkan itu kita harus dilihat dulu selama beberapa waktu.

ingat orang baik dan jahat itu ada di mana-mana kan? tapi saat ini orang yang kita lihat jahat belum tentu jahat, tapi orang jahat yang berlagak/berpenampilan baik mulai banyak…..

Sleeper Bus Jammu ke Srinagar

CIMG5252

Sore hari kami tiba di Jammu, bus berhenti di pinggir jalan yang juga sudah ada beberapa bus, mungkin terlihat seperti terminal dadakan. saat itu saya kebingungan karena mencari penginapan terdekat tapi tak menemukan satu pun. sehingga kami berdiskusi baiknya bagaimana.

Tujuan kami adalah Srinagar dan saya mencoba menanya beberapa orang, ada supir minivan yang menawarkan jasa dan cukup mahal, saya terus mencoba tanya-tanya dan kami dapat bus terakhir yang akan ke Srinagar, harganya juga cukup murah, kalau gak salah sekitar 100-150 ribuan untuk sleeper bus.

Segera kami digiring ke tempat tidur kecil untuk dua orang. bus ini juga memiliki 2 pilihan, ada yang tidur dan duduk seperti biasa. karena yang ditawarkan pada kami yang tidur jadi ya nikmatin saja.

akh kami tinggal menunggu bis berangkat kemudian tidur. sambil menunggu ada penjual kacang-kacangan dan saya membeli beberapa karena terlihat agak bersih. lalu tak lama ada beberapa orang masuk sekeluarga. karena mendengar saya menggunakan bahasa asing jadi dia antusias dan kami mengobrol. dia dari Buthan dan tak lama aku memberikan dia beberapa bungkus kacang-kacangan, dia juga memberikan selembar uang buthan dan saya juga memberikan uang rupiah beberapa lembar dalam pecahan kecil sebagai kenang-kenangan.

Bus mulai jalan, terasa lajunya tambah kencang, kami merasakan liuk-liuk jalan yang kami lalui dan melihat ke kaca terlihat lampu-lampu di rumah-rumah penduduk, kami makin naik ke atas dan rasanya cukup menakjubkan melihat pemandangan di luar.

saya berusaha tidur, beberapa kali bus berhenti untuk menurunkan orang yang ingin buang air kecil dan bus juga segera melaju kencang lagi, orang yang buang air kecil harus bergerak cepat agar semuanya plong. untunglah kami selamat sampai tujuan (srinagar).

Orang Jahat Harus Ada di Muka Bumi

ok saya ilustrasikan begini tanpa ibu dan 2 saudari tirinya mungkin cinderella tak akan bertemu pangeran yang sedang berburu di hutan dan akhirnya bisa menikah dengan pangeran. baru nonton filmnya jadi itu salah satu ilustrasi dari banyak contoh lain kehidupan.

Kadang kita benci kenapa ada orang jahat yang hadir di antara kita yang membuat kita resah dan memiliki masalah. tapi ketika kita sekarang merasakan/mempelajari apa yang kita dapat hari ini, bisa jadi salah satunya karena adanya orang-orang jahat.

misal seorang wanita yang mempunyai cita-cita tinggi sebagai guru, lalu terjebak dalam kisah cinta indah dan akhirnya hamil duluan lalu ditinggal begitu saja tanpa pertanggung jawaban. orang jahat atau pacarnya telah merubah seluruh misinya mengejar cita-cita yang dia inginkan. tapi bisa jadi saat dewasa wanita ini mampu menjadi single parent sekaligus business woman atau wirausahawati yang sukses padahal sebelumnya wanita itu bercita-cita jadi guru.
saat wanita itu ingat kejadian itu mungkin akan ada rasa dendam mendalam tapi jika dilihat dari sudut pandang berbeda bahwa dia mendapatkan karir bagus sekarang itu karena pernah mengalami suatu kejahatan, tanpa pacarnya yang jahat itu mungkin dia sekarang hanya jadi wanita biasa sebagai seorang guru.

kemudian contoh lain seorang suami yang begitu mengagumi istrinya yang cantik, tiba-tiba istrinya menggugurkan anaknya dan berselingkuh dengan sahabat suaminya. suaminya jadi prustasi karena sakit begitu dalam, dia terpuruk selama beberapa tahun sehingga akhirnya dia menemukan istri yang begitu luar biasa dan mampu berjuang bersama meraih kesuksesan hari ini.
ketika dia mengingat lagi kenangan bersama istri sebelumnya mungkin dia jengkel dan kesal atau masih dendam, tapi dibalik itu semua karena istrinya itu jahat akhirnya sekarang dia bisa meraih kehidupan seperti ini bahkan menemukan pengganti yang jauh lebih bagus.

kadang kala karena kita masih muda kita banyak menceritkan berbagai penderitaan yang kita alami, terus teman kita berlagak sok bijak dengan mengatakan “jangan mengeluh terus dong,” padahal dirinya pun bisa saja mengeluh karena ya namanya hidup masih banyak yang harus dilewati.
tapi mulai sekarang kita ubah cara pandang kita dan gak usah risau kalau ada yang jahat sama diri kita. ALLAH memiliki cara tersendiri untuk menuntun kita ke arah yang lebih baik dengan segala lika-likunya.

cuman kita patut bertanya ketika kita memilih untuk menjadi orang jahat itu? apa yang akan kita dapat? sepertinya kita sepakat bahwa kita akan mendapatkan ganjaran dari ALLAH beberapa kali lipat dari tingkah jahat kita.

do you agree?
contohnya :
1. hidup yang tadinya bergelimang harta jadi belangsak.
2. rupa yang tadinya cakep jadi banyak penyakitan
3. anak-anaknya meneruskan sikap buruk orang tuanya
4. luntang-lantung gak punya keluarga yang menaungi
5. disia-siakan anak dan istri.

dll..
banyak kita bisa saksikan di lingkungan kita.