Kata Kerja Modal/Auxilary dalam bahasa Inggris

wah ternyata saya banyak yang kurang paham dengan bahasa inggris, nah kali ini saya ingin berbagi mengenai modal berdasarkan apa yang saya pahami dari buku yang beberapa hari ini sudah aku buka-buka terus.

kebetulan saya sudah 4 kali mengalami kegagalan dalam tes toefl ITP, sedih sih iya tapi ya bagaimana lagi, mungkin memang beberapa hal menjadi alasanya, termasuk belum cukup memahami penggunaan dan fungsi suatu materi.

ya modal/auxilary itu tuh merupakan kata kerja bantu. namanya bantu jadi dia suka berdampingan dengan kata kerja PERTAMA ATAU VERB 1 (SATU).

susananya itu S + modal/auxilary + v1

beberapa modal/auxilary dalam bahasa inggris antara lain :
be, was, were, been, have, had, do, did
can, could, be able to,
may, might,
must, have to, have got to,
should, ought to, had better, be supposed to,
be to, used to,
will, would, be going to,
would like to, would rather
(sumber : buku Kesaint Blanc)

nah pokoknya kalau ada kata-kata ini pasti 100% setelahnya itu kudu verb 1

contohnya :

(bulan kemarin tuh) gue akan pergi ke kampung gue = I would go to my village

jadi kita juga mesti tau dulu apa yang kita ceritain itu terjadinya sekarang, kemaren, besok, bulan kemaren, taun kemaren atau zaman bareto/baheula/dulu. hehehehe

misal
(pas gue sekolah SMA) gue bisa nelpon pacar pertama gue = I could call my first love.

jadi kalau nanti tes toefl kalau ketemu modal/auxilary ini lihat kata kerja di belakangnya apakah dalam bentuk verb 1 atau bukan. atau kadang kata kerjanya sudah bener tapi modalnya yang gak sesuai dengan waktunya..

ok semoga mengerti ya!! terus sekarang banyak aplikasi untuk android jadi coba instal di hapenya. hehehe semoga berguna.

bagaimana menghadapi adiku?

saya tak begitu dekat dengan adik, karena dia itu suka main sedangkan saya anak rumahan yang bisa dibilang kurang gaul saking di rumah terus untuk membantu orang tua. aku membantu orang tua dan mereka membayarku, cukup bagiku untuk menabung uang membeli gadget, jalan-jalan ke luar negri, makan bareng temen, beli buku, atau lainya.

adiku pernah gagal sekolah, uang bayaran banyak yang gak dia bayarkan ke sekolah. gak pernah bagntu-bantu orang tua, tapi duit selalu ingin banyak, kadang disitu saya sedih. pulang maen larut malam dan kadang orang tuaku suka ilang duit. beberapa bulan yang lalu bapaku ilang sejuta sampai ada 3x dan 2 kali ditemukan di kamar dia. ibuku masih gak percaya padahal dia juga suka ilang duit ratusan ribu.

saya gak merasa paling baik atau saya baik dan dia jahat, semua orang memiliki kesalahan. saya kesal karena dia tidak mau membantu pekerjaan ibu sendiri, tidur sampai siang, pulang malam hari, kerja sedikit dikasih uang sedikit gak mau. kali ini dia suka banget sama roadrace, dulu gaya-gayaanya ngikutin kaya anak-anak muda kebanyakan ala RNB, hip-hop gitu.

dia sempat ngamuk karena gak dapat duit, padahal dia udah lulus sekolah tapi gak mau cari kerja, bahkan di rumah saja dia tak ada inisiatif untuk bangun pagi bantu orang tua, atau kerja lain, setidaknya saya juga akan ngasih ke dia uang. maklum kali ini saya membantu orang tua untuk memegang perusahaan pusat. dia ngomong banyak hal yang memjokan saya, dia merasa dia kurang beruntung, selalu hidup perih dari kecil, saya dibilang enak karena dapat uang lebih.

mungkin dia ngadu ke bapa kami, akhirnya bapaku berinisitif untuk memberi kesempatan dia mengontrol setiap hari ke cikampek. setiap hari dia ambil gajinya 100.000 menyamaiku, aku rasa itu berlebihan sekali. tapi yasudahlah saya akan lihat dulu hasilnya. seminggu kemudian ayahku mendapati uang pendapatan tak seperti biasanya, karena dia yang bolak-balik ke kampung untuk mengirim beberapa karung kerupuk dan dia bisa memperkirakan berapa harusnya pendapatan. sekitar 1,5juta gak ada. orang tuaku kesel dan jengkel sekali.

boro-boro dia minta maaf dan berusaha menjelaskan, lalu ibuku membujuknya untuk merubah sikapnya itu, dia diminta membuktikanya sekali lagi. udah ada seminggu ayahku kemudian mengkoreksi lagi dan hilanglah 2,4jutaan. padahal kami baru saja membeli mesin baru, dan ayahku sudah tau perkiraan pendapatanya itu. padahal harus bayar pegawai, beli bahan baku lagi. bahkan dia mau susah payah kesana kemari dengan untung yang tak begitu besar bahkan sekarang ke potong pendapatanya untuk gaji adiku sehari 100.000 itu. kasihan ayahku betapa jengkelnya dan tentu ibuku dan saya sendiri juga sama jengkelnya.

bapaku meski garang juga mudah memaafkan, adiku dilarang ke cikampek, akhirnya adiku entah apa, dia menyibukan diri di bengkel. ibuku membiarkanya, padahal kami sering membicarakanya. malam yang lalu dia pulang ke rumah dan membisiki ibuku bahwa si ibu bengkel pengen ngobrol, tapi ibuku menolaknya.
dia membawa buku panduan untuk perlombaan roadrace, tapi ibuku tak menghiraukanya bahkan ayahku. pernah ayahku mengajaknya bicara dan memberi nasihat kepadanya.

kemarin pas hari rabu ayahku menelpon bahwa uang sekitar 2 jutaan hasil dari 2 hari berdagang hilang, uang itu kan dipegang oleh karyawan kami yang berdagang dan ditaro di kamarnya. ayahku yang dari kampung mau antar barang ke cikampek tiba-tiba mendapati kejadian begitu. saya dan ibu menunggu ayahku sampai sambil berpikir ko bisa, ibuku megnatakan pantesan tadi adiku itu pake motor entah kemana, dan pulang-pulang pas ditanya menunjukan tangan berlumur oli untuk menandakan dia pulang dari bengkel.

setelah ayahku tiba kami menanyakan bagaimana kejadian, ada pedagang yang tak pergi jualan dan mendapati adiku itu datang memberikan air (air aji-ajian dari duku kali ya) dan ternyata itu cuma untuk memberi alasan saja dan yang menjadi target dia uang yang disimpan di tempat biasa dan dia sudah tahu letaknya dimana.

nah besok itu perlombaanya dan sampai hari ini dia tidak pernah pulang. kasian orang tuaku, mungkin dia jengkel. saya sudah bingung mau bicara apa? anak ini semakin dikasarin semakin gak mau denger, dan dia tak pernah mau minta maaf.

Enjoy with rice briyani

saya hanya tinggal menghitung beberapa jam lagi untuk pulang ke Indonesia. maklum hari terakhir berarti hanya sedikit uang yang tersisa, dari lima juta sekarang paling sisa cuma 100.000 an saja. bahkan tidak cukup untuk makan lagi karena niat akan beli baju buat ibuku.

untungnya saya mencoba makan di restoran biasa saja, bukan di blue sky. memang tempatnya gak begitu bersih bahkan kala itu hujan dan air juga cukup menggunang. apalagi pegawainya sudah pada tua dan beruban. hadeh tapi saya mau coba saja. saya pesan nasi briyani dengan telur, wah liat harganya begitu murah sekali ternyata.
CIMG0160

nah sebelum makan malam pada sore harinya saya pergi ke pasar muter-muter untuk mencari baju bagus, cantik tapi kisaran 70 ribuan buat nyokap. saya sudah kesal dengan seorang pria tua memakai pakaian india yang selalu menawari dan mengikuti terus ketika melihat-lihat di pasar. super nyebeli bahkan beberapa kali ke pasar itu selalu ada orang itu dan terus nawarin tirelessly.

akhirnya karena pasar dengan bangunan merah di sudder st area itu luas saya cukup lama melihat-lihat dan sesekali menanyakan harga. alhamdulillah dapat juga baju berwarna hijau yang cantik.

setelah mendapatkan baju lalu saya pergi makan, uang hanya pas untuk makan dan ongkos nanti ke bandara. ahk yang penting hotel sudah bayar dan perut kenyang. ayoo makan Nasi briyaninya.
CIMG0169

memikirkan orang lain, tapi belum tentu orang lain.

Jadi pengusaha memang dituntut untuk memiliki jiwa kepemimpinan, whatever about teori, ketika kuliah kami berdiskusi tipe pemimpin seperti apa yang unggul. sometime beberapa tipe itu memiliki keunggulan masing-masing dan bisa saja tipe itu tercipta ketika menghadapi banyak orang di sekitar organisasi/usaha tersebut.

memang seorang pemimpin akan menentukan bagaimana budaya usaha itu selanjutnya, kesabaran benar-benar harus diperlukan dan bagaimana kita mampu memanage emosi dan sikap kita dalam menghadapi berbagai situasi yang akan dihadapi.

saya memang terbentuk untuk menjadi pewaris usaha orang tua, saya merasa ini kehidupan yang harus saya ambil. saya sudah lama turut membantu dan nampaknya itu semua sudah menjadi kebiasaan untuk mulai dijalani sepenuhnya untuk masa depan. bisa saja saya memilih jalan lain dengan membiarkan ocehan orang tua terus terngiang karena saya anak bodoh rela melepas semuanya.

sejauh ini saya belum mau berinovasi banyak dalam usaha orang tua dan masih saja membantu pekerjaan biasanya saja, gejolak hati untuk membentuk diri semakin banyak pengalaman dulu di luar membuat saya masih ragu untuk benar-benar ambisius dalam menjalankan usaha.

memiliki usaha mandiri apalagi kita merupakan seorang pemimpin harus siap berhadapan dengan banyak orang, secara otomatis juga mampu membantu perekonomian orang lain, setidaknya kita membuka lapangan kerja, entah itu impian untuk memperkaya diri sendiri atau bersikap agar mampu membantu orang lain secara otomatis memiliki usaha mandiri mampu melakukan hal itu.

kesiapan mental ketika menghadapi orang lain dengan berbagai latar belakang, dihianati, dimusuhi, dibenci, atau dirugikan adalah suatu hal yang sebenarnya akan banyak dialami.

dalam tulisan ini, poin yang ingin saya ceritakan adalah sesuatu yang sebenarnya banyak orang alami juga, apalagi yang berkecimpung di dunia usaha kecil menengah.

ketika kita setiap hari dipenuhi berbagai masalah dan pemikiran, contohnya saya memikirkan karyawan harus seperti apa? harus bagaimana? tapi karyawan itu sendiri tak mau memikirkan bagaimana orang lain, bahkan cenderung merugikan orang lain.

sebagai gambaran saja, saya memberikan modal untuk berdagang kepada seseorang (bisa dikatakan juga saudara yang tinggal di kampung). dia sering sekali mudik dan sekali mudik bisa sebulanan lebih? lah bagaimana nasib modal saya itu? sedangkan saya sudah mengeluarkan uang banyak. beberapa kali kami beri kesempatan hingga akhirnya kami menyerah dan memintanya untuk tidak perlu datang kembali.

apabila kita memiliki beberapa orang karyawan, bayangkan berapa orang yang akan membuat kita terlibat dengan urusan mereka sendiri sedangkan terkadang urusan diri sendiri dan keluarga sendiri saja masih banyak. kadang bertanya pada diri sendiri “kita begitu memperhatikan orang lain, memikirkan modal buat mereka. akan tetapi mereka? bahkan untuk dirinya sendiri pun lebih baik mereka merusaknya.”

hal seperti ini tentu saja tidak bertanggung jawab dan sudah menyepelekan harta orang lain? apa yang akan dia dapat? kelak memang kerugian akan terus dirasakan sepanjang dia hidup. saya tertarik dengan cerita-cerita semacam itu. jadi saya terkadang mencoba mengikhlaskan dengan tidak mengejarnya, because someday you can get what you plant.

Aku si Bandel

Jam 3 sore aku berangkat dari rumah, dengan menggunakan baju Koko, kopiah dan membawa sarung serta kitab kuning untuk mengaji. aku setiap hari mengaji ke sebuah desa yang cukup jauh dari desaku, ya kami sering berjalan ramai-ramai menuju tempat itu, jadi gak terasa.

ada dua jalan yang biasa kami lalui, pertama melewati rumah penduduk dan yang kedua menyusuri selokan yang mengairi kolam-kolam ikan warga.

aku ingin bercerita kalau aku mau berangkat ngaji melalui jalan selokan. sebenarnya kadang ngeri juga kalau lewat jalan itu apalagi sendirian, banyak pohon bambu yang cukup banyak. apalagi rumah penduduk juga ada di atas. biasanya para penduduk pergi ke kolam ikan untuk mencuci, mandi, melihat kolam, ke sawah dan lainya. ya di desa kami mandi juga di kolam yang airnya mengalir di selokan air, sumbernya ya dari sungai besar. jadi kalau airnya keruh kami pun mandi dengan air keruh, atau kalau punya sumur ya mandi di sumur masing-masing.

tahun lalu aku ketemu beberapa orang yang gak begitu familiar atau aku sudah lupa sama mereka, tapi mereka inget aku dan mengatakan bahwa aku itu paling bandel di antara temen-temen yang lain. aku pikir mereka lupa dan sudah tak mengenalku lagi, tapi mereka masih ingat, iya mereka juga ingat mungkin karena ayahku juga cukup dipandang atas apa yang diraihnya sehingga aku juga jadi diperhatikan.

tapi memang aku akui aku itu bandel banget dan gak bisa diem. aku bahkan sering mengalami beberapa masalah sejak kecil, kadang juga dimarahi sampai menyakiti hati dan membuatku jadi pundung/minder.

kalau melewati selokan itu saya selalu ingin mengambil ikan apa saja, entah itu ikan kecil sekalipun, sampai ikan gabus aku pancing menggunakan peniti atau isi streples kalau kebetulan gak punya kail pancingan. apalagi kalau air di selokan itu surut, wah aku bisa maen di selokan dulu untuk nangkap ikan bareng temen-temen.

aku juga suka ngambil buah-buahan apa saja yang ditemukan di jalan, atau kadang nyuri. hahaha.

nah di dekat masjid tempat pengajianku itu ada sungai kecil, kami harus melewati jembatan bambu dulu. di bawah jembatan itu ada area yang cukup dalam di sungai, tempat itulah yang kami jadikan untuk bermain air. ada juga akar pohon tempat kami lompat untuk nyebur ke air. biasanya berenang dilakukan sebelum ngaji, untungnya pas ngaji gak kerasa cape ya. hahahahaha

di masjid pun aku tak bisa diem, selalu saja kesana kemari, kejar-kejaran sama temen. bahkan ketika film kungfu kid ramai disiarkan di tv, aku bersama temen selalu ikut-ikutan kejar-kejaran dan berlaga maen kungfu.

asik memang kala itu, tapi ya itu tadi aku selalu kena marah dan kadang dicap jadi orang bandel. kadang masalah itu membuat aku down dan tak mau bergaul lagi.

10930876_662059727236187_9043134006177176730_n

I dont know when

I know ALLAH has good time for everything I need, some things will happen if ALLAH has given ways. maybe I was not patient now, I am uneasy with my heart as if want to blow up all. I’ve tried 3 times for toefl test but my result was bad, less from 450 (minimum score that need for WHV).

I have big dream and almost people has, I wanna be part of the best people in the world. may be if I apply WHV and work in Australia, exactly can get much experience. I am hard worker in my home, I help my parents everyday even I rarely hang out with my friends, I love travel but I couldn’t do whenever.

3 times for tested and I paid Rp. 350.000 for 1 times, approximately Rp. 1.000.000 like lost. I could bought books, shirt or anything with that money. ahkkkkkk

I always pray, what can I go? I didnt school at good school, I want to get scholarship but I am not smart. at least I want to work there, get much experience, learn from the ground, I am not confidence with my ability and hope can get there. I am ready for that.

should I work here and keep helping my parent’s business? I want, really want but I more want learn anything before. please ya ALLAH, I am always keep on good track, please give me chance for get much experience will make me different.

Agamaku

orang islamnya sendiri mantengin mereka itu bingung, mau muludan gak ada contoh dari Nabi katanya itu bid’ah, bilang selamat ini itu ampe selamat ultah ngikutin perilaku bukan umat muslim itu juga bid’ah, tahlilan buat yang meninggal gak ada contoh dari Nabi SAW bid’ah, perang di Palestina semua itu karena kekejaman dan kebencian yahudi israel terhadap palestina , presiden iran yang syiah dan kejam banyak membunuh sunni dianggap syiah musuh suni, ngebagus-bagusin makam/kuburan juga bid’ah. KAN PUSING. apalagi bagi umat agama lain yang mungkin kebetulan banyak baca tulisan atau sharingan dalam bentuk apapun yang kurang srek buatnya dan merasa terhina oleh postingan itu.

bagi orang yang berlangganan dengan artikel mereka dan tidak melihat banyak hal dari berbagai sisi akan sangat reaktif dan tersulut emosi dengan berita yang kadang seolah islam ditindas, masalah sosial di masyarakat tak selaras dengan tuntunan islam (menurutnya), kelompok A begini, kelompok B begini, atau alasan lainya sehingga mereka ikut-ikutan menghina ataupun share.

saya lihat website (yang katanya islami) mulai muncul sebagai sumber masalah setelah saat perayaan pemilihan presiden 2014, dimana tokoh-tokoh, partai, website yang berbau islam lebih memilih Prabowo dan banyak menjelekan JOKOWI. semua itu berlanjut sampai sekarang bahkan ketika presiden sudah terpilih, banyak orang yang masih belum terima entah karena presiden JKW terpilih atau yang terhina karena menjelek-jelekan JKW dan akhirnya JKW disebut sama satu frekuensi dengan umat lain selain islam.

orang yang taat agama terutama agama islam yang ditakdirkan adalah agama penutup dan penyempurna tentu bagi yang bener-bener mendalaminya akan menolak segala apapun yang bertolak belakang dengan keimanan dan pemikiranya.
sebagian orang lainya ada yang menjalani kehidupan ini begitu syar’i, sampai-sampai mereka ingin seperti orang-orang arab yang mungkin dia pun belum pernah ke arab. lihat saja banyak wanita menggunakan cadar (kata orang seperti ninja), atau memelihara jenggot, menggunakan celana ngatung, gak pake jeans, setiap ketemu ngucap salam, mau melakukan kegiatan mengucapkan bismilah, sampai jidatnya menghitam karena sering sujud.

bagi saya sih contoh-contoh seperti di atas, gak mesti tahlilan, gak boleh melakukan berbagai perayaan, gak boleh ngucapin selamat, tahlilan dan sebagainya artinya saya gak mesti riweh dengan segala macam hal, ALLAH sudah nyuruh lakuin ibadah yang Nabi sampaikan saja tanpa menambah-nambahkan ya udah berarti gak perlu banyak modal buat ibadah.

ALLAH saja dalam Quran meminta untuk menjelajahi dunia ini agar kita mampu MELIHAT, bagaimana ciptaaNYA yang berbeda, beragam, itu semua demi semata-mata kita belajar dan mempertebal iman kita. bahkan budaya dan agama orang lain hadir karena beraagamnya dunia ini dan semua itu bisa kita lihat untuk kita belajar. kita bisa lihat banyak peninggalan sejarah, bangunan yang ditinggalkan manusia di berbagai negri, bahkan bangunanya tampak maju dan megah, tapi sekarang bisa ditinggalkan oleh manusia bahkan tak berpenghuni, kenapa? mengapa? tentu dibalik itu ada kisah dan itu bisa jadi pembelajaran bagaimana ALLAH mampu melakukan apapun.

islam memang tak toleran seperti agama lain tunjukan, apalagi bagi orang yang fanatik dan benar-benar mendekatkan diri kepadaNYA, sebagian lain berusaha mendoktrin dengan dakwah yang kadang tak mengandung nilai toleran dan lebih terlihat menunjukan agamaNYA paling benar tanpa memperdulikan agama lain yang ada.

saya sendiri beragama belum bagus, bahkan ibadahpun belang-bentong, atau mungkin saya sudah termasuk ke dalam orang liberal, entahlah apa yang orang bilang, bagi orang fanatik saya sempat disebut demikian.

bagi saya kita hidup memang beragam, tapi bagi saya memang banyak hal lain juga diatur bahkan hal-hal sepele dalam islam, yang umat lain lakukan umat islam tidak lakukan seperti mengucapkan selamat ini-itu, bukan berarti tidak toleran. banyak kisah NABI SAW juga yang toleran pada umat lain ketika zamanya, bahkan NABI SAW melindungi umat lain ketika minta bantuan untuk diamankan dengan membayar fidyah, beberapa kasus kebaikan MUSLIM kadang dihianati, begitu juga dengan sahabat NABI yang memenangkan perang, mereka tidak memaksa orang di sekitarnya untuk memeluk agama islam.

setiap orang memiliki pemikiran masing-masing mengenai akidah dan aturan dalam islam bahkan penafsiran pada kitab suci tergantung cara berpikir dan intelektualnya. itulah mengapa ada yang mudah menyebut kafir, setan, ahli neraka, dll.

entah di masa depan apa yang akan terjadi, agama begitu pelik, setiap orang memiliki agama, di zaman sekarang yang segalanya harus toleran semoga bisa dilakukan oleh semua agama dengan mengikuti aturan-aturan agama. kita mengharapkan semuanya DAMAI, ya bagaimana mau damai kalau kita ikutan juga saling sindir atau saling menyakiti dalam urusan agama dan perbedaan.